
Episode 23 : Ini salahmu gadis kecil
***
Sesuai dengan janji yang telah Rita, Isya dan Cinta sepakati mereka akan berpesta malam itu di rumah Cinta, mereka sudah ijin dengan Dino agar mereka bisa pulang lebih awal, karena memang mereka bertiga adalah orang-orang yang rajin jadi Dino tidak mempermasalahkan hal itu.
Di rumah Cinta,
"Eh, Sya kamu udah beli kan minuman yang aku pesankan? kali ini kita akan minum sampai mabuk dan melupakan segala masalah yang ada, haha,"
"Kenapa kamu Ta, kamu lagi patah hati lagi? tumben mengajak kita minum yang beralkohol gini," tanya Isya menyelidik, karena memang dia mencium sesuatu yang aneh dari si Rita.
"Iya, Aku lagi galau, salah satu suamiku yang berada di korea sedang terlibat skandal dating, hatiku sedang hancur sekarang huhu,"
jawaban Rita itupun sontak membuat Cinta dan Isya menatap dengan tatapan paling menyeramkan kearah Rita.
__ADS_1
"Haha, kalian itu tidak bisa mengerti perasaan para fangirl, sudahlah jangan menatapku seperti mau melahapku begitu, mari kita mulai pestanya!" sahut Rita atas sikap yang diberikan Isya dan Cinta.
Mereka benar-benar minum sangat banyak malam itu, padahal esok harinya mereka masihlah harus kembali bekerja.
"Rita, Isya kalau aku bilang aku sedang di perbudak dan menjadi tahanan rumah apakah kalian percaya?" sekarang Cinta sedang mabuk.
"Hmmm, jika itu benar aku rasa orang yang memperbudakmu itu akan menyesal Sa, makanmu banyak, sifatmu bar-bar, kamu juga enggak cantik-cantik amat, jadi tidak ada untungnya memperbudak orang biasa sepertimu," Rita menjawab dengan jawaban yang sangat jujur, mereka berdua sedang mabuk, dan Isya sekarang sedang tertidur.
"Hiks.. kau bisa tidak berbohong sedikit? bilang aku cantik kek, huhu kenapa aku bisa mengenal si mesum itu, aku yang polos dan lugu ini pasti tidak akan bisa menahan emosiku jika selalu bersamanya. Huaa!"
"TringĀ ... Tring ... Tring!"
"Siapa lagi yang menelponku? beraninya menggangguku, akan ku habisi siapapun kau!" Ketus Cinta kesal saat ponselnya berbunyi.
"Halo?! ini siapa?!" Cinta bertanya dengan suara yang kuat.
__ADS_1
"Oh, kau beraninya membentakku, baru sehari kau menandatangani kontrak tapi kau sudah berani tidak pulang ke sini! dimana kau!" Keenan membalas tidak kalah ketus dari nada Cinta.
"Wah, ternyata si tuan mesum, hehe coba tebak aku ada dimana? ku peringatkan kau ya playboy, jangan pernah mengangguku, aku ini hanyalah gadis biasa yang kesepian, beraninya kau menahanku."
"Dasar kau brengsek, kalau kau menahanku terus kapan aku akan mendapatkan pacar? kapan aku ada waktu untuk ikut kencan? huaaaa, kau jahat, kau mesum, kau brengsek!"
Cinta menjawab dengan kesadaran yang hampir hilang akibat minuman yang ia minum, jadi perkataannya yang dia ucapkan adalah apa yang sungguh ia rasakan saat ini.
"Cih, gadis ini kelihatannya sedang mabuk," gumam Keenan langsung mematikan panggilan telepon tersebut, lalu Keenan memerintahkan Bram untuk melacak GPS Cinta.
"Bram, kau cari Cinta sekarang ada dimana, dan seret dia ke hadapanku sekarang!"
"Baik Pak, akan segera saya laksanakan," balas Bram yang sedari tadi memang masih berada di apartemen Keenan itu.
"""
__ADS_1
Jangan lupa komentar membangun nya ya, walau namanya kayak Indonesia tapi setting nya bukan Indonesia jadi jangan hujat aku :(