Boss Playboy

Boss Playboy
Cecunguk beruntung.


__ADS_3

Episode 157 : Cecunguk beruntung.


***


Waktu akhirnya berlalu, sudah satu minggu berlalu sejak Keenan akhirnya berhasil menyampaikan pesannya kepada Cinta.


Akan tetapi hanya itu saja yang bisa dilakukan oleh Keenan untuk saat ini, jika dia berhubungan dengan intens dengan Cinta maka sudah bisa dipastikan semua rencananya akan gagal total.


Selama seminggu penuh Keenan bekerja begitu keras, dia melakukan banyak hal bahkan jam tidurnya sangat sedikit sekarang, raut wajahnya memperlihatkan kelelahan, namun tak sedikitpun melunturkan ketampanannya tentunya.


Hari ini merupakan hari besar bagi Keenan, malam ini tepatnya pertemuan keluarga antara keluarga Gordon Kertia dan juga keluarga Josh Thomson membicarakan mengenai pernikahan antara Keenan dan Clara tentunya.


“Tring … Tring … Tring!”


Keenan sedang mengubungi anak buahnya, Rey.


“Halo Bos?”


“Berikan penjagaan yang lebih ketat hari ini, jangan biarkan seorangpun memasuki kediaman wanitaku dan jangan lengah walau sedetikpun,” perintah Keenan sedang duduk di kursi kebesarannya.


Tangannya dia letakkan dijidat seolah sedang mengurut kepalanya yang ia rasa sedikit pusing.


Jika perhitungan Keenan benar, maka para tetua busuk itu pasti akan melakukan cara tradisional dan kuno untuk melumpuhkan dirinya.


Tentu saja seperti apa yang mereka lakukan kepada ibu kandungnya, keselamatan Cinta benar-benar masih diambang batas, akan tetapi rencana Keenan juga akan melindunginya disaat yang bersamaan.


“Baik Bos …” saat Rey sedang berbicara dengan Bosnya ….


“Tok … Tok … Tok!”


Seseorang sedang mengetuk kaca mobil yang memang ia parkirkan berada dekat sekali dengan rumah Cinta, dia dan para anggotanya yang lain benar-benar seperti penjaga keamanan tersembunyi yang mengelilingi rumah Cinta.


Rey sangat terkejut saat mendengar ketukan itu, dan matanya melebar saat melihat siapa yang sedang mengetuk kaca mobil tersebut.


“Srek!”


Rey secara perlahan membuka kaca mobil, dan pura-pura serius dan tak mengenali menyahuti orang yang sedang mengetuk pintu kaca mobil Rey.


“A … ada apa ya?” seru Rey sudah gugup, dia tidak tahu mengapa orang ini ada disini dan mengetuk kaca mobilnya.

__ADS_1


“Mobil mu dan orang-orang berjas hitam sepertimu aku perhatikan selama satu minggu terakhir ini berada di sekitar rumahku, saat aku pergi ke rumah sakit juga mobilmu mengikuti aku, bahkan saat aku menjemur pakaian di belakang rumah, ada beberapa orang berpakaian hitam seperti mu melompat bersembunyi dibelakang tanamanku,”


“Aku sudah melihat kalian semuanya,”


Benar, Cinta memang beberapa kali melihat beberapa orang dengan pakaian jas hitam rapih, berada di sekeliling rumahnya, bahkan mengawasi Cinta dan memeriksa setiap orang yang mengunjungi Cinta di dalam rumah itu.


Mendengar hal itu Rey melebarkan matanya, dia seperti membeku dan tak tahu harus mengatakan apa lagi.


“Mu .. mungkin Nona salah lihat, saya dan rekan saya baru saja pindah di sekitar komplek dan ….”


Belum sempat Rey melanjutkan ucapannya, Cinta segera memotong pembicaraan Rey.


“Dan aku ingat, aku pernah beberapa kali melihatmu memasuki kediaman suamiku, yang artinya kau adalah anggota suamiku,”


Cinta membuat Rey sudah tak bisa menjawab dan memiliki alasan lagi.


“Srak! Srak! Srak!”


Cinta segera menenteng bekal makanan dalam jumlah banyak yang ia masukkan dalam sebuah kantong, dia menyodorkannya kearah Rey.


“Kalian sudah bekerja keras, aku memasak beberapa makanan, jika ada yang bisa aku bantu segera beritahu saja, lagian kalian ada disini untuk menjagaku, terimakasih,” Cinta mundur satu langkah dan menundukkan kepalanya.


“Tak … Tak … Tak!”


Cinta mulai melangkah berlalu, namun saat beberapa langkah dia kembali lagi kearah mobil.


“Oh ya, aku lupa mengatakan hal ini, kalian sepertinya terlalu mencolok, mengenakan setelan yang sama, satu komplek ini sudah menggosipi kalian dan mengatakan kalian teror!s, jadi jika bisa kenakanlah pakaian yang biasa, hanya saran ….” Cinta tersenyum kaku berbicara kearah penjaga nya yang seharusnya tidak ditemukan oleh Cinta.


Namun karena jumlah mereka terlalu banyak, dan pakaian mereka yang terlalu formal, rapih dan mencolok membuat status mereka sebagai penjaga rahasia tercoreng dengan sangat lantang.


Cinta segera menundukkan kepalanya lagi dan akhirnya memasuki kediamannya.


Dan Rey juga beberapa anggotanya masih membisu.


Sedangkan Keenan yang masih tersambung dalam panggilan sekarang pipinya memerah dan jantungnya berdegup kencang sekali.


“Su … suamiku,”


“Dia memanggil aku suamiku, ah, kenapa jantungku berdegup kencang sekali dan mataku jadi berair, dia bahkan memanggil aku suamiku, setelah apa yang sudah aku lakukan,”

__ADS_1


Keenan tak sadar meneteskan air matanya, dia tidak tahu mengapa akan tetapi rasa rindunya sudah berada di tahap yang berbeda sekarang ini.


“T … tapi tunggu dulu, apa istriku memasak makanan kepada Rey dan yang lain? Sedangkan aku?”


Dia mendengar tadi jika Cinta memberikan makanan kepada para anggotanya, sedangkan dirinya sekarang lebih sering kelaparan karena makanan di sini memang enak tapi tidak sesuai dengan seleranya.


Untuk mengembalikan energi dia kebanyakan mengkonsumsi roti dan vitamin booster saja.


“REY!”


“I … iya Bos?” Rey yang masih menatap lurus kearah makanan dan bolak balik melihat juga kearah Cinta yang sudah memasuki pekarangan rumahnya segera terkejut menyadari jika dia masih tersambung melalui telepon dengan Bosnya.


Rey sudah khawatir jika dia akan segera terkena amukan dan omelan, sebab penyamaran mereka terlalu mencolok hingga di ketahui oleh Cinta.


“Istriku memberikan kau makanan ya?”


“Iya Bos? ada apa memangnya Bos?”


Mendengar konfirmasi dari Rey, Keenan mencengkeram tangannya dan segera mengusap perut laparnya.


“Dasar cecunguk beruntung! Habiskan semua, dan jika ada satu butir makanan yang tersisa aku akan menghabisi mu!” geram Keenan bahkan tidak membahas mengenai penyamaran mereka yang telah gagal itu.


“Ummm, ba … baik Bos,” seru Rey masih bingung, kenapa bosnya marah hanya dengan mengatakan dia beruntung.


Akan tetapi demi menghindari kemarahan Keenan, dia segera menurut saja.


“Tring!”


Terdengar sebuah pesan masuk saat Keenan dan Rey masih tersambung dalam telepon.


Keenan segera mengakhiri panggilan antara dirinya dan Rey, dan segera membuka pesan itu.


“Aku sudah mempersiapkan apa yang kau minta, hanya ada waktu 30 menit, sebaiknya kau gunakan perjuanganku ini, jika tidak kau tidak akan bisa melakukan apapun lagi!”


Pesan itu datang dari Clara.


Saat membaca pesan itu, mata Keenan segera melebar dan senyuman merekah terlihat di wajahnya.


“YES!” serunya segera mengambil jasnya yang ia letakkan di kursi kebesaran dan mengenakan jas itu.

__ADS_1


Dia langsung beranjak pergi dari perusahaannya.


__ADS_2