Boss Playboy

Boss Playboy
Sayang, aku mau kamu.


__ADS_3

***


Episode 68 : Sayang, aku mau kamu.


“Menggoda? Sejak kapan aku menggoda? aku tidak menggoda mu? aku kan memang kedinginan!” seru Cinta mencoba memundurkan diri.


Tetapi segera ditangkap oleh Keenan.


“Coba lihat tampilan mu, jika kau berpenampilan seperti ini bukankah itu sama saja dengan menggoda? Hmm?” bisik Keenan menyeringai dan dengan satu hentakan, baju basah Cinta sudah terlempar ke lantai.


Cinta menggelengkan kepalanya mencoba menolak Keenan yang sudah seperti terhipnotis melihat tubuhnya yang hanya menggunakan pakaian dalam itu.


“Sayang, kau sangat cantik, ukurannya sangat pas untuk tanganku, aku suka,” seru Keenan sudah meraih buah dada Cinta dan meletakkan tangannya di atas.


Hal itu membuat Cinta terbelalak dan menahan nafasnya karena syok.


“Aku bisa pingsan saja tidak ya? Siapapun tolong aku, aku rasa ini akan sulit untuk di hentikan!” gumam Cinta mencoba memberontak dan mendorong tangan Keenan.


Tetapi tangan Keenan sangat kuat dan kokoh, tenaga Cinta bahkan tidak memiliki efek yang bisa diperhitungkan jika dibandingkan dengan tenaga Keenan.


“Sa ... sayang, tolong jangan lakukan ini, ini masih siang juga ....” seru Cinta mencoba menyadarkan Keenan yang sepertinya sedang kehilangan dirinya.


“Ho? Jadi kalau malam boleh melakukan nya? Sudahlah sayang, kali ini sepertinya aku sudah tidak bisa menahannya, siapa suruh kau berpenampilan seperti ini di hadapan ku? Membuat ku tidak tahan!” bisik Keenan sudah menjatuhkan dirinya diatas tubuh Cinta yang masih basah.

__ADS_1


Tubuh mereka sekarang menempel, rasanya sedikit lengket karena air yang masih melekat di tubuh Cinta.


“Glek!” Keenan memandangi wajah Cinta.


Dia suka memperhatikan wajah wanita ini, selalu saja membuat nya berdebar debar dan merasakan perasaan seperti melayang jika mendekap tubuhnya.


Waktu seperti berjalan lambat jika dia sedang bersama wanita ini membuat Keenan selalu kehilangan kendalinya.


Tangan Keenan melingkar di tubuh Cinta, perlahan tapi pasti tetapi ikatan bra Cinta sudah terlepas oleh tangan nakal Keenan.


“Ah! Tidak ... jangan lihat!” teriak Cinta langsung menutupi tubuhnya menggunakan kedua tangannya.


“Kau sudah tahu apapun yang akan kau lakukan sudah terlambat sayang, kau sudah menggodaku dan kali ini aku tidak akan melepaskan mu, lepaskan lah tanganmu sayang,” bisik Keenan meraih jemari Cinta yang menutupi tubuh bagian atasnya dan mulai menarik tangan Cinta agar tidak menutupi tubuh bagian atasnya lagi.


“Deg ... Deg ... Deg!”


Semua tubuh Cinta pasti terlihat jelas oleh Keenan sekarang.


Dan benar saja mata Keenan segera menjelajah tubuh Cinta dan dia seperti sangat menikmati pemandangan di hadapannya.


“Sayang, kau cantik sekali, diantara semua wanita yang bersamaku dan menggodaku, kau lah yang tercantik,” bisik Keenan meraih tangan Cinta.


Jemari nya dicium dan diesap sembari menatap Cinta dengan intens.

__ADS_1


"Deg ... Deg ... Deg!"


Jantung Cinta berdegup terlalu cepat, wajahnya merah sekali saat melihat betapa nakalnya wajah Keenan itu saat ia menyesap jemarinya.


"Sayang, aku mau kamu, sangat mau sampai aku gila karena ini!" bisik Keenan menarik tubuh Cinta agar terduduk di pangkuannya.


Matanya tajam menatap mata Cinta yang melebar dan seolah membeku tak bisa melakukan apapun.


Buah dada Cinta yang sudah polos tepat berada di depan wajahnya, seolah menantang Keenan untuk melahap sampai puas.


Nafas Cinta yang membuat keduanya bergerak maju dan mundur membuat darah Keenan mendidih.


Nafas Keenan terasa panas dibuah dada Cinta, membuat Cinta merasa darahnya seperti mendidih dan mulutnya membisu tak bisa berkata-kata.


"Hei mulut, kenapa kau diam saja?"


"Tubuhku apakah kalian masih milikku? kenapa tidak menolak! aaaa!" Cinta bingung mengapa tubuhnya tidak sinkron dengan keinginannya.


Dia tahu ini salah tetapi tubuhnya seolah menurut saja kepada Keenan.


Keenan yang melihat tubuh polos Cinta di cuaca terang jauh lebih merasa gila dibandingkan Cinta.


Tanpa aba-aba dia langsung menyesap salah satu buah dada Cinta dan yang satunya lagi ia mainkan dengan tangannya.

__ADS_1


***


Menurut kalian lanjut ga nih? wkwkwk kayaknya aku makin pinter deh nulis adegan dewasa kayak gini 🤣


__ADS_2