
Episode 70 : Kau melamar aku?
***
Keenan yang gairahnya sudah di ubun-ubun melihat bagaimana Cinta mencoba sekuat tenaga mempertahankan kehormatan nya padahal hanya satu hentakan saja semuanya sudah akan bisa menjadi miliknya.
Biasanya Keenan sangat membenci wanita merengek dan menangis, tetapi kali ini dia merasa takjub namun juga kesal disaat yang sama.
Wanita yang sudah entah berapa kali menolaknya ini membuat Keenan menyadari banyak hal, jika hubungan intim bukan sekedar olahraga atau untuk memuaskan hasrat saja, dia mengerti dari ucapan wanita ini jika melakukan hal itu memiliki makna yang lebih dari sekedar pemuas seperti yang selama ini ia pikirkan.
"Ck! jadi apa yang harus aku lakukan agar kau mau memberikannya? haruskah aku menahan diri lagi? sudah berapa lama aku menunggu?" ketus Keenan sudah bangkit dan memalingkan wajahnya agar dia tidak melihat wajah Cinta dan tubuh polos Cinta sekarang ini.
Cinta menarik selimut putih untuk menutupi dirinya, meringkuk seperti kura-kura dan membalas ucapan Keenan dari sana.
"Melakukan itu hanya bisa setelah menikah, kau boleh mengatakan aku wanita kolot tetapi bagiku sangat penting menjaga keperawanan sampai menikah nanti!"
Suara kecil Cinta yang terdengar dari balik selimut membuat mata Keenan melebar, dia menutupi mulutnya dan memalingkan wajahnya semakin jauh karena entah kenapa ucapan wanita ini membuat nya malu.
"Me ... menikah?"
"Menikah dengan mu boleh juga sih, tapi pasti akan di larang keluarga ku, bisa-bisa kau akan diincar dan di lenyapkan jika mereka tahu,"
Keenan merasa jika Cinta baru saja melamar nya, padahal Cinta hanya membagikan pemikiran nya saja.
"Ngomong apa sih lelaki ini, siapa yang mengajak nya menikah?" geram Cinta kebimbangan dari dalam selimut.
"Ehem ...."
__ADS_1
"Tapi karena kau melamar ku dan sangat ingin menikah denganku, akan aku pikirkan, masalah tunangan ku bisa di urus nanti!" ketusnya entah kenapa moodnya menjadi baik.
Sungguh pemikiran yang aneh, hanya karena Cinta membahas perihal pernikahan Keenan malah menganggap jika Cinta mengajaknya menikah.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung Keenan tak terasa sudah hampir mau meledak saling berdebar nya dia membayangkan Cinta akan mengenakan gaun pengantin dan menjadi pengantin nya.
"Sial, aku tidak boleh menunjukkan wajah kegirangan ini, kenapa aku bisa gila hanya dengan membayangkan nya? kenapa denganku ini? bukannya bosan kenapa aku semakin ketagihan dengan nya?" ketus Keenan kesal pada dirinya sendiri.
Dia mengusap dadanya dengan kuat, lalu ia turun dari ranjang, mengenakan celananya.
"Sayang, mandilah, kita makan siang di bawah!" ketusnya harus pergi ke kamar mandi ruangan lain yang lagi lagi lelaki seperti dirinya harus melakukan pelepasan sendiri.
Padahal jelas jelas banyak wanita yang mengantri untuk di tiduri olehnya.
Saat mendengar suara pintu tertutup, Cinta akhirnya berani memunculkan kepalanya, dan sekarang dia sedang berguling-guling di ranjang sambil berteriak-teriak kecil sekali suaranya seperti kucing kejepit.
"Apa yang baru saja terjadi? apakah dia sudah menyentuh itu ku? tangannya yang nakal itu ingin aku patahkan! aaaa!" Cinta kesal sekali, dia bangkit dan memukul bantal berkali kali sampai ia akhirnya puas.
Sedangkan Keenan disana, di kamat mandi nan jauh sana, dia melakukan hal yang baru-baru ini ia lakukan demi melepaskan gairah dewasa yang terus ia tahan demi wanita bernama Cinta itu.
Selama Cinta ada di dekatnya, dan selama Keenan akhirnya bertemu Cinta, Keenan sama sekali tidak memiliki gairah dan keinginan untuk tidur bersama wanita lain lagi.
***
Disaat yang sama,
__ADS_1
Clara yang mengatakan untuk kembali bulan depan itu memajukan tanggal nya, dia curiga mengapa Keenan sama sekali tidak membalas pesan darinya.
Keenan adalah teman masa kecilnya, Clara begitu mencintai Keenan, dan saat dirinya dan Keenan dijodohkan dan sudah bertunangan, Clara sudah tidak lagi memikirkan apapun lagi.
"Apakah dia masih bermain wanita? ck lelaki nakal ini, play boy sekali!" ketusnya benar-benar mengenal Keenan luar dan dalam.
Clara adalah satu-satunya teman wanita Keenan yang mengenal Keenan dari mulai kecil sampai dewasa.
Clara adalah seorang seniman, dia melukis lukisan dan sudah memiliki studio sendiri, kebetulan selama setengah tahun dia tidak bisa menjumpai lelaki yang ia cintai itu karena sedang mengerjakan sebuah proyek besar dalam lukisannya.
Dan baru inilah dia memiliki kesempatan ke kediaman Keenan, sudah rindu sekali Clara padanya.
Apalagi saat ibu Keenan meminta pada Clara agar membawa Keenan kembali pulang satu Minggu dari sekarang untuk membicarakan perihal tanggal pernikahan mereka.
Clara kembali mengirimkan pesan pada Keenan, tetapi lagi-lagi tidak dibalas dan bahkan tidak dibaca.
Bagaimana mau membaca, seorang Keenan yang playboy dan suka main wanita itu sekarang sedang melakukan pelepasan sendiri karena ditolak oleh wanita yang sama berkali-kali.
***
Di pulau pribadi Keenan,
Cinta sudah selesai mandi, dia mengenakan pakaian tertutup dan besar di tubuhnya agar Keenan tidak akan lagi tergoda oleh tubuhnya nanti.
Sedangkan Keenan yang berpakaian santai saja sekarang pipinya masih memerah jika mengingat Cinta baru saja melamar nya untuk menikah.
"Heh, kenapa dia terlihat malu? aneh sekali, apakah dia Keenan?" gumam Cinta yang juga sebenarnya masih sangat malu jika mengingat apa yang baru saja terjadi antara dirinya dan Keenan.
__ADS_1
Sungguh keduanya terlihat seperti pasang pengantin baru yang baru saja merasakan malam pertama, malu malu kucing.