Boss Playboy

Boss Playboy
Cinta menyesal mengasihani dirinya sendiri!


__ADS_3

Episode 42 : Cinta menyesal mengasihani dirinya sendiri!


***


Malam akhirnya berlalu tidak terasa Cinta yang mengasihani dirinya semalaman merasa kepalanya sedikit pusing, dia mencoba membuka matanya tetapi sedikit berat dan cahaya matahari terlalu terang menyelinap dari gorden kamar nya.


"Ahh, kepalaku pusing sekali!" keluhnya menggeliat di ranjangnya hendak meregangkan otot-otot nya yang sedikit kaku.


Dia akhirnya bangkit namun matanya segera terbelalak melihat jam sudah jam 8 dan dia pastinya telat bangun.


"Ah, oh Nooooo!" teriaknya beranjak buru buru sekali sampai terjatuh dari kasur.


Dia lupa jika Keenan tidak ada di apartemen dan bahwa tadi malam mulutnya yang tidak bisa ia kontrol itu telah mengatakan sesuatu yang membahayakan hidupnya.


Cinta berlari kearah dapur apartemen namun saat ia sampai disana, dia ingat semua adegan mengharu biru tadi malam yang telah terjadi.


Cinta tersungkur mengingat bagaimana Keenan benar benar marah karena dia berani membentak nya dan Bahkan Cinta mengatakan tidak apa jika Keenan ingin mengakhiri hidupnya.


"Cinta! kau gila! mulut mu ini pasti akan membawa mala petaka nantinya jika kau tidak jaga! aaaaaa! memalukan, bisa bisanya kau melow dan sok jadi pemeran utama menyedihkan tadi malam, sok sok mau mati lagi! tidak boleh aku harus mencari cara untuk memperbaiki keteledoran dan kebocoran mulut yang tak terelak! hmmm!"

__ADS_1


Cinta kembali bangkit, dia mengepal kan tangannya dan mengangkat tangannya keatas seolah ia adalah super man yang serba bisa.


Cinta bukan seorang gadis yang suka menangis sebenarnya, tetapi entah kenapa dia merasa semua keadaan seolah tidak mendukung nya, jadi dia lupa diri dan keceplosan.


***


Hari ini Cinta pergi ke kantor seperti biasa, walau dia telat tetapi dia berhasil menyelinap jadi tidak ada yang mengetahui nya.


Cinta mencoba mencari keberadaan Tuan Keenan akan tetapi sejak tadi dia seolah tidak ada di kantor itu.


Cinta sudah pura pura selalu mondar mandir mencoba mencari keberadaan Keenan, tetapi berapa kali pun dia memeriksa Keenan tidak datang juga ke kantor.


"Tidak Cinta! kau harus meminta maaf dan memohon ampun kepada lelaki buas itu! demi nyawamu yang tidak seberapa! hmmm!" geram Cinta mengobarkan semangat api juang dalam dirinya kembali.


"Permisi Nona Cinta, apakah anda disini sedang mencari Pak Keenan?" suara datar dan mengejutkan Bram terdengar di belakang Cinta.


Kebetulan ada beberapa berkas yang harus diambil Bram di dalam ruangan atasannya dan menemukan Cinta seolah bertengkar dengan pintu ruangan dan berbicara sendiri dan menyemangati dirinya sendiri.


"Umm ... ah, Ti ... tidak Pak, haha, untuk apa aku mencari beliau, hehe," Cinta tersenyum kaku sembari memberikan jalan kepada Bram agar bisa melalui pintu yang sedang ia halangi itu.

__ADS_1


"Lalu untuk apa Nona ada di depan pintu Pak Keenan?" tanya Bram lagi menyelidik namun sebenarnya ia sudah tahu jika Cinta memang sedang mencari keberadaan Bos nya.


"Haahhh!"


Cinta yang mendengar pertanyaan telak itu segera menghela nafasnya panjang dan menunduk lunglai, "Benar Pak, saya mencari Tuan Keenan untuk membicarakan sesuatu," Cinta segera jujur karena percuma saja berbohong lagi sekarang ini.


"Pfft! Nona ini benar benar lucu, pantas saja Tuan Keenan tertarik kepadanya!" gumam Bram akhirnya memiliki laporan bagus hendak ia laporkan kepada Bos nya.


***


Novel ini akan update setiap hari yaa, jadi mohon di tunggu, berikan komentar membangunnya biar aku makin bagus dalam menulis.


Btw aku tahu banyak kekurangan dalam novel ini, jika kalian menemukan ada salah ketik, tinggalkan komentar saja ya, biar ;langsung aku perbaiki hehe.


Makasih ya semuanya, lope you.


***


Jangan lupa follow ig author : @nitanaiibaho

__ADS_1


Kalian bisa DM dan tanya2 disana


__ADS_2