
Episode 86 : Malam pertama.
Warning : Dibawah ini akan ada adegan dewasa, jika tidak suka adegan dewasa tinggal skip aja ya dan tolong jangan bilang kenapa banyak adegan dewasa nya, adegan dewasa ini perlu dibuat untuk menunjukkan keintiman mereka.
Khusus yang umurnya belum dewasa tolong dilewatkan episode ini juga.
Terimakasih
Author Joy
***
Di kediaman Keenan,
Setelah mereka selesai makan, Keenan menggendong Cinta ala bridal style, dia membawanya ke kamar mereka.
Karena terlalu malu dilihat oleh para pelayan dan kepala koki, membuat Cinta menutupi wajahnya.
Keenan merebahkan tubuh Cinta di atas ranjang, hal yang pertama yang ia lakukan adalah melonggarkan kerahnya dan membuka ikat pinggangnya.
Dia terlihat tidak sabaran sedangkan Cinta mematung seperti batu tak tahu harus melakukan apa.
Keenan menjatuhkan dirinya agar bersedekap dengan tubuh Cinta, salah satu tangannya bertumpu di ranjang agar berat tubuhnya tidak membebani tubuh Cinta.
Mata Cinta celingak-celinguk, dia menelan salivanya dengan kasar dan semakin bingung.
"Apakah ini benar-benar akan dimulai? aaaa! aku ingin pingsan! aaaa!" Cinta tidak bisa tidak panik dalam hal ini.
Dia tidak berani melihat keatas dimana Keenan sedan menatapnya lekat sekali.
Keenan mulai menyandarkan tubuh nya, tidak terlalu kuat agar Cinta tidak merasa berat.
Keenan sadar, malam ini akan menjadi saat pertama untuk Cinta, dia mengusap rambu istrinya lalu ia mengecup dahinya pelan dan lembut sekali.
"Sayang, jangan tegang, lihatlah aku dan percaya padaku, aku akan lakukan secara lembut dan bertahap, agar kau tidak terlalu sakit," bisik Keenan menarik tubuh Cinta agar duduk di pangkuannya.
__ADS_1
Cinta dan Keenan sekarang sedang berhadapan dan saling berpelukan dengan erat.
Nafas mereka seperti bersatu, terasa sedikit panas, dan mata mereka seperti sedang berbicara satu sama lain.
Cinta merasa tubuhnya kehilangan kendali lagi, dia selalu saja merasa aneh, jika saja Keenan menyentuh nya maka dia akan merasa seperti sedang tersengat listrik, rasanya menggelitik dan memusingkan.
Keenan dengan lembut mendekatkan wajahnya, lalu ia dengan lembut sekali mencium dan menuntun Cinta untuk melakukan ciuman panas.
Rasanya sedikit aneh malam ini, tidak seperti ciuman menggebu-gebu seperti biasa, ciuman ini lebih lembut dan membuat Cinta semakin berdebar-debar tak karuan.
Lama sekali Keenan bermain di bibir merah istrinya, dia menyesap nya dan sesekali bermain lidah. membuat Cinta sedikit mengeluarkan suara suara seksi dari mulutnya.
Setiap kali Cinta bersuara kecil nan seksi di telinga Keenan, Keenan akan semakin bersemangat, suaranya semakin menggetarkan dahaga yang tidak tersalurkan selama dia mengenal Cinta.
"Ha ... ah, sayang, aku suka kamu," bisik Keenan membuat Cinta membelalak, dia terkejut sekali mendengar itu tetapi belum sempat dia memberikan respon, Keenan langsung dengan cepat melucuti pakaian yang dikenakan oleh Cinta.
Tepat berada di hadapan wajahnya, karena pinggang Cinta di angkat oleh Keenan, membuat dua gundukan yang begitu menggoda dan meminta untuk dilahap dengan buas menantang di hadapan wajahnya sekarang ini.
Cinta tidak bisa menahannya lagi, nafas Keenan yang mengenai buah dadanya terasa panas dan membuat nya geli namun merasa panas dan pusing.
"Kan aku lagi yang kena, resign ajalah aku jadi setan, disalahin mulu padahal aku cuma rebahan di sini, manusia jahat!" teriak setan baper yang selalu disalahkan oleh manusia.
***
Lanjut ke adegan,
Keenan meraih tangan Cinta mengarahkan nya agar melingkar di pundaknya, sedangkan wajahnya ia tenggelamkan di buah dada istrinya, dia memejamkan matanya dan menikmati betapa empuknya itu.
"Aku suka mereka, aku pasti akan ketagihan dengan ini," bisik Keenan menatap tajam kearah Cinta.
Darah Cinta seolah mendidih saat melihat tatapan nakal itu, dari tatapan itu Cinta menyadari jika Keenan sama sekali tidak akan melepaskan nya malam ini.
"Deg ... Deg ... Deg!"
Jantung nya berdegup begitu kencang, wajahnya memerah, seperti ada asap yang keluar dari kepalanya karena merasa sangat panas sekarang.
__ADS_1
Keenan yang memang sudah menunggu ini begitu lama segera menikmati tubuh istrinya, dia menyesap buah dadanya, bermain-main sebentar sampai Cinta merasakan hal aneh, dia tidak bisa menahan suara kecil dari mulutnya.
Dan setiap Cinta mengeluarkan suara itu, akan kelihatan jika Keenan akan lebih bersemangat dan menggebu-gebu.
Saat mulutnya bermain di buah dada, terlihat gemas sekali, tangannya meraba disana-sini, dia mengusap dan menyentuh selembut mungkin.
Dia tidak ingin istrinya trauma saat merasakan malam pertama, jadi dia akan membuat tubuh Cinta menginginkan nya dulu, baru dia akan melakukan penyatuan nya secara perlahan.
Dia mengecup disana sini, menyentuh dan menyesap di bagian-bagian sensitif Cinta, hak itu membuat Cinta pusing, dia tidak bisa lagi menahan sesuatu dalam dirinya, dia tidak tahu kenapa, tata rasanya dia hampir pingsan karena merasa nikmat.
Lelaki yang menjadi suaminya ini begitu lihai dan handal dalam esapan dan sentuhannya, memanjakan tubuh istrinya yang sebenarnya masih kaku dan tidak tahu harus merespon seperti apa.
"Ah, tu ... tunggu," seru Cinta saat tangan suaminya sudah menyentuh sesuatu yang dibawah sana.
"Tenang sayang, serahkan semuanya padaku malam ini, akan ku buat kau menginginkan ini lebih dari siapapun, aku akan pastikan malam pertama mu akan luar biasa," bisik Keenan menyesap daun telinga Cinta.
Nafas Cinta berat sekali saat Keenan melakukan hal nakal itu, Cinta tidak bisa lagi menutupi gairah nya, dia mencengkeram tangan Keenan dan mencakar nya.
Tetapi Keenan seolah tidak merasa sakit, malah kelihatan semakin bersemangat.
Saat melihat reaksi itu, Keenan menyeringai, matanya semakin tajam dan nafasnya semakin berat.
"Kau sudah siap sayang, akhirnya saya penantian ku akan terbayar kan, kau tahu tidak? hanya kau yang bisa membuat ku menunggu terlalu lama dan membuat ku gila seperti ini, ah! kau memang paling hebat!" bisik Keenan langsung mengangkat tubuh Cinta agar berbaring di atas ranjang.
Keenan yang masih menatap tajam kearah tubuh istrinya seperti binatang buas yang hendak melahap makan malamnya, Keenan melepas semua pakaian nya yang tersisa, dia sudah sama seperti Cinta sekarang, polos tanpa mengenakan apapun.
Dia segera naik keatas tubuh Cinta, dia mendekatkan dirinya dan dia mengecup bibir Cinta lembut sekali, mencoba mengalihkan perhatian istrinya ini.
"Sayang, aku mulai ya," bisiknya akhirnya memasukkan batangnya pelan pelan tapi pasti.
Saat itu mata Cinta membelalak dan tubuhnya menegang, dia tidak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya.
***
(Author : Guys, sadarkan aku astagaaa, kok bisa aku nulis ini wkwkwk, sampai baca novel adegan dewasa aku dari novel lain sebagai referensi huhu, maaf semuanya jika kurang bagus)
__ADS_1