
POV REINA.
Aku selalu setia menemani Andy dirumah sakit, karena aku tau saat ini dia membutuhkan seseorang yang senantiasa memberinya semangat.
Sehingga aku berusaha menjadi temannya berbagi duka disaat ia tengah sakit saat ini, meski saat ini Andy lebih sering termenung dari pada tersenyum.
Ku pikir, ia pasti sedang melamun kan penyakit nya saat ini, aku hanya bisa mendoakan kesembuhan Andy.
Aku tidak akan pernah membiarkan nya kesepian, bahkan aku selalu membuat nya tersenyum, dan itu membuat hatiku sedikit bergemuruh karena tak kuat menahan gejolak rasa yang selama ini aku pendam.
Aku sangat takut, jika aku semakin mencintai nya, karena aku tau bahwa cinta nya hanya lah untuk Dira. Meski hal konyol yang dilakukan Andi sempat membuatku begitu kesal padanya.
Dia memintaku untuk berpura-pura menjadi selingkuhan nya di depan Dira, dan bodohnya gadis itu mempercayainya.
Awalnya aku menolak keras mengikuti drama ini, karena selain hatiku sakit aku juga tak ingin menyakiti hati dira. meski aku tak pernah berteman dengan dirinya, tetapi dia juga wanita, sama seperti diriku.
Aku tak ingin terkesan jahat, tetapi karena Andy yang terus memohon akhirnya akupun luluh dengan ucapan Andy, meski itu artinya aku akan segera menyakiti wanita yang sangat mencintai Andy, yang sama dengan diriku.
Aku sangat sedih meliha Andi seperti ini, aku tidak tega melihat nya merasakan sakit ini sendiri, tapi mau bagaimana lagi, Andi yang meminta ku untuk tidak menceritakan apapun pada Dira.
Sebulan sudah Andi berada dirumah sakit, aku tetap setia menemani nya. hari ini Andy diperbolehkan untuk pulang. aku segera membawanya pulang ke apartemen Andi dan aku merawatnya dengan baik.
Tadinya ia bersikeras untuk pergi ke kampus, namun aku melarang nya karena kondisi nya yang masih sangat lemah.
Susah payah aku membujuknya untuk istirahat namun ia masih kekeh ingin kuliah
__ADS_1
namun akhirnya ia Luluh juga dengan bujukan Ku.
Aku menyuruh nya beristirahat kemudian aku pergi ke kampus untuk kuliah karena memang hari ini adalah jadwa perkuliahan ku dan aku tidak mungkin bolos lagi , karena beberapa waktu yang lalu aku sudah meliburkan diri untuk menemani Andi di rumah sakit.
Aku berpamitan pada Andi dan dia pun mengangguk kan kepalanya.
"jaga dirinya baik-baik jika terjadi apa apa padamu, kau harus langsung hubungi aku ya" kataku sambil berdiri dan pamit padanya.
Aku menemui kedua temanku yang sampai saat ini masih sibuk dengan tugas kuliah yang tak pernah selesai
dari kejauhan aku melihat Dira, ya Dira mantan kekasih Andi, dia begitu dekat sekali dengan kak Rendy, ada hubungan apa mereka kataku dalam hati.
namun aku tidak peduli dengan hubungan mereka, namun aku memang sedikit kesal pada dira, bisa-bisa nya dia tertawa begitu lantang, saat Andy dengan lemah dirumah.
ingin rasanya aku melabrak gadis itu, jika saja bukan karena andi, aku pasti sudah menghajar wanita itu, wanita bodoh yang sama sekali tak bisa melihat ketulusan Andi padanya,
namu. sekarang aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Andi, termasuk Dira.
seperti nya aku memang sudah menaruh harapan pada Andi, buktinya aku sudah begitu muak melihat Dira, padahal aku sama sekali tidak ada masalah apapun pada Dira.
Aku harap rasa ini terbalaskan, meski harus membuktikan perjuangan luar biasa ku pada nya dan berharap suatu saat nanti dia akan membuka hatinya untuk ku.
Aku tau Andi sakit, tapi entah mengapa aku justru tetap mencintai nya, bahkan aku tidak peduli dengan sakitnya. Aku berusaha memberikan ia kekuatan dalam menghadapi cobaan yang Tuhan berikan.
Aku terus saja menggenggam tangannya ketika ia terlelap, karena aku tidak akan tau bagaimana reaksi Andy jika ia melihatku menggenggam tangannya, Aku tidak ingin Andy berfikir bahwa aku memanfaatkan keadaan.
__ADS_1
Aku sangat tulus menemani Andy saat ini, meski terkadang kita tidak tau bagaimana pendapat orang lain terhadap kita.
Maka agar semua itu tidak terjadi, aku berusaha sebaik mungkin tak memperlihatkan diriku yang sebenarnya begitu mencintai Andy.
Entah kapan Andy akan menyadari perasaan ku pada dirinya, karena aku yakin cinta Andy hanya abadi untuk Dira.
Aku tidak tau bagaimana aku bisa melihat Andy bahagia bersama Dira kelak, tetapi yang terpenting saat ini adalah kesembuahan Andy, aku masih memfokuskan pada kesembuhan Andy karena itulah tujuan utama ku saat ini.
Aku yang saat ibu tengah melamun dalam perjalanan terus saja terbayang oleh wajah tampan Andy, apa lagi saat lelaki itu tersenyum, rasanya hati ini meleleh hanya dengan melihat senyuman nya itu.
Aku menepuk jidat ku dengan keras, merutuki pikiran kotorku saat ini, tidak Reina, kau bukan wanita brengsek seperti yang ada di film-film jadi bersabarlah, jodoh tidak ada yang tau, semua sudah menjadi skenario Allah.
Ingatlah satu hal, bahwa tak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak, Allah lah yang mampu membolak balikkan hati manusia, maka berharap lah kepada penciptanya maka hambanya akan bisa kau miliki, swmua tergantung ketaatan mu kepada Allah.
Lagi-lagi aku tertawa sendiri melihat tingkah konyolnku ini, tergila gila pada lelaki yang jekas-jelas telah dimiliki oleh orang lain. Bahkan perempuan itu sendiri adalah teman ku satu kampus.
Aku jadi tidak habis pikir dengan tingkah konyol ku ini, memang bodoh sekali diriku inu menginginkan Andy yang tak mungkin ku miliki.
Aku kembali ke apartemen dan melihat Andy sedang damai dalam tidurnya kemudian tanpa ia sadari aku mengecup keningnya kemudian aku berkata dengan nada yang teramat kecil "Aku mencintai mu Andy " kata dengan takut-takut mengucap kan nya, takut jika ia menyadari apa yang aku katakan.
Aku berjaga di malam hari, demi ketenangan Andy dalam tidurnya, aku tak ingin ada seorangpun yang menganggu ketenangan Andy dalam tidurnya.
Terkadang sedikit lucu ya, memperjuangkan orang yang jelas jelas tidak memperjuangkan kita, tetapi ingat lah satu hal, bahwa apa yang kamu tuai maka itu pula yang akan kamu panen. *Author ngomong apasih! Entahlah aku juga bingung ngomong apaan.
Selamat terlelap pujaan hatiku, mimpi lah yang indah, meski bukan diriku yang hadir dalam mimpi mu malam ini, aku sungguh menyayangi mu Andy. senoga lekas sembuh dan bisa kembali berbahagia dengan kekasih mu dira.
__ADS_1
Lalu aku? jangan khawatirkan aku, aku ikut bahagia jika kalian berdua bahagia. **Sudahlah thor jangan ngaco***!