BUCIN MAKSIMAL

BUCIN MAKSIMAL
BAB 70


__ADS_3

Sebulan berlalu, Hubungan rumah tangga Dira dan Andy semakin harmonis, Andy dan Dira selalu saja bersikap layaknya orang yang masih pacaran.


Keduanya tak henti-hentinya saling menggombal disela kegiatan yang mereka lakukan. Meskipun Andy dan Dira sudah menikah, itu semua tidak menjadikan Dira merasa terkekang untuk pergi kemanapun Dira mau.


Andy sebagai suami bisa mengerti bagaimana suntuknya Dira jika ia hanya terus berdiam diri dirumah, maka Andy sama sekali tidak mengekang Dira untuk pergi, selagi Dira izin kepada Andy yang notabene adalah suaminya.


Dira merasa menjadi wanita yang sangat beruntung, karena bersuamikan Andy. Dira selalu berusaha menjadi istri yang sempurna untuk Andy. Dira tidak ingin Andy kecewa padanya karena lalai menjadi seorang istri.


Setiap hari, Dira selalu menyiapkan sarapan pagi, baju yang akan dipakai Andy pergi ke kantor, bahkan sangat sering Dira mengantarkan makanan untuk suaminya itu ke kantor.


Andy merasa jika ia tidak salah menjadikan Dira sebagai istrinya, karena Dira ternyata jauh lebih menarik dari dugaannya sebelum mereka menikah.


"Sayang, pasangin dasi dong" kata Andy menatap Dira dengan penuh kejahilan.


"Pasang sendiri dong mas, lihat nih Dira lagi menata makanan" kata Dira tanpa sedikitpun menoleh ke arah suaminya tersebut.

__ADS_1


"Nanti aja sayang, ini dulu sayang. Entar aku telat Lo ke kantornya" kata Andy mulai memelas.


"Suka banget sih ngancem aku sayang" kata Dira memutar bola matanya dengan sangat malas.


Lalu Dira mendekat kearah suaminya, Dira pun memasangkan dasi sesuai dengan permintaan sang suami.


Kemudian Andy memberikan kecupan di kening sang istri, kemudian ia duduk untuk sarapan. Selesai sarapan Andy bergegas untuk pergi ke kantornya. sedangkan Dira akan bergegas pergi ke kampus setelah suaminya berangkat ke kantor


🌸🌸🌸🌸🌸


Dira pun sampai di depan gerbang Kampus, kemudian ia berjalan gontai masuk keruangan dan bertemu dengan sahabat-sahabat konyolnya tersebut.


"Lagi ceritain apasih kok kok kayaknya heboh banget deh." kata Dira penasaran.


"Eh pengantin baru udah masuk kuliah aja, gada acara honeymoon gitu" kata Rere pada Dira yang masih saja terfokus pada buku yang ia pegang.

__ADS_1


"Udah deh, kalian tau apa tentang honeymoon" kata Dira mengejek kedua sahabatnya yang saat ini sudah menatapnya dengan tajam.


"Nyebelin banget sih, kita kan cuma nanya, gaperlu di bully juga kalo" kata riri dengan muka sedih yang dibuat-buat.


"Lah bukannya elu pada yang mau ngebully gue" kata Dira tak kalah kesalnya pada Rere dan Riri.


" Kita kan cuma ngomong biasa aja sih, cuma pengen tau aja, iya gak re" kata Riri berbicara dengan sangat kesal pada Rere.


Rere yang mendengar namanya disebut langsung seketika menolah pada Dira.


Kemudian Rere mengangguk seolah mengerti apa yang saudari kembarnya dan Dira diskusikan saat ini.


"Lo aja ga dengarin, sok-sokkan ngerti deh, jadi makin kesel gue" kata Riri kesal soda sahabatnya yang saat ini sedang berpura-pura paham pada hal yang saat ini sedang dibahas oleh Dira dan Riri


Ketika perdebatan akan segera berlangsung, ternyata dosen sudah masuk dan memulai perkuliahan hari ini.

__ADS_1


Para ketua kelas memberikan salam pada dosen dan di ikuti oleh yang lainnya.


Kemudian mereka pun akhirnya belajar dengan aman tentram dan nyaman pastinya.


__ADS_2