
Sepulang nya dari apartemen Rendy, Dira menemui Andy, Di apartemen nya Andy sibuk dengan laptop nya, dan bahkan Andy tak menyadari kehadiran Dira. Dira memang sudah terbiasa keluar masuk apartemen Andy.
Dira yang melihat Andy terlalu fokus pada pekerjaan nya dengan sengaja ia mengagetkan kekasih nya itu
"Dorrrr...." teriak Dira sambil menyentuh pundak Andy dengan sedikit kuat.
"Hampir saja". gumam Andy yang hampir saja ia menjatuhkan laptop yang tengah ia pegang
Kemudian Andy menoleh kebelakang dan terlihat lah cengiran khas Dira yang lucu itu, sehingga Andy yang sempat kesal langsung berubah tersenyum melihat bahagia nya Dira yang sudah mengagetkan nya.
"Kau ini sangat nakal sayang" kata Andy sambil mencubit kedua pipi Dira dengan begitu gemas.
Dira tersenyum pada Andy, dan terus saja bergelayut manja pada kekasihnya itu.
__ADS_1
"Sayang, aku membawakan mu makanan, ayo makan lah dulu" kata Dira yang melihat Andy mulai kembali fokus pada pekerjaan nya.
"Nanti saja ya, aku masih sangat sibuk" kata Andy.
Akhirnya Dira menarik nafas kasar dan sedikit menjauh dari Andy, menyadari perubahan sikap Dira membuat Andy menghentikan aktivitas nya dan menoleh pada gadis itu.
Kemudian secara perlahan, Andy menarik lembut Dira dan semakin dekat, hingga Dira kini berada dalam pelukan Andy,
"Nyaman" gumam Dira dalam hatinya, ia begitu nyaman berada dalam pelukan Andy.
Dira menyuapi Andy makan dan begitu juga sebaliknya, lalu mereka tertawa bersama membayangkan tingkah konyol yang mereka lakukan saat ini.
Tetapi yang namanya cinta, memang tidak bisa di prediksi dan tidak bisa dikendalikan. hal bodoh sekalipun akan terlihat indah jika dilakukan atas dasar cinta.
__ADS_1
"Sayang, besok malam aku dan keluargaku akan kerumah mu untuk meresmikan pertunangan kita" kata Andy sambil membelai rambut wanita yang di cintai nya itu.
"Lalu...." kata Dira yang asik dengan handphone nya.
"Kau sudah siap menjadi nyonya Andy Kuswara?" kata Andy dengan senyuman khas nya, dan masih saja memainkan rambut gadis mungil nan usil itu.
"Tentu saja aku siap sayang, karena itulah yang aku tunggu-tunggu selama ini" kata Dira yang meletakkan handphone nya diatas meja dan kemudian ia memeluk Andy dengan begitu erat.
Dalam hatinya ia berkata " Akhir nya penantian ku selama ini akan segera berakhir, aku akan menjadi milikmu dan aku seutuhnya akan menjadi milik mu sayang" kata Dira dalam hatinya kemudian ia menyandarkan kepalanya pada dada bidang calon suaminya.
"Kau ini selalu saja menggemaskan, aku jadi tidak sabar untuk menikahi mu" kata Andy yang dengan geramnya menahan gairah melihat kekasihnya itu terus saja bertingkah konyol dihadapan nya.
" Hehehe, aku memang menggemaskan, kalau tidak kau pasti tidak akan menikahi ku" kata Dira yang masih saja bertingkah seperti anak kecil dan bergelayut mesra pada Andy.
__ADS_1
"Hey, jangan bilang begitu, aku mencintaimu dengan tulus, dan jangan pernah mengukur rasa cinta ku padamu, karena semua rasa cinta ku pada mu takkan bisa di ungkapkan dengan kata-kata" kata Andy mengelus pipi Dira.
"Jika begitu berjanji lah padaku, dalam kondisi apapun, kau akan selalu berada di sampingnl ku hingga tak seorang pun dapat memisahkan kita, kecuali maut sudah menjemput salah satu diantara kita" kata Dira kemudian ia memberanikan diri untuk mencium kening calon suami idaman nya itu.