BUCIN MAKSIMAL

BUCIN MAKSIMAL
BAB 60


__ADS_3

Setelah Selesai makan malam bersama, Devi pamit undur diri kepada ayah dan ibunya, ia kembali pulang ke apartemennya. Padahal sang ibu sudah meminta Dira untuk tinggal dirumah saja hingga pernikahannya selesai di selenggarakan, Tetapi gadis itu menolaknya karena alasan ia sudah nyaman tinggal diapartemennya sehingga sulit bagi Dira untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.


"Jika kembali kerumah saja kamu kesulitan beradaptasi, bagaimana nanti nak, jika kamu sudah pindah kerumah Andy" kata sang ibu menatap Dira yang baru saja selesai merapikan piring kotor seusai mereka makan malam.


"Tidak Bu, Dira akan mudah beradaptasi jika berada bersama dengan Andy, jadi Dira harap ibu tidak perlu khawatir sama Dira Bu" kata Dira Kemudian.


Ibu Dira hanya diam saja dan mempercayakan semua nya pada sang anak.


Dira pamit kepada ayah dan ibunya untuk kembali pulang keapartemennya


"Ayah, Ibu. Dira pamit pulang dulu ya, Lusa Dira akan kesini lagi" Kata Dira menyalami kedua orang tuanya.


Setelah berpamitan Dira pergi menuju garasi mobil, Dira menaiki mobilnya dan kemudian melesat dari rumah orang tuanya menuju apartemen tempat Dira tinggal.


Dira melihat jam tangannya, Saat ini sudah menunjukkan Jam 20:00, Dira kembali melajukan mobilnya higga ia sampai diapartemennya diwaktu yang tepat.


Kemudian Dira memarkirkan mobilnya, dan berlalu begitu saja, segera menaiki lift dan sampai di lantai 15. Kemudian ia berjalan kearah apartemennya.

__ADS_1


Memasukkan kode password, kemudian ia berganti pakaian tidur, karena ia merasa gerah seharian menemani ibunya membereskan rumah dan juga memasak, tetapi itu semua membuat Dira bahagia. Karena selama ini ia selalu saja jauh dari ibunya, hingga moment yang terjadi tadi siang adalah momen pertama antara ibu dan anak, yang baru saja Dira rasakan saat ini.


Dira menggeraikan Rambutnya yang panjang, Kemudian menyemprotkan Farfum maskulin ketujuhnya. kemudian ia memakai make up yang natural. Setelah selesai berdandan Dira pun duduk di tepi sofa dan menatap layar laptopnya.


"Tugas ku banyak sekali, ini sungguh menyebalkan, bagaimana bisa aku menyiapkan tugas ini dengan waktu satu hari" kata Dira menggerutu kesal melihat tugas-tugas kuliahnya.


"Kemudian ia menghubungi Rere dan Riri untuk membantunya membuat tugasnya, tetapi si kembar itu menolaknya, karena saat ini mereka sedang sibuk dan fokus terhadap perusahaan dari ayah Riri dan Rere.


Riri dan Rere memang termasuk anak yang mandiri, Di usia yang masih beranjak 21 tahun tidak menghalangi Rere dan Riri untuk tetap bekerja meski ia sama sekali tidak berpengalaman dengan kerjaan yang ia kerjakan sekarang, tetapi keduanya sepakat untuk saling membantu, sehingga perusahaan ayahnya tersebut maju pesat.


Dira kesal karena kedua sahabatnya itu menolak permintaannya, namun disaat ia tengah kesal, ia tertawa sendiri mengingat tingkah konyol yang ia lakukan.


🌸🌸🌸🌸🌸


Setelah selesai membuat tugasnya yang menumpuk tersebut, Dira bangkit dari duduknya dan beranjak ke dapur, membuka kulkas dan kemudian mengambil beberapa cemilan dan minuman dingin, lalu kembali ketempat semula.


Tubuh Dira terasa begitu lelah hari ini, ia kemudian merenggangkan otot-otot nya yang kebas, lalu memilih posisi berbaring untuk sekedar menghilangkan penatnya.

__ADS_1


Kemudian Dira kembali.melihat jam di tangannya.


"Lama banget sih Andy, jadi kesini gak sih, kok sama sekali gak ada kabar begini" kata Dira yang kesal.


15 menit kemudian......


Bell pun berbunyi, Dengan malas Dira bangkit dari tidurnya, dan membukakan pintu apartemennya.


Setelah itu Dira membelalakkan matanya ketika Andy datang membawa bucket bunga dan boneka beruang yang lucu.


Aku menatap Andy dengan senyuman yang cukup lebar, aku tidak percaya Andy bisa seromantis ini, padahal sebelum-sebelumnya ia tidak pernah begini.


Dira tersenyum dan menerima bucket bunga dan boneka pemberian dari Andy. Setelah itu Dira mempersilahkan Andy untuk masuk kedalam apartemennya.


"Maaf ya sayang, aku sedikit lama karena harus memberikan boneka beruang lucu ini untukmu" kata Andy berbicara sambil tersenyum pada Dira.


"Baiklah hari ini aku memaafkanmu, besok tidak lagi, dan jangan menyogokku dengan benda ini ya" kata Dira yang masih saja Mengerucutkan bibirnya.

__ADS_1


"Iya sayang ku yang begitu bawel" kata Andy sambil mencubit gemas pipi Dira.


__ADS_2