
Hari ini, Rendy akan menjemput kedua orang tua nya ke bandara, ayah dan ibu Rendy pulang dari mengurus bisnis mereka di Singapura.
Lima belas menit sudah kedua orang tua Rendy menunggu Rendy di bandara, tapi Rendy tak kunjung datang.
"Lihat pa, anak papa itu sungguh keterlaluan, bisa-bisa nya ia menyuruh orang tua nya menunggu" kata mama Rendy.
"Sabar dong ma, mungkin sebentar lagi Rendy akan sampai" kata papa Rendy.
"Ah papa kebiasaan banget deh, selalu aja Belain Rendy" kata papah Rendi.
Setelah asik berdebat pasangan suami istri itu menoleh kepada mobil yang baru saja Berhenti tidak jauh letak kedua nya Yang sedang bertengkar.
"Mamah papah, Rendy rindu" ucap Rendy sambil memeluk papah dan mamah nya secara bergantian.
"Kami juga sangat rindu pada mu nak" kata papa Rendy memeluk papah nya.
"Iya sayang, tapi kau selalu saja bandel seperti ini, kau tau bukan papah dan mamah sudah sampai sini beberapa jam yang lalu, dan menunggu itu sangat capek" kata mamah Rendi.
__ADS_1
Rendy tersenyum melihat papah dan mamah nya sudah pulang. mereka kembali ke apartemen Rendy.
Kemudian Rendy duduk bersama orang tua nya. Dan melepaskan segala kerinduan yang selama ini belum tersalurkan, namun hari ini Rendy begitu senang dan bahagia karena orang tua nya sudah ada di samping nya setiap saat.
"Hey, anak mamah sangat tampan ya kan pah" kata mamah Rendy sambil memeluk Rendy,yang saat ini bermanja-manja pada mamahnya.
"Iya loh, orang gantengnya turunan papah kok" kata papa Rendy dengan pedenya.
"Huuu, papah enak aja, dari mamah dok tampan nya" kata mamah Rendy melirik sang papah dengan wajarlah sedikit cemberut.
"Lebay deh Rendy" kata papah dan mamah Rendy secara serentak.
"Cieee kompak ni yeeee" kata Rendy menggoda kedua orang tua nya.
"Lihat pah anak kita udah dewasa, udah pandai menggoda papah dan mamah nya" kata mamah Rendy.
"Iya mah, Udah cocok nih untuk nikah" kata papah Rendy.
__ADS_1
Rendy tersenyum dan melirik kedua orang tua nya.
"Sayang, teman mamah ada yang punya anak gadis Lo, cantik lagi, mau yah mamah jodohin sama anak nya teman mamah"
Rendy terkejut mendengar perkataan sang mamah.
"Mamah apa apaan sih mah, emang nya ini zaman Siti Nurbaya apa, Masa di jodoh-jodohin, Rendy sudah punya pilihan sendiri mah" kata Rendy
"Maksud kamu apasih rend, kamu udah punya pacar, jika sudah kenapa kamu ga pernah sama sekali bawa dia ke hadapan mamah dan papah" kata papah Rendy.
"Kamu harus segera membawa dia kehadapan mamah dan papah, itu pun jika benar kamu punya pacar" kata mamah Rendy.
"Yaudah kalau mamah dan papah ga percaya sama Rendy, Rendy janji bakalan bawa pacar Rendy ke hadapan mamah dan papah, tapi berjanji lah jika mamah dan papah akan merestui hubungan aku dengan nya dan jangan menjodohkan aku dengan anak teman nya mamah" kata Rendy.
"Tidak bisa begitu rend, papah dan mamah harus mengetahui dulu seperti apa gadis pilihan mu itu rend" kata mamah Rendy.
Rendy hanya menarik nafas kasar sambil, melihat sang mamah begitu egois dengan pilihan mamahnya
__ADS_1