
Dira masih berdiam diri dirumah nya, menunggu kedatangan calon suami nya, yang kemungkinan sibuk hari ini.
Dira mengerutkan kening nya ketika melihat pesan singkat yang di kirimkan oleh seseorang.
"Jangan dengan mudah engkau merebut Andy dari ku, karena aku tidak akan membiar kan semua itu terjadi, Tinggal kan Andy jika kau ingin hidup mu selamat" begitu lah isi pesan yang diterima oleh Dira.
Huh, Dira menarik nafas lelah nya, kenapa ada aja masalah yang harus ia hadapi.
Pelakor mana lagi yang datang kali ini.
"Siapa kau, aku tidak takut dengan ancaman mu" kata Dira dengan santai membalas pesan singkat tersebut.
Kemudian ia berbaring di ranjang nya, rasanya hari ini ia ingin sekali pergi jalan-jalan keluar, karena dirumah sungguh membosankan sekali bagi Dira.
Dira pun masuk ke kamar mandi dan membersihkan diri nya, setelah itu ia berpakaian rapi dan kemudian ia memesan taxi online.
Setelah taxi datang, Dira pun meminta sang supir mengarah ke arah letak kantor Andy.
Kemudian ia membayar sejumlah uang kepada sopir, lalu ia berjalan memasuki kantor, setelah itu ia menanyakan pada Resepsionis dimana letak ruangan calon suaminya itu.
🌸🌸🌸🌸🌸
Hari ini, Andy begitu sibuk dengan pekerjaan nya, ia tidak sempat mengabari Dira.
Semua pekerjaan nya memang harus di siapkan hari ini juga, jadi mau tidak mau Andy harus tetap fokus Pada pekerjaan nya itu.
Seharian ini, Andy hanya menatap laptop nya, hingga ia merasa kelelahan, mata nya pun sudah mulai memerah karen sudah terlalu lama menatap layar laptop.
Kemudian Andy memanggil sekretaris nya, untuk membuat kan nya kopi. sekretaris nya tersebut mengangguk kemudian beranjak dari sana.
Andy kembali fokus pada pekerjaan nya hingga ia benar-benar merasa lelah, kemudian ia menutup layar laptop nya, dan menyandarkan diri nya pada kursi yang ia duduki.
"Melelahkan sekali" kata Andy merasa kelelahan akibat ia yang memaksakan pekerjaan nya hari itu.
Andy merasakan gerah yang luar biasa saat itu, karena memang kondisi cuaca diluar memang sangat panas.
__ADS_1
Andy tersadar jika AC di ruangan nya tersebut mati."Sial mengapa harus mati di saat uang tidak tepat begini" kata Andy.
Tak berselang lama setelah itu, Sekretaris nya itu kembali keruangan nya dengan membawa kan satu cangkir kopi yang sudah ia pesan sebelum nya.
Lalu sekretaris nya tersebut meletak kan kopi di atas meja Andy, kemudian ia melirik Andy dan tersenyum. sedangkan Andy sendiri hanya diam saja tanpa membalas tatapan nya, sekretaris tersebut masih saja setia dengan posisi berdiri tak jauh dari Andy duduk.
Kemudian Andy menyeduh kopi buatan sekretaris nya tersebut.
Andy semakin merasa kegerahan, tubuh.nya mulai lengket dan keringat nya mulai bercucuran.
"Apa bapak kepanasan, apa perlu saya ambil kan tisu?" tanya sekretaris tersebut pada Andy.
Andy hanya mengangguk saja mendaoat tawaran dari sekretaris nya itu.
Kemudian Sekretaris nya tersebut kembali dengan membawa beberapa lembar tisuue, kemudian memberikan nya pada Andy.
Andy sudah tidak sanggup lagi menahan gerah tubuh nya itu, ia membuka dasi nya, kemudian ia membuka 2 kancing atas kemeja nya. dan melemparkan Jas nya di atas sofa.
Sang sekretarisnya tersenyum melihat atasan nya, kemudian ia mendekat secara perlahan kepada Andy, dan entah keberanian apa yang merasuki wanita itu.
Andy tidak menolak perlakuan sang sekretaris, ia hanya diam saja menerima perlakuan sekretaris nya.
kemudian Sekretaris nya itu semakin memberanikan diri, ia sudah semakin dekat dengan Andy, bahkan ia sudah mengalungkan tangan nya pada leher Andy.
Andy kaget dan dengan refleks menjauh kan tangan wanita itu, namun semuanya sudah terlambat, karena tunangan nya sudah lebih dahulu membuka pintu ruangan nya.
Andy melihat kearah pintu dan terlihat lah wajah manis tunangan nya, sebelum wajah itu berubah menjadi sendu dan kemudian lari dari sana dan pergi keluar dari kantor Andy.
Andy segera mendorong sekretaris nya itu untuk segera menjauhi diri nya, kemudian Andy ikut keluar dan mengejar tunangan nya itu. namun sampai di luar apartemen Andy melihat Dira yang sudah masuk ke dalam taxy.
Andy Menggeram saat sadar bahwa ia sudah menghancurkan hati sang kekasih.
Ia kembali ke dalam Ruangan nya, kemudian ia menegur sikap lancang bawahan nya itu.
Sedangkan wanita itu hanya diam dan menunduk kan kepala nya tanpa berani membantah sedikit pun.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸
Dira kembali menangis dengan terisak-isak, Dira tak memilih kembali kerumah nya, melainkan ia memilih pergi ke taman dan menenangkan diri nya.
Di kursi taman, ia menangis dan kembali mengingat bagaimana calon suami nya itu tengah bermesraan di ruang kerja nya tanpa menghiraukan diri nya yang sudah berada di luar ruangan Andy.
Sungguh Dira tak ingin kembali salah paham pada Andy, karena ia takut kesalah pahaman itu membuat rusak hubungan nya dengan Andy.
Tetapi saat ini, ia benar-benar kecewa pada Andy. bisa-bisa nya Andy berduaan di ruangan nya bersama wanita penggoda itu.
Dira melamun di taman tersebut, sesekali ia menyeka air mata nya yang tumpah saat membayangkan apa yang ia lihat sebelumnya dikantor Andy.
Berulang kali Dira menarik nafas nya, kemudian ia memutuskan untuk pulang kerumah nya. Dira ingin menenangkan hati nya untuk sementara waktu.
Andy sudah panik langsung mencoba menelpon dan memberi kan pesan singkat pada Dira, tapi tak di gubris oleh Dira yang masih sakit hati pada Andy.
Kemudian Dira menceritakan kegelisahan nya pada Rere dan Riri lewat video call.
"Barusan gue ke kantor Andy, dan lu pada tau, gue ngeliat Andy sedang dalam posisi di pelukan wanita lain, gue yang marah langsung membanting pintu dan pergi dari sana," kata Dira mangatakan permasalahan nya pada kedua sahabat nya tersebut.
Rere dan Riri hanya bisa memberikan semangat pada Dira.
"Elu jangan ambil keputusan terburu-buru entar lu nyesel kayak kemarin baru tau rasa" kata rere.
"Iya Dir, bener tuh kata Rere, dan bisa jadi wanita itu merupakan ujian yang harus lu lewati paska sebelum menikah dengan Andy, Lu sendiri kan kalau orang mau nikah pasti ada aja rintangan nya" kata Riri mengingat kan Dira.
" Iya gue baru sadar. makasih ya elu berdua udah ngingetin gue, gue tutup dulu ya telpon nya, Gue mau memperbaiki ini semua sama Andy" kata Dira kemudian ia mematikan telepon nya.
Kemudian Dira kembali membuat pesan yang berasal dari Andy, kemudian terdapat sebuah rekaman yang menarik perhatian Dira.
Ternyata itu merupakan video yang berasal dari cctv ruangan Andy, disitu memang terpampang jelas bagaimana sekretaris nya itu memancing Andy untuk dekat dengan nya. bahkan wanita itu sudah bisa di sebut dengan penggoda
Setelah melihat rekaman itu, akhirnya Dira percaya pada andy, dan Dira berusaha membuang pikiran negatif nya pada calon suami nya itu.
**Jangan lupa Like dan Vote nya para readers.
__ADS_1
Tinggal kan Komentar kalian ya, sebagai bentuk apresiasi kalian pads author yang sudah bersedia meluangkan waktu untuk membuat cerita yang kalian nikmati❤️❤️❤️❤️**