
Sungguh saat itu aku ingin segera melupakan mu dan membenci mu, disaat mengingat sakit hatiku kau berselingkuh dengan orang lain, tapi jujur saja rasa cinta ku kepada mu lebih besar dari rasa kekecewaan itu, aku pikir dengan membuka hatiku untuk kak Rendy, bisa membuat ku melupakan sosok mu yang sudah beberapa tahun terakhir menemani ku dalam suka mau pun duka ku.
Aku mencoba membuka hatiku untuk kak Rendy, dengan menerima cinta nya, perlahan lahan aku mulai nyaman pada nya dan mulai sedikit demi sedikit melupakan Andi, aku berfikir jika Andy sudah bahagia bersama Reina dan itu bisa aku lihat saat Reina memamerkan kemesraan nya pada Andy, meski kenyataan semua itu hanyalah pencitraan semata.
Begitu sakit hati ini saat itu, ingin rasanya aku memaki Andy dan Reina meski akhirnya aku tetap meluapkan nya meski tidak sekejam yang terpikir oleh ku.
Bahkan aku sempat mengabaikan Andy yang terus-menerus memanggil diriku. Karena sakit hati ku pada nya, aku terus saja tidak memperdulikan nya. Ternyata ia juga begitu berat melepaskan ku. Karena penyakit nya itu ia sampai rela meninggalkan wanita yang selama ini ia perjuangkan.
__ADS_1
Apa sebegitu lemah nya hati mu, hingga kau dengan mudah meninggal kan diriku, dan apakah seburuk itu diriku menurut mu sampai kau tidak bisa terbuka padaku, dan bahkan kau terbuka pada orang lain.
Sungguh hatiku begitu sesak, melihat kau bersama Reina terus menerus, saat aku ingin marah padamu, tapi..., aku bukan siapa siapa dan aku berhak apa untuk hal itu.
Hingga aku berpacaran dengan kak Rendy, dan mulai pergi diantar oleh nya seperti Andy yang selalu mengantar ku, bahkan Rendy selalu mengikuti bagaimana cara Andy memperlakukan aku, aku mulai kagum padanya dan sejenak melupakan Andy bahkan hubungan kami sudah berjalan hingga 8 bulan lama nya.
Suatu hari aku melihat Rendy bersama wanita lain dan itu persis dengan kejadian dimana Andy dan Reina berpelukan, kembali aku terpuruk menerima kenyataan yang terus saja tidak adil bagiku, aku terus saja menangis dan menggeram dalam hati.
__ADS_1
Tidak lama setelah itu, beberapa Minggu yang lalu, aku mendengar dari Reina bahwa Andy masuk rumah sakit, aku langsung khawatir segera mengunjungi nya di rumah sakit, dan tentunya itu sebagai teman.
Sampai dirumah sakit aku menangis melihat tubuh lemah berbaring tak berdaya di ranjang rumah sakit.
Begitu hancur hatiku mengingat perjuangan nya dan ketika aku mengetahui pengorbanan yang dilakukan Andy, demi tidak membuat ku kecewa, meski pun ia melakukan dengan cara yang salah.
Kini aku sedang melihat wajah nya yang pucat, namun aku melihat ketenangan di tidurnya, ia begitu damai dalam mimpinya.
__ADS_1
"Selamat istirahat Didi, semoga tuhan memberikan jalan terbaik untuk ku dan kamu dan semoga akan segera kembali menjadi kita."