
Tiga hari sudah Andi di rawat di rumah sakit, dan dokter mengatakan bahwa Andi sudah di perbolehkan untuk pulang, tetapi dokter tidak mengizinkan nya untuk kecapekan karena itu akan membuat kondisi nya drop.
Andi pulang bersama Reina, wajah nya sudah tidak terlalu pucat seperti beberapa hari yang lalu.
Reina dan Andi makan di restoran tidak jauh dari apartmen Andi. Saat mereka sedang menikmati hidangan yang ada, tiba-tiba saja mata Andi tertuju pada pasangan yang letak nya tidak terlalu jauh dari tempat mereka duduk.
Andi tak henti-henti nya menatap pasangan kekasih tersebut, Dalam lubuk hati nya yang paling dalam ia sangat merindukan sikap manja Dira, yang saat ini sedang ia lakukan kepada Rendy, padahal dulu saat mereka bersama. Dira hanya bermanja-manja pada diri nya dan bukan pada orang lain, Andy tak bisa membohongi perasaan nya sendiri, ia mengakui bahwa ia begitu mencintai Dira, meski sekarang Dira bukan milik nya lagi.
"Ehem, ehem...."
"Lo kenapa dir, Lo gapapakan" kata Andi.
"Apaan sih sejak kapan gue ganti nama, harusnya ada akikah an dulu gue" kata Reina mendengus kesal melihat Andi yang terlihat seperti orang ****.
__ADS_1
"Eh maaf Reina" kata Andi memelas.
"Lo cemburu lihat mereka berdua?" kata Reina menatap sendu dengan sinis dan kesal tentunya.
"Gu, Gue gak cemburu kok" kata Andi sambil memalingkan wajah nya dari tatapan mata reina.
"Gue udah gak selera buat makan, yuk kita pulang" kata Reina dan beranjak dari tempat duduk nya.
Kemudian Andi Manahan Reina, dan memegang tangan Reina dengan lembut.
"Kita akan tetap makan disini, oke Lo jangan marah lagi ya" kata Andi sambil mengelus pipi Reina.
Reina kembali ke tempat duduk nya, dan kembali menyantap makanan nya, entah karena efek lapar, Reina makan dengan begitu lahap dan ter sisa makanan di sudut bibirnya, sedangkan Andi berinsiatif untuk mengelap bibir Reina yang belepotan dan untuk kesekian kali nya kedua nya saling menatap hingga akhir nya Andi memalingkan wajah nya dari Reina.
__ADS_1
"Sial, kenapa sih gue semakin deg deg an ketika gue berada di samping andy" gumam Reina.
Tanpa di sadari ternyata Dira melihat semua keromantisan antara reina dan juga Andi, entah mengapa hati nya begitu sakit melihat mantan kekasih nya dan teman satu kampus nya itu semakin mesra saja, bahkan Dira berfikir apakah tidak ada sedikit penyesalan di hati Andi, yang dengan tega nya meninggal kan nya dengan alasan tidak cinta, sunggu alasan yang begitu konyol, tetapi mau tidak mau Dira harus menerima semua itu.
Rendy menatap Dira yang tengah menatap mantan kekasih nya, Rendy menarik nafas kasar, ia tau bahwa hati Dira masih untuk Andi meski status nya dengan Dira sekarang adalah pacaran, tetapi Rendy dengan sabar nya akan tetap menunggu, agar hati Dira sepenuh nya menjadi milik Rendy.
"Sayang, sudah siap makan nya" kata Rendy menyapa Dira.
"Eh iya kak, udah siap kok, Dira udah kenyang banget" kata dira sendu.
"Yaudah, kalo gitu kita pulang yuk sayang" kata Rendy mengajak Dira untuk pulang. setelah membayar makanan Rendy dan Dira pun pergi keluar dari dalam restauran tersebut. meninggal kan Andy dan Reina yang tengah bermesraan menurut Dira.
^***Kunjungi Novel perdana ku "cinta di balik persahabatan" Tentunya keren abis^
__ADS_1
Terimakasih untuk yang sudah memberikan komentar dan like nya. vote nya juga sangat author perlukan***.