
Aku masih terus menangis meratapi nasibku yang memang tidak pernah beruntung.
Aku mendengar seseorang menekan bel di luar apartemenku.
Dengan malas aku berdiri dan segera membuka pintu apartemenku namun tak kusangka sosok laki-laki yang saat ini menyakitiku ada didepan ku.
"Kau, untuk apa kau kemari" kata ku dengan ketus.
__ADS_1
"Aku ingin menjelaskan semuanya padamu" kata Rendy
"Sudah lah, aku tidak peduli lagi padamu, pergi lah dari sini dan jangan menganggu ku lagi" kata ku dengan begitu marah.
"Ku mohon dengar kan aku" kata Rendy sambil memegang tanganku.
Aku menangis sejadi-jadinya dan itu membuat nya tak tega, akhirnya dia melepaskan aku.
__ADS_1
"Kumohon dengarkan penjelasan ku kali ini saja aku akan pergi setelah kau mendengar penjelasanku dan mungkin ini untuk yang terakhir kalinya aku mohon" katanya sembari memegang kedua tanganku.
Aku menarik nafas lelah dan kemudian membiarkan dia menceritakan semuanya toh itu semua tidak merubah keadaan.
" Maafkan aku sebelumnya jika aku meninggalkanmu dengan cara seperti ini aku sudah menolak perjodohan itu tetapi kedua orang tuaku mengancamku mereka akan menyakiti diri mereka sendiri jika aku tidak menuruti keinginan mereka sebagai anak tentunya aku tidak tega tentunya. Aku sangat takut kehilangan kedua orang tuaku mereka sangat berarti bagiku dan dengan berat hati aku menerima perjodohan itu aku sempat ingin menghubungi mu dan memberitahumu semua ini, dan aku tak ingin kau mengetahuinya dari orang lain. Tetapi ketika aku ingin menghubungi mu handphoneku disita oleh kedua orang tuaku. Sehingga aku tak bisa menghubungimu kumohon Maafkan Aku Aku begitu mencintaimu Dira, tapi aku tak bisa apa-apa, aku hanya ingin melihat kedua orang tuaku bahagia di sisa hidup mereka. Mungkin memang kita tidak berjodoh dan jangan bohongi hatimu Dira jika kau memang masih mencintai Andi, perjuangkanlah Dira aku mohon kejarlah dia, Aku yakin dia bisa membuat bahagia di lebih dari aku" kata Rendy sambil meneteskan air mata.
"Kau tahu Rendy Aku sungguh suka membuka hatiku untukmu, meski memang belum sepenuhnya hati ini milikmu. Tapi aku sudah berusaha, Aku berusaha mencintaimu dengan caraku. Tapi apa balasan mu sekarang, kau mencampakkanku dengan seperti ini, bagaimana aku bisa tenang. Bagaimana aku bisa mengikhlaskan semua ini, kau tahu dengan susah payah Aku berusaha mencintaimu. Maka dengan mudah pula kau menghancurkan segalanya. Aku mohon mulai sekarang kau tak perlu menghubungiku lagi dan aku berharap kita tidak perlu bertegur sapa lagi" kata juga menangis.
__ADS_1
"Kau tidak perlu mengajariku untuk mendapatkan cinta dan kau harus tahu Andi berhak bahagia dengan orang lain dan aku sudah mengikhlaskan dia bersama Reina, kau pikir dia tidak mencintaiku kan, tapi kau salah dia begitu mencintaiku. Sampai dia rela meninggalkan ku bersamamu. Karena dia yakin kau bisa membahagiakan ku. Tapi kali ini pikirannya salah karena kau lebih lebih membuatku menderita, kau membuat ku mencintaimu lalu kau campakkan aku dengan cara sadis mu". Kemudian aku mendorongnya keluar apartemenku dengan kasar, lalu aku bersandar di balik pintu apartemenku meratapi kesedihan ku.