
Hari ini rencananya Dira akan melakukan facial menjelang acara lamaran nya diresmikan, Dira pergi menemui Rere dan Riri di kampus setelah pelajaran usai.
Saat di kampus Ia baru saja mencari Rere dan Riri karena ingin mengajak keduanya untuk melakukan facial bersama.
Ia berjalan gontai menuju taman yang tak jauh letaknya dari kampus saat ia berjalan tanpa sengaja dari belakang ada seseorang yang menggenggam tangannya dengan begitu kuat refleks Tira menoleh kebelakang untuk melihat Siapa pemilik tangan yang berani menyentuhnya tanpa seizin darinya.
Saat dia berbalik ke belakang ternyata yang ditemuinya adalah sosok yang selama ini selalu ia hindari, lelaki itu ialah Rendy lelaki yang sudah hampir dua minggu ini tidak ia temui dan memang Dira tidak akan ingin menemuinya.
" Kamu ngapain kamu disini dan mengapa kamu sentuh-sentuh aku" kata Dira dengan acuh.
"Biar aku mohon berikan aku waktu sedikit saja untuk berbagi cerita dengan mu jujur aku merindukanmu Dira" kata Rendy dengan wajah memelas nya.
__ADS_1
"Aduh maaf Rendy aku tidak punya waktu untuk melayanimu dan tidak punya waktu untuk mendengarkan ceritamu itu" kata Dira masih dengan mode cueknya.
"Dira, aku tahu hingga saat ini kamu masih marah sama aku dir aku sudah batal bertunangan and1 mohon kali ini maafkan aku" kata Rendy berkata pasrah pada Dira.
Dira yang saat itu sudah berjalan meninggalkan Rendy dengan sangat terpaksa berhenti berjalan dan kembali menoleh pada Rendy.
"Lalu jika kau batal bertunangan dengannya apa urusannya denganku kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi jadi aku mohon jangan ganggu aku lagi" kemudian diratakan pergi menjauh dan hilang lenyap dari pandangan Rendy.
Kemudian dia mulai berjalan untuk menemui Rere dan Riri namuniya kembali mengingat peristiwa dimana seluruh mahasiswa yang ada di kampus tengah menggosipkan Rendy dan tadi Rendy berkata bahwa ia sudah ber batal melanjutkan pernikahan mereka.
"Ah sial kenapa aku tidak menanyakan padanya tadi harusnya kan aku bertanya supaya aku tahu sekarang aku kembali gelisah dengan pertanyaan yang sama kau bodoh Dira" kata aku menggerutu dalam hati.
__ADS_1
Kemudian Dira melihat Rere dan Riri sudah menunggunya di kursi taman ia menghampiri Rere dan Riri.
"Udah lama lo pada nungguin gue, sorry gue telat" kata Dira pada keduanya.
" Lama banget sih Ra kita lo capek banget nungguin lo parah lo emang ya" kata Rere dengan wajah kesalnya dan itu adalah wajah kesal yang dibuat-buat oleh Riri.
" Ye biasa aja dong lu biasanya juga Gue nungguin lo pada" kata Dira.
Hanya dijawab dengan kekehan oleh keduanya.
Mereka pun pergi facial, Dira merasakan aman tentram karena Ia memang sudah mempersiapkan pesta pertunangannya dengan Andi dan kemungkinan dua hari lagi keluarga Andi akan meresmikan hubungan Dira dan Andi.
__ADS_1
Dira tersenyum ketika membayangkan bagaimana acara lamaran nya dengan Andy nanti.
Setelah facial merekapun shopping ke mall dan bercanda ria di sana dalam hati Dira berkata, mungkin kita nggak bakal bisa kayak gini lagi nanti kalau gue udah nikah sama Andi dan pastinya Gue bakal selalu ngurusin Andi dan gak bakal sempat untuk jalan-jalan bareng kalian lagi Gue sayang sama kalian meski cara gue nyebelin bagi kalian, miss you rere dan Riri. 😘😘😘