BUDUBYNSITTER

BUDUBYNSITTER
LERENG


__ADS_3

AUTHOR P.O.V


Caca memang  sengaja menyiapkan diri dan twins belakangan karena rasanya percuma dirinya dan twins bersiap jika orang yang akan mengantar mereka tidak ada, dengan waktu 30 menit caca dan twins akhirnya keluar kamar dan segera menemui dimas.



diparkiran dimas sudah menyambut mereka dengan ekspresi dinginnya, hal seperti itu sudah biasa untuk caca jadi dirinya tidak lagi peduli akan suasana hati dimas, yang diinginkannya sekarang yaitu memamerkan keluarga mereka ke orang-orang lain dan berjalan-jalan bersama untuk meninggalkan kenangan bahagia bersama keluarga kecilnya.


setelah duduk di dalam mobil caca tiba-tiba teringat masa kecilnya yang kelam, dulu caca kecil sangat tahu rasanya tidak diinginkan orang lain, caca kecil sangat mengerti begaimana rapuhnya dia tanpa kasih sayang, caca kecil yang harus bertahan dengan belas kasih orang lain.



caca kecil yang selalu iri karena tidak ada yang menggandeng tangannya lalu mengajaknya tertawa bersama di panti asuhan lalu setelah diadobsi dan memiliki keluarga layaknya orang normal ternyata nasibnya tidak jauh berbeda.

__ADS_1


caca kecil saat itu memiliki ayah dan ibu tapi itu hanya status dikehidupan nyata dirinya lebih layak dikatakan budak, mereka hanya menjadikan caca kecil sebagai temeng menutupi kekurangan mereka karena tidak bisa memiliki anak.


setelah dewasa pun caca hanya dianggap sapi perah, mereka selalu memeras caca sebagai ganti rugi mereka yang selama ini telah membesarkan dan menyekolahkannya.


Caca tidak akan pernah membenci orang tua angkatnya karena baginya sekeras apapun mereka, mereka selalu ada untuk caca, setidaknya bagi caca mereka masih memiliki nurani hingga membiarkan caca hidup hingga saat ini.


semua cemohan dan pukulan dari mereka membuatnya menjadi sosok yang tegar dan mandiri, dan kewarasaan menjadikannya sosok yang baik hati  harapannya saat ini hanya tidak ingin ada lagi caca-caca kecil yang lainnya yang harus mengalami hal buruk sepertinya dan twins adalah sosok nyata dihadapan caca yang harus diperjuangkan untuk mendapatkan kenangan-kenangan indah yang tidak pernah didapatkannya dulu.


walau cerita indah ini akan menjadi cerita pahit suatu hari nanti tetapi menurut caca ini lebih baik dibanding dirinya yang tidak menyimpan secuil kenangan pun bersama orang tua kandungnya, ya jelas karena kata mereka caca kecil masih terbungkus ari-ari ketika dibuang oleh sepasang manusia budak nafsu.


tanpa uang dari dimas caca takkan bisa makan dengan tenang karena selalu diteror oleh orang tua angakatnya.


caca tidak pernah percaya akan cinta karena selama hidupnya dia tidak pernah mendapatkan ketulusan dan dicintai oleh orang- orang disekitarnya namun setelah melihat twins dan kematian bella caca menjadi sosok yang penuh rasa mencinta, perasaan itu tumbuh dengan sendirinya, amarah dan kebencian tentu saja ada namun seakan lenyap jika caca menyentuh dan memeluk twins.

__ADS_1


ketika melihat dimas rasa itu berkembang begitu besar tapi lagi-lagi caca tidak bisa menyalurkan amarahnya karena dimas dan uangnya adalah hal yang sangat dibutuhkan caca sampai saat ini.


Entah berapa lama caca merenung hingga tidak menyadari jika mereka telah sampai disalah satu moll ternama di kota ini.


daniel dan danisa yang baru pertama kali bepergian jauh dari kediaman mereka tentu saja sangat antusias memperhatikan hal - hal yang baru mereka temui, senyuman dan ocehan-ocehan dari twins membuat caca tertawa bahagia.


mereka pergi hanya berempat dan tidak membawa kereta dorong untuk twins, dengan sangat terpaksa dimas akhirnya membawa danisa dalam menggendongnya, danisa terlihat sangat bahagia hingga beberapa kali menampar wajah dimas, caca sangat bersyukur dengan hal itu setidaknya danisa bisa memukul dimas saat ini tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi jika twins dewasa nanti.


caca yakin danisa tidak hanya akan menampar dimas tapi akan senang hati membunuh dimas jika tahu kejahatan dimas pada mereka.


Hal ini yang membuat caca bangga dan bahagia karena secara tidak langsung dimas mulai membuka diri menerima twins dan tatapan juga aksi beberapa paparazzi yang mengabadikan moment keluarga kecilnya, mereka membuat twins mendapatkan pengakuan mereka sebagai anak dimas hal - hal itu tidak terpikirkan oleh caca tapi setidaknya caca sudah berhasil menghancurkan benteng pertahanan dimas.


caca juga berhasil membagun kebahagian untuk twins dimasa akan datang, jikalah dimas benar-benar membuang caca dan twins setidaknya dunia tahu jika dimas memiliki dua orang anak walaupun mendapatkan cemohan karena dianggap hamil diluar nikah tapi lagi-lagi dimas dan caca tidak peduli toh tuduhan mereka tidak benar.

__ADS_1


mereka hidup bukan dari mulut-mulut yang tak berotak itu, hari ini mungkin mereka mencemoh tapi jika mereka tahu faktanya caca yakin dirinya harus mendapatkan penghargaan sebagai wanita wanita berhati suci tidak sepeti mereka yang berpura-pura namun otak dan tubuhnya sangat kotor.


__ADS_2