Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 10. Pagi Yang Hangat


__ADS_3

Langit masih agak gelap ketika Gege berpamitan pada Aina istrinya untuk berangkat ke Inhu bersama Pak Min asisten nya.


"Hati-hati dijalan ya Bi.. Nyetirnya pelan-pelan aja.. Gak usah kebut -kebut.. Kalau Ngantuk atau lelah minta ganti sama pak Min ya.!! " Ucap Aina sambil mengantar suaminya menuju mobil.


"Siap Buk boss.. Cerewet banget sih bini ku ini!! " jawab Gege bercanda sambil mencubit gemes hidung istrinya.


Pak Min sudah berdiri didepan pagar rumah menunggu Gege untuk berangkat.


"Pak Min.. titip suami saya ya.. Kalau dia ngebut bawa mobil nya jangan sungkan ditegur aja ya pak!" Ucap Aina pada Pak Min.


"Inshaa ALLAH Non! " jawab Pak Min dengan sopan.


"Berangkat dulu ya sayang.. Buk.. Mbok.. Assalamualaikum!" Ucap Gege pamit.


"Waalaikumsalam" jawab Aina, Ibu dan Mbok Jumi hampir bersamaan.


"Non Aina mau sarapan? " tanya mbok Jumi sambil berjalan masuk kedalam bersama Ainara dan Ibunya.


"Saya belum lapar mbok, mau mandi dulu aja ya! Ibu ma Mbok Jumi kalau mau sarapan duluan lanjut aja ya! " Ucap Aina kemudian naik ke lantai atas menuju kamarnya.


Setelah mandi dan merasa segar, Aina duduk di kursi Malas yang ada di balkon kamar.


Pelan-pelan di usap nya perutnya yang mulai membuncit.

__ADS_1


"Sehat-sehat ya nak... Abi lagi keluar kota, Jadi kita gak boleh buat Abi risau ya nak!" Ucap Aina sambil terus mengusap perutnya.


Aina berbaring dikursi malas menikmati sejuknya udara pagi sambil mendengarkan alunan murrotal hingga iya tertidur.


"Aina.. sudah jam 8 pagi, sarapan Yuk! " Ujar Ibu membangunkan Aina dari tidurnya.


"Astagfirullah.. Aina ketiduran Buk! sudah jam berapa sekarang? " tanya Aina pada Ibu nya.


"Jam 08.05 wib. Ayok sarapan! Kalau lagi hamil Itu gak baik tidur pagi.. Pamali kata orang kampung!! " Ujar Ibu menasehati Aina.


"Iya Buk.. Aina ketiduran gak sengaja! " jawab Aina sambil menuruti ajakan ibu nya untuk sarapan.


"Gege udah sampai mana ya Buk?! " tanya Aina pada Ibu nya sambil menikmati lontong sayur buatannya Mbok Jumi.


"Gak mau ah Buk, takut nanti ganggu konsentrasinya yang lagi nyetir! " jawab Aina manja.


"Yaudah kalo gitu sabar aja. Nanti juga kalau udah sampai pasti Dia kabarin kamu. Gak usah terlalu khawatir yang berlebihan! " jawab Ibu lagi padanya.


"Maklumlah Buk, ini pertama kalinya nya Non Aina ditinggal jauh sama Den Gege.. manten baru, jadi baru juga di tinggal bentar udah kangen aja! " Ujar Mbok Jumi menggoda Aina.


"Mbok Jumi bisa aja..!!! " jawab Aina malu.


"Tapi Alhamdulillah ya Buk, semenjak Ibu ada disni Aina gak pernah Kram perut lagi. Makan nya juga udah lumayan banyak. Sepertinya obat kampung yang ibu bawain kemarin Itu mujarab.! cuma tinggal morningsickness nya aja. Kalau pagi masih mual banget apa lagi kalau sikat Gigi, mesti muntah! " cerita Aina.

__ADS_1


"Nama nya hamil muda emang begitu, dinikmati aja.. " Ucap Ibu pula.


"Ohya, nanti siang Ibu mau kerumah tante Rahmi, sejak di pekanbaru belum pernah kesana" Ucap Ibu lagi.


"Aina Ikut ya Buk.." pinta Aina.


"Emang udah kuat? " tanya Ibu.


"Inshaa ALLAH Buk.. Lagi pula udah bosan banget Buk dirumah terus!" Ucap Aina lagi.


"Yaudah Kalo gitu, ntar siang kita kesana naik taxi aja" Ucap Ibu lagi


"Oke..!! Mbok Jumi mau ikutan gak? " Ujar Aina


"Gaklah Non, Mbok Jumi dirumah aja jaga gawang! " jawab mbok Jumi sambil bercanda.


"Emang permainan bola jaga gawang?! " jawab Aina pula sambil tertawa.


Merekapun tertawa bersama.


Pagi yang hangat dan indah


Aina begitu bahagia.

__ADS_1


__ADS_2