Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 11. Khawatir


__ADS_3

Untuk pertama Kalinya nya Aina di tinggal jauh oleh Gege suaminya semenjak mereka resmi menikah.


Aina merasa begitu khawatir.


Pengalaman masa lalu nya ketika almarhum Randy meninggal karena kecelakaan membuatnya trauma dan begitu khawatir akan keselamatan Gege suaminya.


"Ya ALLAH selamatkanlah suamiku yang sedang jauh diluar kota ya ALLAH. Beri kelancaran untuk semua kerjaan nya. Jaga Dia untuk ku ya ALLAH. Tenangkan pula hati yang terlalu khawatiran ini. Aamiin ya Robbal Alamiin.. " Ucap Aina menutup doanya setelah selesai mengerjakan shalat isya.


Aina berbaring di tepi ranjang menghadapi kearah balkon.


"Trut.. Tutt.. " suara getar HP nya berdering.


"Assalamualaikum sayang!! Lagi apa? Udah makan malam? " Terdengar suara Gege suaminya yang begitu dikhawatirkan sedang berbicara di seberang telepon.


"Waalaikumsalam Abi.. Umi lagi mikirin Abi.. Kamar ini terasa sepi sekali tanpa kamu Bi! Cepat pulang ya!! Umi Rindu..!! " jawab Aina dengan manja pada suaminya.


"Ya ALLAH sayang.. Baru juga sehari ditinggalnya.. Inshaa ALLAH Abi segera pulang kalau semua urusan udah selesai ya! Doakan semua kerjaan Abi disini lancar ya.. Umi jaga kesehatan! jangan lupa minum vitamin nya ya! " Ucap Gege lagi di seberang telepon.


"Aamiin... iya Abi... Miss U!! " balas Aina pula.


"Yaudah, selamat istirahat ya sayang.. Miss u too.. Assalamualaikum! " jar Gege lagi.


"Waalaikumsalam! " jawab Aina, lalu menutup telepon dari suaminya.


Terdengar suara pintu kamar dibukanya.

__ADS_1


Ibu masuk kedalam kamar dan menghampiri Aina yang sedang berbaring.


"Kok belum tidur? " tanya Ibu.


"Barusan abis teleponan sama Gege Buk" jawab Aina, lalu duduk disisi Ibunya.


"Bagus Kalau gitu. Sekarang kamu tidur ya, udah malam ini. Kamu harus jaga kesehatan.!" Ujar Ibu lagi pada Aina.


"Aina gak bisa tidur Buk! " jawab Aina.


"Kenapa? Masih khawatir sama suami mu? kan barusan abis teleponan. Udah gak usah terlalu khawatir yang berlebihan. Gak baik!! Ibu tau mungkin Aina masih trauma dengan Apa yang terjadi pada almarhum Randy, Tapi Kamu mesti ingat nak.. takdir Itu semua sudah di tentukan sama sang pemilik kehidupan. Tugas kamu sekarang mendoakan untuk keselamatan suamimu. Smoga dia selalu dalam lindungan ALLAH SWT. Aamiin. Berfikir positif dan jangan berfikir yang tidak bermanfaat. Ingat kalau kamu itu sekarang sedang hamil.. mesti jaga kesehatan biar suami mu juga tenang kerja nya disana. Jadi sebaiknya sekarang istirahat dan tidur ya! " ujar ibu menasehatkan Aina.


"baik buk! " jawab Aina pelan.


"Ibu mau kemana? malam ini tidur sama Aina kan? " tanya Aina pula ketika melihat ibu berdiri dari tempat tidur.


"Oh.. oke!! " jawab Aina lagi sambil tersenyum.


Ainapun mencoba memejamkan matanya agar tertidur.


"Ainara...!! Mama rindu nak... Ainara mendekat dan mengelus lembut perut Aina. Lalu dia tersenyum dan mencium pipi Aina. Aina memeluk Ainara erat sekali... Ainara senang gak mau dapat adek? tanya Aina. Ainara mengangguk. Ainara memeluk Aina lagi. Tangan mungilnya menghapus air mata Aina. Aina mencium lembut tangan mungil Ainara anaknya.."


Aina terbangun dari mimpi indahnya tetang Ainara putri kecilnya.


"Ainara.. mama rindu naakk!! " ucap Aina memeluk bantal guling disampingnya.

__ADS_1


diliriknya kearah Ibu yang sedang tidur lelap disamping nya.


dilihatnya jam 03.05 di layar HP.


Aina bangkit untuk mengerjakan shalat tahajud.


"Ya ALLAH trimakasih untuk mimpi indah yang baru saja engkau hadirkan dalam tidurku. Betapa rindu nya Aku pada Ainara putriku. titip Dia ya ALLAH.. Jadikan Ainara dan Randy sebagai ahli syurgamu..!! Aamiin ya ALLAH!! " ucap Aina dalam doanya setelah shalat tahajud.


Ibu terbangun dari tidur dan melihat Aina khusyuk dalam doanya.


Dia kemudian medekat dan duduk disamping Aina setelah Aina selesai shalat.


Aina melihat kearah Ibu yang duduk disamping nya.


Aina memeluk Ibu nya erat.


Dia menangis.


"Kamu kenapa? " tanya Ibu sambil mengusap lembut rambut anaknya.


"Aina mimpi Ainara Buk.. Aina rindu Ainara.. dalam mimpi, Ainara mengelus perut Aina dan terlihat senang karna akan punya adik. Aina rindu sekali sama Nara Buk!! " ucap Aina di sela tangisnya.


Ibu memeluk nya erat.


"Itu artinya Ainara ikut bahagia karna akan dapat adik.. Jadi kamu mesti jaga kesehatan ya.. Selalu kirim doa untuk almarhumah Nara dan almarhum Randy ketika kamu rindu pada mereka. Inshaa ALLAH doa kamu sampai pada mereka disana. Dan merekapun pasti merasakan hal yang sama terhadap mu sayang!! Sekarang pergi istrihata gih.. masih malam. nanti subuh Ibu bangunin yah! giliran Ibu lagi yang shalat tahajud! " ujar Ibu pada Aina.

__ADS_1


Aina pun mengangguk menuruti perintah Ibu nya.


__ADS_2