Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 8. Positif


__ADS_3

Dua bulan lebih sudah pernikahan Aina dan Gege terlewati dengan begitu indah.


tidak ada bulan madu.


mereka hanya melewatkan masa cuti Gege dengan selalu bersama, lengket seperti perangko yang tak perpisahkan.


Gege sudah kembali mengajar di pondok pesantren Darussalam milik Kyai Ma'aruf.


Aina sendiri sudah kembali kerutinitasnya bersama Buk Nita dan Susi di Ainara bakery miliknya.


Aina juga sudah kembali mengajar di pondok thafiz milik Om Indra.


Tiap malam selasa dan kamis, Gege dengan sabar menemaninya ke pondok thafiz.


Smua sudah kembali beraktiftas seperti semula.


Aina merasa perut nya tidak nyaman sejak kemarin malam.


"Awwhh.. sakit sekali!! " Ucap Aina mengeluh lalu duduk di kursi yang ada di dapur bakery.


"Aina kenapa? " tanya Buk Nita ketika melihat Aina mengerang kesakitan.


"Perut Aina sakit Buk! Kram! masuk angin kayaknyaaa.. " jawab Aina sambil memijat perutnya yang sakit.


Tiba-tiba Aina merasakan mual yang luar biasa, Dia lari kearah toilet dan memuntahkan semua isi perutnya.


Buk Nita membantunya mengambilkan air minum.


Wajah Ainara pucat sekali.


"Ibuk telepon Gege buat antar kamu ke dokter ya! " Ucap Buk Nita lagi pada Aina.


Aina hanya bisa mengangguk.

__ADS_1


Buk Nita kemudian memapah Aina berjalan kedalam kamar tempat mereka biasanya beristirahat dan shalat.


"Assalamualaikum!! " Terdengar suara Gege mengucapkan salam dan masuk kedalam Toko.


"Waalaikum salam" Jawab Susi yang sedang menyusun kue kedalam etalase.


"Kak Aina ada di dalam kamar bang!" Ujar susi lagi pada Gege.


"Makasih Susi!! " jawab Gege segera menuju ke arah kamar di dekat dapur.


Aina berbaring meringkuk memegang perutnya yang kram.


"Sayang.. perutnya kenapa??" tanya Gege mendekat.


"Sakit sekali!! " Ucap Aina menahan sakit.


" Kita kedokter ya!! " Ucap Gege.


Dengan sigap Gege menggendong Istrinya di bantu Buk Nita yang membawakan tas Aina menuju mobil.


Gege segera membawa Aina ke klinik langganan keluarga nya.


Aina di periksa oleh dokter Musdalifah. Dokter langganan keluarga Gege.


"Gimana dok? " tanya Gege segera setelah Aina dikelilingi periksa.


"Alhamdulillah.. Istri Mas Gege positif hamil. Selamat ya!! " Ucap dokter Musdalifah pada Gege.


"Masyaallah..!! Alhamdulillah!!.makasih Dok!" Jawab Gege bahagia.


Gege lalu mencium tangan istrinya yang masih berbaring di atas matras.


Aina menangis haru bahagia mendengar ucapan dokter.

__ADS_1


"Alhamdulillah! ".ucapnya pelan sambil mengusap perutnya yang masih terasa agak nyeri.


"Tapi kandungan nya masih sangat muda, baru jalan dua minggu. Masih sangat rentan!! Apa lagi kalau Sering mengalami Kramer seperti yang barusan terjadi, cukup berbahaya bagi kandungannya. Jadi, mesti banyak istirahat dan jangan terlalu capek apa lagi stres ya!!" ucap dokter Musdalifah lagi pada Gege dan Aina.


Aina mengangguk mengerti.


"Kita langsung pulang aja ya sayang, gak usah balik ke toko lagi, biar kamu bisa istirahat dirumah. Nanti sampai rumah langsung minum obat ya! Pokoknya nya mulai sekarang kamu gak boleh capek-capek lagi ya! jangan banyak kerja dulu... Banyakin istirahat nya! Oke!! " Ucap Gege pada Aina.


"Baiklah pak suami!! " Ucap Aina menggoda suaminya yang sedang menyetir dengan serius.


Sampai dirumah, Gege memapah Aina masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar.


Pak Min dan Mbok Jumi yang sedang santai menikmati kopi di Meja dapur segera berdiri dan berjalan kearah Aina dan Gege.


"Non Aina kenapa? "tanya Pak Min.


"Perutnya kram Pak !! Aina Positif Hamil!!" Ucap Gege menjawab pertanyaan Pak Min.


"Alhamdulillah!! " jawab Pak min Dan Mbok Jumi bersamaan.


"Mbok Jumi tolong bawain air putih hangat ke kamar ya!!"Ujar Gege lagi.


"Baik Den! " jawab mbok Jumi.


Aina berbaring diatas tempat tidur.


Gege mengusap lembut perutnya menggunakan minyak telon.


Setelah minum obat Ainapun tertidur pulas.


"I love You sayang! " Ucap Gege mencium kening istrinya yang tertidur.


"Ya ALLAH beri kesehatan dan kelancaran untuk istri dan anak hamba yang ada di dalam kandungan ini ya ALLAH... Aamiin!! " Ucap Gege pula sambil mencium perut istrinya yang beraroma minyak telon.

__ADS_1


__ADS_2