
Setelah hampir satu bulan lamanya Lia dan Wahyu bolak balik menginap antara rumah Gege dan rumah orangtua Wahyu, akhirnya besok adalah hari dimana Lia dan Wahyu akan memulai kehidupan rumahtangga mereka yang sebenar-benarnya.
Rumah peninggalan orangtua Lia sudah selesai di renovasi.
perabotan nya pun sudah cukup untuk menjadi sebuah rumah tinggal bagi keluarga kecil Wahyu dan Lia.
Besok Wahyu dan Lia beserta Gege sekeluarga akan berangkat menuju rumah warisan orangtua Lia untuk melaksanakan acara selamatan pindah rumah.
Setelah selesai berkemas-kemas, Lia dan Wahyu bergabung duduk di ruang tamu bersama Gege sekeluarga.
Tampak Aina sedang asik berbaring di pangkuan suaminya pada sofa panjang yang menghadap ke layar televisi.
Gege mengelus-elus lembut perur buncit Aina sambil fokus menonton acara berita.
Sementara Tika dan Adam asik dengan mainnan nya masing-masing.
Mbok jumi dan Pak Min menikmati kue bolu tape yang di bawa Aina dari toko bakery.
Lia kemudian menyajikan teh hangat pada Wahyu suaminya lalu ikut duduk di sofa sebelah kanan bersama Wahyu.
"Udah selesai packing nya?" tanya Aina pada Lia dan Wahyu.
"Alhamdulillah sudah kak.. Sebagian pakain Lia tidak Lya bawa ya Kak.. Biar aja tinggal di lemari.. Jadi Tiap kemari gak perlu bawa pakaian lagi.. Boleh kan?" tanya nya pada Aina.
"Boleh dooong.." jawab Aina sambil bercanda.
"Terimakasih ya Kak.. Abang... semua jasa Abang dan Kakak tidak akan pernah bisa Lia balas.." ujar Lia lagi pada Gege dan Aina.
__ADS_1
Lia merasa begitu beruntung bisa bertemu Aina dan Gege melalui kecelakan waktu itu.
Aina dan Gege begitu baik padanya dan Heri.
Aina dan Gege tidak hanya menepati janjinya untuk bertanggung jawab ketika Lia mengalami patah kaki, Bahkan Aina dan Gege menjadikan Lia sebagai adik angkatnya.
Aina dan Gege bahkan tidak segan mengeluarkan biaya yang cukup besar dalam perayaan pesta pernikahan nya bersama Wahyu bulan lalu.
Gege dan Aina juga turut membatu biaya renovasi rumah warisan orangtua Lia dan membelikan berbagai kelengkapan perabot agar rumah itu layak untuk dihuni oleh Lia dan Wahyu.
Lia benar-benar merasa beruntung memiliki Abang dan Kakak angkat seperti Gege dan Aina.
"Kamu ngomong apa sih.. Kami ini kan wali mu.. jadi wajar dong kami ingin adik kesayangan kami hidup nyaman di rumah barunya bersama suami. Abang dan Kakak janji setelah ini kami tidak akan lagi mengganggu dan ikut campur urusan rumahtangga kalian. Tapi jika Wahyu berani menyakiti kamu.. Kamu lapor sama Abang.. Biar Abang yang kasih pelajaran padanya.. hahaha" Ucap Gege bercanda.
"Siap Pak Bos... Pokoknya adik Pak Bos akan saya jaga seperti menjaga anak bayi.. bahkan nyamuk pun tidak akan saya biarkan menyakiti dirinya.. hahahha" jawab Wahyu membalas candaan Gege.
Lia kemudian dengan spontan memeluk Aina dan menangis ketika Aina berdiri untuk kembali ke kamarnya beristirahat bersama Gege.
"Terimakasih untuk semua nya Kakak.. Maafkan semua kesalahan Lia baik yang di sengaja dan tidak di sengaja kepada Kakak. Lia sayang Kakak.." ucap nya sambil menangis dalam pelukan Aina.
"Kakak juga sayang sama Lia.. Jadilah istri yang baik untuk suami mu. Jaga selalu harkat dan martabat mu sebagai seorang istri. Kakak akan selalu berdoa untuk kebahagiaan mu dan Wahyu.." jawab Aina dengan penuh rasa haru.
Lia kemudian menyalami Gege yang berdiri terpaku dan haru menyaksikan pelukan perpisahan Lia dan Aina.
"Terimakasih untuk semua jasa Abang pada Lia... Tak akan pernah bisa Lia balas Bang.. Maafkan semua kesalahan Lia ya Bang" ucap nya pula sambil mencium tangan Gege.
"Semoga ALLAH melimpahkan kebahagiaan untuk keluarga mu yang baru ya.. Maafkan Abang juga jika Abang ada salah ya.. Kami semua pasti akan merasa kelihangan mu" jawab Gege pula pada Lia.
__ADS_1
Tika dan Adam kemudian berlarian memeluk Lia sembari menangis.
"Tante sering-sering main kesini ya.." ucap Tika pada Lia.
"Pasti sayang... Nanti setiap kali tante kesini kita pergi jalan ya.. main timezone atau pergi piknik.. oke?" jawab Lia menenangkan Tika dan Adam.
Tika dan Adam pun mengangguk bersamaan lalu tersenyum bahagia.
"Malam ini Tante temankan kalian tidur.. dan Tante akan ceritakan dongeng sebanyak 2 kali untuk kalian. Jadi sekarang kalian naik dulu ke kamar, bersiap-siap sebentar lagi tante menyusul. Oke?!" Ujar Lia lagi pada Tika dan Adam.
Keduanyapun kemudian berlarian kekamarnya.
Lia selanjutnya bermaaf an dengan Mbok Jumi dan Pak Min yang juga begitu menyayangi Lia selama Lia tinggal di keluarga ini.
"Mbok doakan segera dapat momongan ya Non.." ucap Mbok Jumi pada Lia.
"Aamiin.. makasih Mbok.. Pak.." jawab Lia pada Mbok Jumi dan Pak Min.
Malam ini adalah malam terakhir Lia menginap di rumah ini.
Hampir enam bulan lama nya Lia menjadi bagian dari keluarga ini.
Tidak sedikit cerita dan kebahagiaan yang menjadi kenangan terindah untuk Lia.
Gege dan Aina merupakan pasangan yang patut untuk di jadikan contoh bagi Lia dan Wahyu dalam membina sebuah rumahtangga.
"Semoga rumahtanggaku dan Mas Wahyu bisa menjadi sebuah rumahtangga impian seperti Bang Gege dan Kak Aina. Aamiin" ucap Lia dalam hati
__ADS_1