Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 9. Pregnant


__ADS_3

Aina merasakan perbedaan yang begitu bertolak belakang dengan kehamilan nya beberapa tahun lalu ketika dia mengandung almarhumah anaknya Ainara.


Masih teringat jelas ketika hamil Ainara dia tidak pernah mengalami mual dan masalah pada nafsu makannya sama sekali. Malah sebaliknya, selama hamil Ainara bawaan nya lapar dan selalu ingin makan.


Bahkan tidak jarang dia membangunkan Randy untuk menemaninya makan di tengah Malam buta.


Namun kehamilan nya kali ini jauh berbeda.


Fisik Aina begitu lemah.


bahkan nafsu makan nya pun tidak ada.


Dia sering sekali mengalami Kram perut dan muntah-muntah.


Ain terpaksa kembali berhenti dari aktifitasnya di toko kue maupun mengajar di pondok thafiz.


Tiap hari di habiskan nya hanya untuk berbaring dan beristirahat dirumah saja.


badan nya terasa sangat Lemah.


Bahkan terkadang untuk berjalan kedapur pun Dia tidak sanggup.


"Sayang.. makan dulu Yuk! ini ada sup jagung hangat baru di buat sama Mbok Jumi! " Ucap Gege membangunkanku tidur nya.

__ADS_1


Aina duduk di tepi ranjang menghadap kearah arah Gege suaminya.


Dengan sabar Gege menyuapkan sup jagung hangat pada Aina.


"Maaf ya Bi... Umi benar-benar gak kuat mau bangkit dari tempat tidur. Lemes banget Bi.. Bawaan nya mau rebahan aja.. " Ucap Aina pada suaminya.


"Gakpapa sayang.. lusa inshaa ALLAH Ibu datang dari kampung, kemarin Abi udah telepon minta Ibu untuk datang menemani kamu, karna kemungkinan sabtu besok Abi harus berangkat ke Inhu buat kontrol para pekerja di kebun sawit. Gak Apa ya!! " Ucap Gege pada Aina.


"Berapa lama disana? jangan lama-lama ya.. Umi Gak bisa kalo gakda Abi..!! " tanya Aina manja.


"Paling dua atau tiga hari sayang.. gak lama Kok, Pokoknya kalau semua kerjaan udah beres, Abi langsung pulang. Janji!! " Ucap Gege sambil mengacak lembut rambut istrinya.


***


"Aina Rindu sekali Masakan Ibu..!!" Ujar Aina sambil menyantap rendang udang buatannya Ibu nya.


"Makan yang banyak biar bayi dalam kandungan kamu sehat. Kata Gege semenjak hamil kamu gakda nafsu makan!" Ucap Ibu pada nya.


"Makasih ya Buk! " Ucap Aina lagi dengan manja pada Ibu nya.


Gege turun dari kamar menuju kearah dapur dan duduk di samping istri yang sedang makan.


"Waahh... seperti nya Ibu harus tinggal lama disini biar Aina makan nya banyak" Ujar Gege pada Ibu mertuanya.

__ADS_1


Ibu kemudian menyajikan Gege makan malam untuk Gege.


merekapun menikmati makan malam dengan menu rendang udang special buatan Ibu Aina.


"Sayang.. Besok Abi berangkat ya!! Abis shalat subuh dengan Pak Min!! " Ucap Gege pada istrinya.


Aina hanya menjawabnya dengan mengangguk.


"Buk.. titip Aina ya.. Dia sering Kram perut kalau malam, jadi kalau boleh selama Gege gakda Ibu tidur di kamar atas aja sama Aina ya Buk! " pintaku Gege pada Ibu mertuanya.


"Kamu tenang aja.. Inshaa ALLAH Aina baik-baik aja. Kamu fokus aja sama kerjaan kamu disana. Jaga diri baik-baik. Pergi Selamat dan pulang selamat pula !! " Ujar Ibu pada Gege.


"Aamiin... Inshaa ALLAH Buk. Makasih ya Buk! " Ucap Gege lagi.


"Sayang disana jangan lama-lama ya..!! " Ujar Aina dengan manja pada suaminya.


"Siap Buk boss..!! " Ucap Gege sambil mengelus pipi sang istri.


Sesungguhnya Aina sedikit khawatir karna Gege harus pergi keluar kota dengan perjalanan yang cukup panjang dan lama.


Dia masih Agak trauma jika mengingat kembali kenangan Almarhum Randy yang meninggal saat melakukan perjalanan dinas keluar kota.


"Ya ALLAH selamatkanlah suamiku dalam perjalanan nya! Aamiin" Ucap Aina dalam hati sambil menantap lekat kearah sang suami.

__ADS_1


__ADS_2