
Harapan Adam untuk segera mendapatkan seorang adik menjadi doa yang hampir setiap malam Aina panjatkan pada sang pemberi kehidupan.
"Ya ALLAH.. Jika engkau mengizinkan, tolong kabulkan harapan Adam ya ALLAH. Izinkan kami kembali menimang seorang anak ya ALLAH.. agar makin lengkap lah kebahagiaan kami. Aamiin" ucap Aina dalam doa di seperempat malam.
Gege terbangun dari tidurnya.
Dilihat nya sang istri sedang khusyuk dalam doa nya.
Dia tau tentang kegalauan yang dirasakan Aina.
Permintaan polos Adam untuk bisa memiliki seorang adik tentu menjadi beban bagi Aina.
Gege turun dari tempat tidur.
Kini giliran nya mengerjakan shalat malam dan berdoa kepada ALLAH mengadukan semua harapan istri dan anaknya yang tentu saja juga menjadi harapan nya.
Selesai shalat Gege duduk mengambil air minum yang ada di tangan istrinya.
Di teguk nya air minum sisa Aina.
"Umi kenapa? " tanya nya melihat kegalauan sang istri.
"Tidak kenapa-kenapa Bi.. Umi cuma kefikiran permintaan Adam tentang adik kecil. Sudah hampir satu tahun pasca keguguran, tapi sampai sekarang belum ada tanda kalau Umi hamil lagi Bi. Apa kandungan Umi bermasalah ya Bi?! " tanya Aina pada Gege.
"Inshaa ALLAH Umi.. Anak itu kan rezeki dari ALLAH, tugas kita cuma berdoa dan berikhtiar. Jika ALLAH mengizinkan inshaa ALLAH sampai masa nya nanti kita bisa memberikan adik untuk Adam. Tak perlu menjadi beban fikiran.Oke?" ucap Gege sambil meraih istrinya dalam pelukan.
"Ayok kita ikhtiar lagi... mumpung belum subuh!! " bisik Gege dengan nada nakal menggoda sang istri.
"Abi....!! " Ucap Aina dengan wajah memerah malu.
****
Pulang dari toko bakery, Aina dan Adam berkunjung kerumah Tante Rahmi.
__ADS_1
"Banyakin makan sayur toge, kalo perlu toge mentah di blender trus di minum seperti jus!" ucap tante Rahmi di sela perbincangan nya dengan Aina.
"Emang toge bisa jadi jus Nte? emang rasa nya enak? " tanya Aina pula.
"Ya bisa lah jadi jus. Tinggal di blender aja trus di saring trus minum air nya. Tapi yang nama nya obat itu ya tentu saja gakda yang enak.." ujar tante Rahmi lagi menjelaskan.
"Coba aja.. mana tau mujarab.. lagi pula gakda efek samping nya kok!!" ucap Tante Rahmi lagi.
"Entar deh dirumah Aina coba Nte..! " jawab Aina pula.
Aina dan Adam pulang kerumah menjelang magrib setelah puas melepas rindu di rumah Tante Rahmi.
Dalam perjalanan Aina kembali bertemu dengan Tika anak perempuan yang mirip dengan almarhumah anaknya Ainara.
Masih di tempat yang sama.
Simpang empat lampu merah.
"Assalamualaikum Buk Aina, Hai Adam!! " Ucapnya menegur Aina dan Adam dengan sopan.
"Koran nya satu! belum banyak yang laku?" tanya Aina melihat wajah Tika seperti sedang bersedih.
Tika menggeleng.
"Ingat Nenek Buk.. Lagi sakit dirumah kasihan sendirian, tapi sebelum di tinggal Dia muntah-muntah" ucap Tika dengan nada sedih.
"Sudah bawa berobat? " tanya Aina lagi.
"Sudah. Ke puskesmas kemarin" jawab Tika singkat.
"Mudahan Nenek lekas sembuh ya! " Ucap Aina lalu mengambil koran dari tangan Tika uang memberinya uang Rp. 100ribu.
"Aamiin.. Terimakasih Buk! " Ucapnya sambil tersenyum ke arah Aina.
__ADS_1
Aina mengangguk dan kembali melajukan mobil nya.
Malam hari nya sebelum tidur, Aina mencoba melakukan saran dari Tante Rahmi.
Di bawa nya segelas Jus toge ke dalam kamar untuk diminum sebelum tidur.
"Itu apa sayang? " tanya Gege melihat Aina meminum jus Toge.
"Jus" jawab Aina singkat karna tidak ingin suami nya tau.
"Mau dong. Kok buat jus nya untuk sendiri aja, Abi juga mau lah..!! Jus apaan emang? " tanya Gege lagi.
"Jus sayur toge.. " jawab Aina dengan terpaksa, karna Aina paling tidak bisa berbohong pada suaminya.
Gege tertawa mendengar nya.
Aina cemberut menahan malu.
"Emang enak? baru kali ini dengar toge di buat jus" ujar Gege lagi sambil tertawa.
"Ya gak enak lah.. nama nya juga lagi usaha, enak gak enak di telan aja! " jawab Aina sedikit kesal.
"Tapi buat apa? " tanya Gege heran.
"Biar subur.. Tante Rahmi yang kasih resep" jawab Aina lagi dengan wajah asam.
"Owh.. Sorry Abi kan gak tau!! jangan ngambek ya!! maaf.. maaf... !! Semoga berkhasiat ya sayang! " ucap nya sambil mengecup pelan istrinya.
"Aamiin" jawab Aina, lalu menghabiskan sisa jus toge yang ada di dalam gelas.
"Udah habis? " tanya Gege lagi.
Aina mengangguk pelan.
__ADS_1
"Yaudah kalo gitu ayok kita buktiin khasiatnya!!" Ujar Gege lagi sambil meraih istrinya ke tempat tidur.