
Sepanjang subuh Adam menangis tak berhenti membuat Aina dan merasa sangat khawatir.
Sudah hampir satu jam lamanya Adam terus menangis. Sesekali berhenti sejenak, lalu kembali menangis kencang.
Aina mulai panik.
"Abi.. mungkin sebaiknya bangunin Ibu aja.. Umi takut ni... Adam dari tadi nangis nya gak berenti..!! " ujar Aina pada suaminya, setelah Gege selesai mengerjakan shalat subuh.
Gege kemudian turun memanggil Ibu mertuanya di kamar tamu depan.
Ibu segera masuk ke kamar dan mencoba menenangkan Adam.
Tapi Adam tetap tidak mau diam.
Ibu semakin risau karena Adam Terlihat Agak sesak dan suhu badan nya agak panas.
"Mungkin sebaiknya kita bawa kedokter aja Ge.. !" ucap Ibu pada Gege dan Aina.
Adam segera di bawa keruangan PICU rumah sakit untuk segera di tangan dokter.
Aina terus menangis dalam pelukan Gege.
__ADS_1
Trauma tentang masa lalu saat kehilangan Ainara membuat Aina sangat ketakutan.
"Bi... Adam....!!!!" Ucapnya sambil menangis sesungukan dalam pelukannya Gege.
Gege cuma diam dan terus memeluk istrinya.
Gege terus memanjatkan Doa dalam hatinya untuk kesembuhan Adam.
Ibu dan Ayah juga duduk dengan cemas menanti dokter yang menangani Adam keluar dari ruang PICU.
"Anak saya gimana dokter? " Tanya Gege segera setelah dokter keluar dari ruang PICU.
"Anak Bapak dan Ibu mengalami demam dan penyakit RSV, atau Respiratory Syncytial Virus, yaitu virus yang menyerang saluran pernapasan bayi yang biasa menyerang di tahun pertama kelahiran bayi. Jadi untuk sementara, Baby Adam harus rapat inap dulu ya pak! " jawab dokter yang menangani Adam.
"Karna RSV itu menyerang pada saluran pernafasan tentu saja resiko nya cukuplah berbahaya. Tapi untuk kasus bayi Bapak dan Ibu, Inshaa ALLAH masih bisa kita tangani dengan baik. Maka dari Itu baby Adam harus rawat inap untuk menjalankan beberapa pengobatan agar lekas sembuh ya! " Jawab dokter lagi.
Gege cuma mengangguk lalu memeluk Aina yang sedari tadi tidak berhenti menangis.
"Inshaa ALLAH Adam akan sembu sayang.. Kita Berdoa sama-sama untuk kesembuhan Adam ya! Abi mau urus administrasi dulu ya.! " Ucapnya sambil mencium kening istrinya.
Aina duduk bersama Ibu dan Ayah.
__ADS_1
Ibuk memeluk erat Aina.
"Ibu tau ini semua tidak mudah untukmu nak.. Kepergian Ainara yang masih membekas membuatmu sgak trauma. Tapi kamu harus yakin akan kuasa ALLAH SWT. Inshaa ALLAH Adam akan segera sembuh ya nak!! " ujarnya lembut pada Aina.
"Aamiin ya ALLAH! " Ucap Aina pelan.
"Ya ALLAH dulu engkau telah mengambil Ainara dariku. Kumohon kali ini sehatkan Adam.. Izinkan Aku merawat dan membesarkan anakku ya ALLAH!! Sehatkan Adam.. Aku mohon ya ALLAH!! aamiin" ucapnya dalam hati.
***
Hampir satu minggu lamanya Adam di rawat dirumah sakit.
Ibu dan Ayah senantiasa mendampingi Aina dan Gege secara bergantian menginap d rumah sakit.
Teman-teman Gege dan Ainapun bergantian datang berkunjung dan mendoakan kesembuhan Adam.
Adam kini sudah kembali kerumah bersama Aina dan Gege.
Aina begitu bahagia dan bersyukur atas kesembuhan anak tersayangnya.
"Aina.. Besok Ayah pulang kampung ya!! Ibu biar disini dulu sampai masa pantang kamu lewat dan Adam benar-benar sudah pulih. Ayah sudah cukup lama disini, kasian adik-adik mu di tinggal terlalu lama. Walaupun udh pada besar tapi tetap aja kasihan! " Ujar Ayah lalu kembali menyeruput kopinya.
__ADS_1
"Baik Ayah.. makasih ya untuk semua nya!! " Ucap Aina pula sambil memeluk Mlmanja arlyahnya.
Ibu yang memangku Adam hanya tersenyum menyaksikan Aina yang masih saja manja meskipun sudah mempunyai suami dan anak.