Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 14. Tamu Tak di Undang


__ADS_3

Aina berbaring manja di pangkuan suaminya sambil menonton tv di ruang tengah.


Gege sendiri sibuk berbicara dengan rekan kerja nya melalui telepon.


"Assalamualaikum!! " terdengan salam dari luar pintu rumah.


"Pak Min tolong bukain pintu dong pak! " ujar Aina pada Pak Min yang sedang duduk mengaduk kopi nya di meja makan.


Pak Min segera berdiri keluar untuk membuka pintu rumah.


"siapa ya Mbok? " tanya Aina pada Mbok Jumi yang sedang menyajikan teh hangat di atas meja.


"Mbok juga gak tau Non.. Udah jam 9 malam kek gini kok masih bertamu ya?? " tanya Mbok Jumi balik.


"Entahlah.. " jawab Aina pula sambil melirik ke arah suaminya yang masih sibuk berbicara dengan teman nya di Hp.


"Assalamualaikum!! " sapa seorang perempuan yang masuk dari arah pintu luar.


"Waalaikumsalam" jawab Aina dan Mbok Jumi bersamaan.


"Non Zahwa?? " kata Mbok Jumi agak kaget melihat perempuan yang berdiri dan tersenyum kearah mereka.


"Apa kabar Mbok? " tanya nya pada Mbok Jumi sambil mendekat dan duduk di sofa sebelah Aina dan Gege.

__ADS_1


Aina segera duduk dari pembaringan nya dan membalas salam perempuan yang ada disamping nya.


"Zahwa kak.. saudara sepupu Gege..!!" ucap nya mengenalkan diri.


"Aina.. salam kenal ya Zahwa.. " ujar Aina sambil membalas senyum zahwa.


Gege segera mematikan teleponnya.


"Kamu ngapain kesini? datang sama siapa? Pakai apa? " tanya Gege kemudian tanpa basa basi.


"Biasa aja kali Ge pertanyaan nya.. satu-satu!! " jawab Zahwa pula sambil tertawa.


"Aku datang sendiri, pakai mobil travel. Bosan di pabrik, jadi ambil cuti liburan ke Pekanbaru 5 hari. Numpang nginap ya! " ucap nya pada Gege


"Tanya ma istriku, Dia boleh apa gak?! " ucap Gege agak ketus.


"Tentu saja boleh!!" jawab Aina sambil tersenyum.


"Trimakasih Kakak!! " ucap Zahwa manja.


"Yaudah.. pergi istriahat sana. tidur di kamar tamu depan ya! Kami juga udah ngantuk mau istirahat" ucap Gege pada Zahwa lagi.


"Oke.. baiklah.. selamat malam! " ucap Zahwa pada Gege dan Aina.

__ADS_1


"Mbok sprei di kamar tamu udah di pasang? kemarin kan di cuci abis di pakai waktu Ibu datang" ujar Aina pada Mbok Jumi.


"Udah Non, tadi pagi" jawab Mbok Jumi.


"Baguslah kalau gitu. Kami naik istirahat ya Mbok!" ucap Aina lagi.


"Pak Min jangan lupa untuk cek lagi semua pintu dan jendela sebelum tidur ya! " ujar Gege pada pak Min.


"Siap Den! " jawab Pak min singkat.


"Abi.. Kok ngomong nya ketus gitu sama Zahwa? " tanya Aina sambil mengganti gamis nya dengan baju tidur celana pendek.


"Kita shalat dulu yuk, Nanti Abi ceritain tentang Zahwa, Biar Umi gak salah paham! " ujar Gege lagi pada istrinya.


***


Selesai shalat Gege duduk menghadap kearah istrinya yang bersandar di ranjang sambil mengelus perutnya.


"Zahwa itu anak semata wayang Om Danu dan tante Tika. Almarhum orangtua Abi dan Om Danu dulu sempat mau jodohkan Zahwa dengan Abi. Bahkan kami sempat bertunangan sewaktu Abi tamat SMA, sebelum berangkat ke Turki.!" ujar Gege memulai ceritnya.


"Tapi sebenar Nya Abi memang tidak pernah suka dengan Zahwa, Abi menganggap Zahwa seperti saudara aja, tidak lebih. Lagi pula Abi kurang suka dengan sikapnya yang ketus dan kadang kurang sopan. Karna itu setelah pulang dari Turki, Abi memutuskan pertunangan kami. Abi minta maaf karna gak pernah cerita sebelumnya ke Umi, karna menurut Abi ini tu gak penting untuk di ceritakan. Tapi dari pada Umi dengar dari Zahwa dan takutnya Zahwa malah mengada-ngada, jadi lebih baik Abi jelasin terlebih dulu sama Umi. Umi gak marahkan? " tanya nya pada Aina.


"Ya gak lah Bi.. itukan masa lalu Abi.. Gak perlu jadi bahan buat kita marahan. Jadi Abi tenang aja ya! " ujar Aina pada suaminya.

__ADS_1


"Syukurlah kalo gitu.. Yaudah kita tidur yuk.. Abi udah ngantuk, capek banget! " ujar Gege memeluk pinggang sang istri.


Ainapun mengangguk pelan dan merebahkan tubuhnya dalam pelukan hangat sang suami.


__ADS_2