Bukan Muhammad Dan Khadijah

Bukan Muhammad Dan Khadijah
Episode 34. Permintaan Adam


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Tika, anak kecil yang mirip Ainara, Aina selalu saja terbayangkan wajah sang anak.


Malam hari nya sebelum tidur Aina bercerita pada Gege tentang pertemuan nya dengan Tika, anak kecil yang mirip dengan almarhumah Ainara anaknya.


"Umi.. Nara sudah bahagia di sisi ALLAH. Jikapun anak yang Umi temui memiliki kemiripan dengan almarhumah Nara.. tetap saja Dia bukan Ainara sayang.. Kalau Umi rindu, minggu besok kita pergi ziarah ke makam Nara ya! Gimana? " tanya Gege pada istrinya.


"Oke.. Tapi Bi.. Kalau boleh, Umi mau ubah sedikit rencana untuk selamatan ultah Adam. Boleh gak kita rayakan nya di rumah aja, gak perlu ke panti asuhan. Umi pengen untuk kali ini rayakan ultah Adam, berbagi sama anak jalanan seperti Tika. Kalau boleh sih?!" tanya Aina pada Gege.


"Terserah Umi aja. Abi ngikut! " Jawab Gege singkat.


"Sipp.. makasih Abi!! " ucap Aina sambil mengecup manja pipi suami tercinta nya.


****


Hari ini, Aina berniat untuk kembali bertemu dengan sang anak perempuan di lampu merah kemarin.


Aina memacu pelan mobil nya dengan perasaan agak cemas. Takut tidak bisa berjumpa lagi dengan Anak tersebut.


"Umi.. Kita mau kemana? tidak ke toko ya?? " tanya Adam pada Uminya.


"Bentar ya sayang..!! " Jawab Aina agak sedikit acuh.


Sampai di perempatan jalan, Aina menepikan mobilnya.


Aina turun dari mobil dan mencari dari jauh anak kecil yang mirip Ainara kemarin.

__ADS_1


"Assalamualaikum Ibuk! Lagi cari orang ya? " tanya seorang pemuda yang menghampiri Aina.


"Waalikumsalam.. Saya lagi cari anak kecil perempuan yang kemarin jualan koran disini, nama nya Tika kalau gak salah! " jawab Aina.


"Ohh.. tunggu ya buk!" jawab anak lelaki itu lagi, lalu pergi berkari meninggalkan Aina.


Tidak lama kemudian, anak lelaki itu kembali berlari kearah Aina bersama gadis kecil yang mirip Ainara.


"Ibuk cari saya kenapa? mau minta uang kembalian kemarin ya? " tanya nya pada Aina.


Aina menggeleng.


"Besok Anak Ibu, Adam mau selamatan ultah nya yang ke 4, Jadi Ibu mau undang Tika dan teman-teman yang berjualan dan yang ngamen disini untuk datang besok kerumah. Mau gak? " tanya Aina pula.


"Rumah nya gak terlalu jauh kok, ini ongkos untuk Tika dan teman-teman ya! Ibu tunggu besok pagi jam 10. Oke! ? " ucap Aina sembari memberikan uang Rp. 200rb dan alamat rumah kepada Tika dan anak lelaki yang ada di sebelahnya.


"Serius. Tika dan teman-teman ada berapa orang? "tanya Aina lagi.


"Kurang lebih 10-15 orang Buk! Besok inshaa ALLAH kami kesana ya. buk!" jawab anak lelaki yang ada disamping Tika dengan perasaan bahagia.


Aina kemudian bertukar nomor hp dengan anak lelaki yang mengaku tetangga sebelah rumah Tika.


Hari minggu nya tepat jam 10.15 wib, semua sudah berkumpul untuk memperingati ulang tahun Adam yang ke 4.


Kyai Ma'aruf memimpin doa untuk mendoakan Adam agar selalu di beri keselamatan dan kesehatan serta tumbuh menjadi anak yang pintar dan sholeh.

__ADS_1


Tidak ada acara tiup lilin.


Hanya sekedar potong kue berbentuk robot bumblebee sesuai permintaan Adam.


Setelah makan-makan, Aina dan Gege membagikan sembako dan sejumlah uang untuk Tika dan teman-teman nya yang telah hadir.


"Ini nenek saya Buk!" Tika memperkenalkan neneknya yang terlihat jelas sedang tidak sehat. Dia mengenakan gamis hitam lusuh dan jilbab berwarna hijau mencolok.


"Terimakasih sudah mengundang kami ya buk! Semoga Adam anak ibuk tumbuh jadk anak sholeh dan baik hati seperti orang tuanya. Aamiin! " ucap nya dengan nada sedikit gemetar. Mungkin karna kondisi kesehatan nya yang tidak baik.


"Aamiin.. makasih Nek.." jawab Aina sambil tersenyum.


Malam hari nya setelah acara, Aina dan Gege duduk di ruang tengah menemani Adam membuka beberapa kado yang Dia dapatkan.


"Waah.. Kado nya bagus-bagus ya..! itu yang dari Atuk Kyai ya? seragam untuk shalat. Keren sekali!! " ucap Gege memuji kado pemberian kyai Ma'aruf pada Adam.


"Yang ini juga bagus lo.. Buku pintar elektronik dari Oma Rahmi. Belajar Adam jadi makin menyenangkan deh..!" Ucap Aina pula.


"Tapi yang ini lebih keren Umi... Bang Toni tau kalau Adam suka eskavator, jadi di beliin deh sama Bang Toni mobil eskavator pakai remot. Keren kan Umi.. Abi..?! " ucap Adam penuh semangat.


"Semua kado nya bagus-bagus ya!!. terus Adam mau kado apa dari Umi dan Abi? " tanya Gege lagi sambil memangku anak kesayangan nya.


"Adam mau adek Abi. Biar ada kawan main. Kalau main sendiri aja gak seru..! Dirumah gak enak maen sendiri, kecuali pergi ke toko sama Umi, enak.. boleh main dengan BangToni, tapi kalau dirumah gak seru.! Gakda Adik.. gakda teman main. Jadi Adam mau di kasih Kado Adik boleh? " tanya nya dengan polos.


"Aamiin... Kita doakan sama-sama ya.. semoga Adam segera di kasih adik sama ALLAH. Adam yang sabar ya sayang! " ucap Gege pula pada anaknya.

__ADS_1


"Aamiin" ujar Aina pula dalam hatinya.


__ADS_2