
Aina dan Mbok Jumi sibuk menyiapkan semua keperluan untuk pengajian yang akan di adakan ba'da isya.
"Nasi kotak Udah di susun di atas meja depan kan Mbok? " tanya Aina pada mbok Jumi sambil menyusun beberapa macam kue di atas piring.
"Sudah Non, tadi di kerjain sama Mas Gege" jawab Mbok Jumi sambil menata Air mineral kemasan kedalam salah.
"Hai sayang... udah siap? masih ada yang mau di kerjain lagi gak?? " tanya Gege mendekat ke arah Aina lalu mencium pipi Kanan nya dengan kilat.
"Alhamdulillah, udah beres semua, tinggal nunggu tamu nya datang. Mudahan semua nya berjalan lancar ya sayang! aamiin" Ujar Aina menatap ke arah suaminya.
"Aamiin" jawab Gege pula.
Tidak lama setelah shalat isya, para tamu mulai berdatangan, beberapa tetangga datang bersamaan dari masjid setelah mereka shalat isya berjamaah bersama.
Kebetulan antara rumah Gege dan masjid tidak terlalu jauh, cuma berjarak 5 rumah saja.
Tante Rahmi, Om Indra, Nenek Aji Juga sudah datang.
Buk Nita sekeluarga juga datang.
Keluarga Almarhum Randy pun telah datang menghadiri pengajian.
Pengajian berjalan hikmat dan lancar.
Aina bersyukur atas hidupnya yang oenuh kebahagiaan sekarang ini.
__ADS_1
Pengajian selesai Sekitar jam 21.45wib.
Para tamu pun sudah pulang.
Semua mendoakan untuk kebahagiaan rumah tangga Aina dan Gege yang baru saja akan dimulai.
"Sayang.. besok pagi kita jadi pergi ziarah kemakam Abi dan Umi??" tanya Aina pada Randy yang sedang duduk santai membaca Buku.
"Inshaa ALLAH jadi sayang... pulang dari ziarah ke makam Abi dan Umi kita lanjut Ziarah ke makam Randy dan Ainara ya!! " ucapnya sambil memeluk manja pinggang Aina yang berdiri di hadapannya.
"Baiklah" jawab Aina mengangguk.
"Baca Buku Yuk! " Ajak Gege sambil menuntun Aina duduk di atas pangkuan nya.
"Abi yang baca.. Umi dengerin aja ya!! baca nya yang keras" Ucap Aina menahan tawa.
Ucapan Abi dan Umi masih Agak asing bagi mereka berdua, jadi setiap mereka menggunakan kata Abi dan Umi mereka pun akan tertawa bersama.
Gege dan Aina kemudian membaca Buku bersama.
Mereka membaca secara bergantian tiap lembarnya.
Lalu mendiskusikan beberapa topik yang menarik dari dalam buku.
Sangat romantis.
__ADS_1
"Sayang pengen punya anak berapa? " tanya Gege pada istrinya nya setelah mereka selesai membaca Buku.
"Minimal 3 maksimal 4. Dua pasang aja ya!! " Ucap Aina pada Gege sambil tersenyum.
" Gak mau bikin tim keseblasan sepak bola?" tanya Gege bercanda.
"Gak mau!! " jawab Aina manja.
"Kalau gitu tim volyball aja gimana? " tanya Gege lagi sambil tertawa.
"Gak mau,!! mau nya Tim sepak takraw aja, ditambah dengan satu pemain cadangan. Jadi genap 4 orang. Cukup! " Ucap Aina dengan tertawa.
Gege pun Ikut tertawa dengan jawaban Aina.
"Yaudah Kalo gitu ayookkk!! " Ucap Gege lagi.
"Kemana? " tanya Aina bingung sambil menatap suaminya.
"Membuat Tim sepak takraw dong!! " jawab Gege sambil tertawa lalu menggendong istrinya ketempat tidur.
"Semoga kita segera di beri kepercayaan sama ALLAH ya sayang! " Ucap Aina yang berbaring menatap Gege suaminya.
"Aamiin... !" Jawab Gege lalu menghujani istrinya dengan kecupan-kecupan menggelitik.
Ainapun Larut dalam kenikmatan surga dunia bersama suaminya.
__ADS_1
Malam-malam Aina kini sudah tidak lagi sepi penuh tangis tapi telah berganti dengan sepi yang melenakan.
"Trimakasih ya ALLAH untuk makan yang indah ini!! "ucap Aina dalam hati.