
Hari ini Gege memenuhi janjinya pada Adam.
Adam begitu bahagia dan bersemangat karna akan berkunjung ke pesantren Darussalam tempat Kyai Ma'aruf.
"Abi.. Nanti kita singgah di toko Kaona dulu ya..! Umi mau beli beberapa kurma dan makanan untuk oleh-oleh" Ujar Aina pada suaminya.
"Siap Buk boss!! " jawab Gege pula dengan bercanda pada istrinya.
Sampai di toko Kaona, Aina membeli beberapa Jenis Kurma dan makanan untuk dijadikan oleh-oleh.
Tak sengaja Aina berpas pasan dengan Ratna, salah satu mantan santri di pesantren Thafiz milik Om Indra.
"Kak Ainaaa..?? " Ucap Ratna penuh semangat.
"Ratna?? Masyaallah.... Apa kabar?? " tanya Aina sambil memeluk erat Ratna.
"Baik Kak.. Kakak sehat?? " tanya Ratna balik pada Aina.
"Alhamdulillah sehat.. kamu sama siapa? sendiri? sekarang tinggal dimana? " tanya Aina lagi pada Ratna yang semenjak selesai kuliah sudah tidak lagi tinggal di pesantren.
"Sendiri Kak. Alhamdulillah sekarang udah ngajar di salah satu sekolah swasta kak. Ratna tinggal di perumahan sama adik sepupu di daerah kubang. Kakak sama siapa? sendiri juga? " tanya Ratna pula.
"Tidak. sama suami dan anak, cuma mereka nunggu di mobil, gak turun. Yaudah Kak Aina duluan ya.. nomor HP masih yang lama kan? Kapan-kapan main kerumah ya!! " Ujar Aina lagi.
"Masih kak.. Salam sama Bang Gege ya! inshaa ALLAH kapan-kapan ada waktu nanti Ratna main kesana. " ucap Ratna pula.
"Inshaa ALLAH nanti disampaikan ya. Assalamualaikum! " ucap Aina meninggalkan Ratna yang masih mengantri di kasir.
"Waalaikumsalam" jawab Ratna pula.
__ADS_1
Di dalam Mobil, sepanjang perjalanan menuju pesantren Darussalam, Aina kembali terbayang masa lalu ketika masih di pesantren bersama Ratna.
Ratna adalah salah satu santri yang paling dekat dengan Aina semasa Aina tinggal di pesantren dulu.
Aina juga tau betul betapa Ratna mengagumi Gege waktu dulu.
Gege merupakan senior Ratna di pesantren Waktu Itu.
Ratna sering sekali bercerita tentang kekaguman nya terhadap Gege.
Dia juga pernah bercerita pada Aina Betapa kehilangan nya Dia, ketika Gege tidak lagi tinggal di pesantren karna berangkat melanjutkan sekolahnya Di Turki.
Gege adalah Cinta tak terbalaskan bagi Ratna.
Gege sendiri sebenarnya tidak pernah mengetahui tentang perasaan Ratna kepadanya.
Bahkan sampai saat ini.
Aina juga kembali teringat ketika Dia memberi tau Ratna tentang rencana pernikahan nya dengan Gege.
Masa itu, Ratna hanya diam dan memberikan ucapan selamat seadanya.
Terlihat jelas betapa Dia patah hati masa itu.
Dan sejak saat Itulah Aina dan Ratna sudah tidak berkomunikasi lagi.
Hingga akhirnya mereka kembali di pertemuan di toko tadi.
"Umi kenapa? " tanya Gege yang melihat istrinya hanya diam saja sepanjang jalan.
__ADS_1
Sementara Adam tertidur di kursi belakang Mobil.
"Gakpapa Kok Bi.. Ohya, tadi di Toko Umi ketemu sama Ratna loh.. Dia titip salam untuk Abi" ujar Aina menikah keheningan.
"Waalaikumsalam. Ratna Masih di pekanbaru juga?" tanya Gege pula pada istrinya.
"Masih.. katanya Dia sekarang tinggal di Daerah kubang dan sekarang menjadi guru di salah satu sekolah swasta di Daerah sana" Ujar Aina lagi menjelaskan.
"Owh.. " jawab Gege singkat.
"Alhamdulillah sampai.. Yuk turun!! " Ajak Gege pada istrinya.
Umi Nafizah dan Kyai Ma'aruf sudah menanti kedatangan mereka di teras rumah.
"Assalamualaikum Umi! " Sapa Aina berjalan kearah Umi Nafizah.
"Waalaikumsalam sayang. Sehat?? " jawab Umi Nafizah pula pada Aina.
"Alhamdulillah Umi! " ujar Aina lagi sambil menuerahkan oleh-oleh pada Umi Nafizah.
Adam yang baru terbangun dari tidurnya, segera berlari kedalam gendongan Kyai Ma'aruf.
"Assalamualaikum atok kyai" ucapnya dengan nada menggemaskan.
"Waalaikumsalam cucu atok Kyai yang sholeh! " jawab Kyai sambil mencium Adam di dalam gendongan nya.
Adam mengelinjang menahan geli karena terkena kumis dan jambang Kyai Ma'aruf.
"Adam mau setor hafalan... Biar dapat duit jajan!! hafalan Adam sudah nambah 3 surah Loh..!! " Ucap Adam lagi tanpa sungkan.
__ADS_1
"Wah.. hebatnya cukul atok Kyai..!! " jawab Kyai Ma'aruf sambil menggendongku Adam masuk kedalam rumahnya disusul Gege, Aina dan Umi Nafizah.