Bukan Pacar Sewaan

Bukan Pacar Sewaan
DUA PULUH


__ADS_3

Dengan tergesa-gesa Dee menyusul Demir.Gadis itu bersyukur telpon Demir menyelamatkan dirinya dari situasi pelik bersama Bryan.Tak ada hujan dan tak ada angin Bryan mengatakan cinta dan melamar.Siapa sich yang tidak ingin dilamar? namun menurut pikiran Dee sekarang belum saatnya.Dia masih terlalu muda,baru 21 tahun.Masa depannya masih panjang.Lamaran Bryan datang di waktu yang tidak tepat.


Cuaca panas menyengat.Dee terpaksa naik taksi online karena tak tahan panas matahari jika menaiki ojek online.Sepanjang perjalanan dia berbalasΒ  pesan WhatsApp dengan Demir.


Demir_Alfarizi


Bersikaplah sebagai kekasih saya yang baik.Tolong akting natural dan tak usah lebay 😎😎😎


Deniza_Sefa


Weeeee????☺☺☺


Demir_Alfarizi


Apa tuch weee? wewe gombel?πŸ€”πŸ€”


Deniza_Sefa


Wee \= Kenapa.Bahasa Korea.Adakah kenangan manis Bapak bersama wewe gombel sehingga ingatan Bapak langsung kesana?πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


Menurut saya karena Bapak mesum pasti ingat sama toked ni wewe gombel yang gede dan melebar kesana kemari.Peace Pak ✌✌✌✌.Kiddding


Demir_Alfarizi


Jaga bahasa kamu Deniz.Saya dosen kamu.Minta saya jewer kuping kamu?😈😈😈😈


Deniza_Sefa


Jangan Pak πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯.Saya cuma becanda.Bapak kaku banget jadi orang kagak bisa di ajak becanda.Kalo gini saya pulang aja kerumah.Jadi males nyusulin Bapak.


Demir_Alfarizi


Kamu harus datang !!! Saya butuh bantuan kamu buat manasin mantan saya.Jadilah anak baik.


Deniza_Sefa


Jika saya ga mau gimana Pak?πŸ˜…βœŒ


Demir_Alfarizi


Jangan macam-macam Deniz.Jika kamu nakal saya akan minta sama Bu Viona buat jadiin saya dosen pembimbing skripsi kamu.Dan fix saya akan mempersulit kamu nanti bimbingan.Kamu akan selesai dalam setahun bukan tiga bulan.Apa kamu mau?😈😈😈😈


Deniza_Sefa


Bapak jangan πŸ˜₯πŸ˜₯.Kejam banget sich Pak 😭😭😭.


Demir_Alfarizi


Jadilah anak baik.Ikuti perintah saya.Jangan panggil Bapak ganti dengan panggilan sayang.Bukan saya dan Bapak tapi aku dan kamu.Mengerti?!


Deniza_Sefa


Siap yang mulia.Titah akan hamba jalankan 🀘🀘🀘.Panggilnya apa?


Demir_Alfarizi


Panggil aja kayak kemaren datang kerumah.


Deniza_Sefa


Baik Oppa.Tunggu aku ya Oppa.Love you  😘😘😘😘 (latihan jadi pacar yang baik)


Demir tertawa terbahak-bahak membaca pesan Dee.Gadis itu emang lucu dan kocak.Di sisi lain Dee kesal setengah mampus sama Demir.Dikit-dikit pria kutub itu memberi ancaman.Ga kebayang oleh Dee jika Demir menjadi dosen pembimbing skripsinya.Bisa-bisa skripsinya ga bakal di ACC selama ratusan purnama.Demir memang menyebalkan.


Apa sich yang dimakan mami Demir ketika hamil dia hingga nyebelin dan rese kayak gini?batin Dee dalam hati.


Taksi online Dee sudah sampai di lokasi yang di share Demir via WA.Dee berhenti di sebuah bengkel mobil yang cukup besar dan ramai.Setelah membayar tagihan taksi online Dee turun seraya menenteng kantong kresek yang berisi air mineral pesanan Demir.


Dee melihat sekeliling mencari keberadaan Demir.Pria kutub nan miskin senyum tak menampakan batang hidungnya.Dee kebingungan mencari sosok Demir.


Dee melangkahkan kaki ke dalam bengkel dan melihat sekitar.Dee tersenyum lega melihat Demir di meja kasir.Demir menoleh padanya.Dee tersenyum manis melambaikan tangan.


Demir segera mendekati Dee.Dengan sedikit berbisik di telinga Dee.


"Akting dimulai.Mohon kerja samanya," kata Demir menggandeng tangan Dee menuju meja kasir.


Sementara itu Onya tepuk jidat melihat kelakuan konyol sang kakak.Demir bersikap seperti anak-anak.Menyuruh Dee datang untuk menunjukan pada Uty jika dia sudah move on.


Uty agak tertegun melihat Demir datang menggandeng seorang cewek.Cewek itu kelihatan jauh lebih muda dari dirinya. Lidahnya terasa kelu dan tak sanggup bicara walau hanya sekedar menyapa.


"Gimana mobil ya Onya?" tanya Demir basa-basi menggenggam tangan Dee erat.Pria kutub itu ingin menunjukan pada Uty jika dia sudah mendapatkan cewek yang lebih cantik dan lebih muda dari Uty.


Mengikuti permainan Demir mau ga mau Onya ikutan akting.


"Kerusakannya cuma bemper aja.Bisa di tunggu.Kak Dee apa kabar?" sapa Onya pada Dee.Tak lupa cipika cipiki.


"Kenapa bisa rusak bemper mobilnya Onya?"Dee mulai kepo dan ia ingin mencari tahu kenapa ia berakhir di sebuah bengkel mobil.


"Abang ga cerita sama kakak?" Onya balik tanya dengan tatapan mengintimidasi Demir.


Demir buang muka melihat tatapan Onya.Dia berlagak seolah tak terjadi apa-apa.


"Abang Demir nabrak mobil orang bukan mobil kami yang rusak.Oh ya kak Dee sampai lupa ngenalin.Kak Dee kenalin ini kak Uty.Kak Uty kenalin ini kak Dee pacarnya bang Demir."Onya memperkenalkan Dee dan Uty.


Onya sengaja menyebut Dee kekasih Demir karen ingin mengetahui reaksi Uty.Apakah reaksi Uty biasa aja atau luar biasa?


Uty mendadak grogi karena di kenalkan dengan pacar Demir.


" Deniza tapiΒ  biasa dipanggil Dee,"Dee mengulurkan tangan pada Uty.


"Uty," kata Uty membalas uluran tangan Dee dan mereka berjabat tangan cukup lama.


Onya seakan melihat aura permusuhan antara Dee dan Uty.Jika Onya hidup di dunia kartun mungkin ia sudah melihat percikan api di mata Dee maupun Uty. Dee VS Uty.

__ADS_1


Jadi ini dia mantan pacar pria kutub? Cantik.Seleranya bagus dan dokter pula!batin Dee dalam hati.


Ini pacarnya Demir? Cantik juga.Selera Demir ga pernah berubah.Cari cewek yang tipenya kayak gue juga.Gue ga bakal cemburu kok Mir.Gue tahu lo bawa ni cewek buat manas-manasin gue! gumam Uty dalam kalbu.


"Khemmmm,"teriak Onya menyadarkan Uty dan Dee.Seketika mereka melepaskan jabatan tangan.


"Maaf,"jawab Dee singkat.


"Sampai lupa.Oppa tadi minta dibawakan air mineral bukan? Ini udah aku beli,"kata Dee memberikan sebuah kantong kresek pada Demir.


"Iya ya sayang,"kata Demir tersenyum manis mengambil kantong kresek dari tangan Dee.Ia meraih sebotol minuman dan segere meneguknya.Cuaca Jakarta sangat panas dan Demir merasa dehidrasi.


"Oppa bagi ke Onya dan Uty juga dong,"Dee mengingatkan.


"Sampai lupa.Gara-gara kamu nich sayang.Kamu mengalihkan dunia aku.Jadi aku ga ingat apa-apa," gombal Demir mencubit pipi Dee.Ia pun membagi minuman pada Uty dan Onya.


" Oppa manis banget sich.Jika manis kayak gini lama-lama aku bisa diabetes," jawab Dee membalas gombalan Demir.


Parah ! Parah! Hancur ! Hancur ! batin Onya dalam hati.Dee dan Demir saling menggombali demi memanasi Uty.Orang dewasa tak bersikap layaknya anak kecil.Apa gunanya sich manasin Uty?


Berhubung cuaca panas dan haus.Onya dan Uty segera meminum air yang dibawa Dee.Uty tak menggubris kemesraan yang ditunjukan Demir dan Dee.


Bagai musafir di gurun pasir yang kehausan, Onya menghabiskan minumannya.Sebotol air mineral habis dalam sekali teguk. Demir, Dee dan Uty hanya melongo melihat cara minum Onya.


Adik Demir hanya tersenyum kecut dan masa bodoh dengan tatapan tiga orang di depannya.Onya bersendawa keras setelah menghabiskan minumannya. Sangat memalukan bagi Demir melihat adiknya bersendawa begitu keras.


"Andi berapa lama itu mobil bisa selesai?"tanya Demir setengah berteriak pada kasir bengkel.


"Paling cepat 2 jam,"balas Andi dengan suara keras.


"Lama juga ya?" Uty melirik jam tangannya.


"Lalu gimana dong kak?"Onya balik tanya.


"Menjelang mobilnya siap makan siang dulu yuk? Laper nich." Uty memegang perutnya.


"Sama kak.Onya juga laper,"balas Onya.


"Gimana kalo kita lunch bareng ? Anggap aja ini perayaan pertemuan kak Uty dan


bang Demir setelah sepuluh tahun.Gimana kak Dee?"


"Aku terserah Oppa saja,"jawab Dee melirik Demir.Ia menunggu jawaban Demir.Mudah-mudahan pria kutub itu setuju karena ia juga merasa lapar.


"Gimana Mir?" UtyΒ  melirik Demir.Ia berharap Demir menyetujui usalan Onya buat makan siang bersama.


" Ya udah kita makan bareng tapi beda meja.Gue mau berduaan aja sama Deniz.Gimana?"


Dengan terpaksa Uty mengiyakan usulan Demir walau ia kecewa tidak duduk semeja.Buyar sudah melepas kangen bersama Demir.Tak ada obrolan bersama karena mereka beda meja.


Saat naik mobil Uty berinisiatif duduk di depan menemani Demir,namun Demir mencegatnya dan meminta Uty untuk duduk di belakang bersama Onya karena Dee yang akan duduk di depan.


Uty menelan pil pahit karena penolakan Demir.Lima belas menit perjalanan mereka sampai di restoran.Mereka berakhir di Solaria.


"Pak kenapa ga gabung aja sich?" gerutu Dee kesal seraya melihat daftar menu.


"Ga usah banyak tanya dech.Pesan aja makanan kamu."


"Bapak nyebelin tahu ga.Kekanakan banget.Jangan lupa ganti duit taksi dan minuman saya.Duit saya abis.Di dompet tinggal seribu."


"Tenang aja.Nanti saya ganti uang kamu.Apa kamu bilang saya kekanakan?"


"Iya kekanakan.Jadi manggil saya kesini buat manasin kak Uty.Kalo masih sayang balikan aja."Dee memberikan saran dan di tolak mentah-mentah.


"Jangan bicara sembarangan kamu. KamuΒ  jalankan saja perintah saya. Jelas?!" ucap Demir kesal.Ocehan Dee membuat moodnya menjadi buruk.


"Mas dan mbak pesan apa ya?" Pelayan restoran menginterupsi pembicaraan Dee dan Demir.Mungkin si mbak udah lelah melihat perdebatan dua orang pelanggan di depannya.


"Eh maaf mbak."kata Dee tersenyum lucu.Dee kembali melihat daftar menu.


" Saya pesan nasi sapi lada hitam dan minumnya vanilla float dan air mineral.


Dengan gesit pelayan mencatat menu pesanan Dee dan beralih pada Demir.


"Nasi goreng teri medan.Cemilannya french fries.Minumannya milo dingin dan air mineral." segera pelayan restoran mencatat pesanan Demir.


Sementara di meja lain Uty dan Onya sibuk berbincang.Mereka langsung akrab walau ini pertemuan pertama setelah sepuluh tahun.


"Jadi kak Uty baru 3 bulan pindah tugas ke RSCM? Jadi dokter apa kak?"


"Iya.Kakak jadi dokter kandungan."


"Waw keren kak. Onya mau jugalah jadi dokter SpOg.Nanti jika Onya koas disana kak Uty harus mau jadi dokter pembimbing Onya ya."


"No problem Onya.Om dan tante apa kabar Nya? sehat?"


"Alhamduliah kak.Berkat doa Onya lima kali sehari mami dan papi sehat walafiat sampai sekarang."


"Syukurlah om dan tante sehat- sehat aja."


"Kak Uty selama ini dinas dimana?"


"Kakak dinas di RSUD Jogya.Lama banget kakak dinas disana."


"Berapa tahun kak?"


"Kurang lebih delapan tahun."


"Lumayan juga ya kak.Intership kakak dimana dulu ? pasti seru ya pengalaman intership di daerah terpencil."


"Bukan seru lagi.Seru banget.Kadang rindu dengan suasana intership dulu."


"Emang dimana kak?"

__ADS_1


"Jerowaru Lombok Timur."


"Buseng jauh banget kak.Bisa nangis tiap malam Onya kangen mami,papi dan abang. Jauh banget intershipnya."


"Kangen pacar enggak?" goda Uty mengedipkan mata.


"Belum tentu sich kak.Mana tahu ketika intership Onya jomblo," kelakar Onya mengundang tawa Onya.


"Ternyata Onya asik juga ya.Seru di ajak mgobrol."


"Onya teman ngobrol yang paling seru. Kata teman Onya.Ga ada lo ga rame."


"Kayak iklan rokok dong?"


"Bisa jadi," Onya mengangguk.


Setelah lama menunggu pesanan Onya dan Uty sampai juga.Tanpa basa basi Onya melahap makanan.Onya dah nahan lapar dari tadi karena ada urusan di bengkel makanya terpaksa nahan lapar.


Uty mengalihkan pandangan pada Demir dan Dee.Pasangan itu terlihat sedang asik berbincang sambil makan.Tahu di perhatikan oleh Uty, Demir sok romantis menyuapi Dee.


"Ngapain Bapak nyuapin saya.Saya ga suka teri medan,"protes Dee saat Demir mendaratkan makanan ke mulutnya.


"Kamu makan aja.Uty liat kita.Sebagai pacar yang baik kami ikuti permainan saya."


"Tapi.....Pak,"ucapan Dee terputus karena di potong Demir.


"Ga ada tapi-tapi.Kami harus ikuti saya. Saya mau tunjukin sama wanita itu jika saya sudah bahagia dan move onΒ  dari dia."


"Tindakan Bapak kekanakan tahu ga? Ga elegan banget caranya.Main itu harus cantik enggak kayak gini.Kalo gini mah ketahuan Bapak cuma manasin dia."


"Masa iya sich?"Demir gelagapan.


"Jangankan kak Uty anak SMP pun tahu kalo Bapak lagi berusaha manasin kak Uty.Kalo masih sayang ya udah balikan aja lagi.Ngapain harus kucing-kucingan kayak gini."


"Jangan banyak ngomong kamu.Gantian kamu yang suapi saya!"


Dengan berat hati dan dengan senyum palsu Dee menyuapkan makanan ke mulut Demir.Terlihat kekesalan di wajah Uty dan Onya melihatnya.


"Kenapa kak?" tanya Onya pada Uty yangΒ  fokus melihat Demir dan Dee.


"Kak Uty,"panggil Onya agak sedikit keras.Uty sadar dari lamunannya.


"Maaf Onya.Kakak melamun."


"Makan gih kak."


Uty melahap makanan diatas meja. Namun makannya kurang nikmat karena melihat kemesraan Demir dan Dee. Rasanya Uty ingin ke meja Demir dan menggantikan posisi Dee.


Demir sok-sok romantis.Pria kutub nan miskin senyum itu mengelap saos lada hitam yang berlepotan di bibir Dee.


" Pak kalo ga ingat ini cuma pura-pura mungkin saya sudah meleleh menerima perlakuan Bapak." Dee memuji Demir.


"Jangan banyak ngomong kamu."


"Dih Bapak nyebelin banget sich.Bisa ga sich bersikap sedikit lebih manis?"


"Ga perlu manis-manis sama ntar kamu diabetes.Bukannya tadi kamu ngomong gitu?"


" Bapak serius banget sich.Ga bisa di ajak becanda.Garing lo Pak."


"Deniz jaga bahasa kamu.Saya dosen kamu seenaknya aja panggil lo sama saya."Demir memperingatkan Dee.


"Sorry Pak.Kebiasaan.Bukanya sekarang Bapak pacar ?"


"Kebiasaan jelek itu harus segera kamu hilangkan.Apa perlu saya bawa kamu ruqyah biar kamu bisa bener ngomong sama saya?"


"Bapak kira saya kesurupan gitu?"tanya Dee menahan emosi.Lagi dan lagi Demir mencari ribut.


Dengan kesal Dee menginjak kaki Demir di bawah meja.


"Bapak yang harus di ruqyah bukan saya.Dikit-dikit marah dan ketus.Bapak aja ruqyah biar jin jahat dalam diri Bapak kabur."


"Deniz sakit. Berani kamu sama saya?"geram Demir menahan sakit.


"Bapak ngeselin banget.Baru kali ini saya punya klien nyebelin kayak Bapak."


"Karena saya spesial,"ucap Demir bangga.


"Spesial nyebelinnya,"sambung Dee membuat wajah Demir masam.


"Anak kicik,"intonasi bicara Demir mulai tinggi.


"Jangan panggil saya anak kecil Pak.Gini-gini saya dah bisa bikin anak kecil," kelakar Dee mencairkan suasana panas di antara mereka.


"Jangan banyak bicara kamu,"tatap Demir mengintimidasi.Udah capek-capek melucu namun Demir tak juga senyum dan tertawa.


Tanpa aba-aba Dee menyuapkan makanan ke mulut Demir.


"Mending gunain mulutnya buat makan dech Pak daripada ngoceh terus."


"Kamu ?"mata Demir melotot menatap Dee.


"Jangan marah mulu Pak.Nanti tensinya tinggi.Bersikap manislah Onya dan kak Uty menuju meja kita,"bisik Dee tersenyum pada Onya dan Uty.


Air muka Demir langsung berubah ceria.Pria kutub nan miskin senyum itu memberikan senyum manis untuk Dee.Untuk hari ini Dee telah banyak melihat senyum Demir walau senyum palsu.


Kalo pria kutub senyum kayak gini tampan juga.Ga kuat adek bang.Meleleh adek liat abang kayak gitu.Gula aja kalah manis dengan senyum abang! batin Dee dalam hati.


"Bang lo dah selesai? Kalo pacaran sambil mojok jadi lupa waktu ya," Onya menyindir Demir.


"Bisa dibilang begitu.Dunia ini hanya milik berdua dan yang lain ngontrak," ucap Demir tersenyum lucu.Untuk kesekian kalinya Demir membuat Uty cemburu.


NOTE :

__ADS_1


Intership adalah program pengabdian dokter baru ke daerah selama setahun untuk memperoleh SIP ( Surat Izin Praktek ) di sebuah klinik atau rumah sakit.


__ADS_2