
Jika Typo harap maklum ya.Ini langsung aku upload tanpa cek dulu.Takut kelamaan upnya
Happy reading πππ
β€β€β€
Dee datang ke kafe yang biasa ia datangi bersama Bryan.Ia mencari sosok Bryan dan Clara.
Clara melambaikan tangannya pada Dee.Gadis cantik itu segera menghampiri Clara dan Bryan.Tak lupa kedua gadis itu cipika cipiki seperti sahabat dekat padahal sebelumnya Clara telah tega memukul kepala Dee.
Bryan menjadi kecewa pada Dee.Saat ia akan cipika cipiki dengan gadis itu menolaknya.Dee sengaja mengindari sentuhan Bryan karena menjaga perasaan Clara dan menjaga perasaan Demir.Walau kekasihnya yang posesif itu tidak ada tapi Dee tetap menjaga jarak dari Bryan.Demir sangat cemburu buta pada Bryan karena lelaki itu sangat dekat dengannya.
Walau kekasihnya itu sangat posesif namun Dee sangat mencintai Demir.Bersama Demir ia merasa dicintai dan mencintainya.Demir merupakan yang pertama baginya.Walau Dee berprofesi sebagai pacar sewaan di sebuah aplikasi online namun hanya Demir yang bisa singgah di hatinya.
β Bagaimana kabarmu Dee?β tanya Clara dalam bahasa Inggris.
Gadis bule itu masih merasa sangat bersalah dan berdosa pada Dee.
β Aku baik Clara.β
β Bagaimana dengan kepalamu? β tanya Clara khawatir.
β Sudah tidak apa-apa.β
β Mau pesan minuman apa babe? β tanya Bryan mesra seperti biasa.
β Jangan panggil aku babe lagi Bryan jaga hati tunanganmu .Dia sangat mencintaimu,β ucap Dee dalam bahasa Indonesia agar Clara tidak mengerti apa yang ia ucapkan.
β Bryan bisakah tinggalkan kami sebentar? Kami akan bicara sesama wanita,β ucap Dee lemah lembut.
Dengan terpaksa Bryan meninggalkan Dee dan Clara.Ia pindah ke meja lain.
β Bicaralah.Apa yang ingin kamu katakan padaku.Maaf kamu harus menunggu lama karena ada hal yang harus aku urus,β kata Dee menyesal.
β Tidak apa-apa Dee.Aku minta maaf karena telah menghinamu dan melukaimu,βbulir air mata keluar dari mata Clara.
β Aku melakukannya karena cemburu. Aku sangat mencintai Bryan.Aku sangat mencintainya. Kami saling kenal semenjak kecil.Aku menyukai dia ketika aku masih anak-anak.Kami pun sudah bertunangan Dee.β
Dee menatap sendu pada Clara.Walau cintanya bertepuk sebelah tangan namun gadis itu tidak pernah menyerah mengejar cinta Bryan.
β Maafkan aku telah membuatmu terluka Dee.Aku melakukannya tanpa aku sadari.Aku telah kriminal.Kamu berhak marah padaku.β
β Sudahlah Clara.Aku memaafkanmu. Sebagai seorang wanita aku memahami kecemburuanmu apalagi kalian sudah bertunangan. Kamu datang jauh-jauh dari Jerman hanya untuk menyusul Bryan.β
β Dee aku ingin bertanya padamu.Selama ini kalian dekat walau status kalian hanya pacar sewaan.Tapi aku melihat ada cinta dimata Bryan padamu. Tidakkah kamu memiliki perasaan untuknya?β tanya Clara dengan tatapan sendu.
β Kamu mau aku jujur atau bohong?β
β Jujurlah Dee. Aku janji tidak akan memukul kepalamu dengan gelas lagi,β canda Clara terkekeh.
β Aku dulu sempat menyukai Bryan namun aku sadar dengan posisiku.Kami berdua tidak seagama. Kami berbeda agama dan budaya. Aku tahu diri juga Clara. Hubungan kami tak akan berhasil. Aku dan dia hanyalah seorang sahabat. Sudah ada lelaki lain yang ada dihatiku.β
β Pria yang ada dirumah sakit waktu itu?β Clara menebak.
β Benar,β jawab Dee terkekeh.
β Aku tahu kalian saling mencintai.Dari cara kalian satu sama lain menatap aku sudah bisa melihat cinta kalian.Sekali lagi maafkan aku Dee.Aku telah jahat padamu,β ucap Clara tulus seraya menggenggam tangan Dee.
__ADS_1
" Sudahlah Clara semua salah paham.Aku hanya ingin meluruskan semuanya.Aku bukan orang ketiga dalam hubungan kalian.Aku tak pernah tahu jika kalian sudah bertunangan.Jika aku tahu Bryan sudah memiliki tunangan mungkin aku tak akan mau menjadi teman dekatnya dan membuatmu salah paham."
Clara berhamburan ke pelukan Dee.Mereka baru bertemu tiga kali namun Clara merasakan kecocokan bersahabat dengan Dee.Wajar saja jika Bryan jatuh hati pada Dee karena sifat gadis itu.Dia terlalu baik dan pemaaf.
Andai cewek yang dipukul Clara bukan Dee mungkin ia akan berakhir di penjara.Sementara Dee malah memaafkannya dan mau bicara dengannya.
Clara menceritakan semua tentang hubungan dengan Bryan.Bagaimana Bryan hadir di kehidupannya,masa remaja mereka,ia jatuh cinta pada Bryan dan pertunangan mereka.
Clara menceritakannya tanpa ada yang ditutupi.Ia jujur menceritakan semuanya pada Dee termasuk kesepakatannya dengan Bryan.
Ketika sedang asik mengobrol dengan Clara smartphone Dee berdering.Ada telpon masuk dari Demir.Walau malas bicara dengan Demir namun gadis itu tetap menjawab telpon dari Demir.
Jika Dee tidak mengangkat telponnya percayalah Demir akan menelponnya ratusan kali hingga baterai smartphone lowbat.
π " Sayang kamu ada dimana?" tanya Demir dengan lembut.Ia sedang berusaha membujuk Dee yang sedang marah padanya.
π " Aku lagi selingkuh di kafe sama Bryan dan Clara," ucap Dee menyindir Demir.
π " Sayang jangan begitu.Mas akui salah ngomong tadi cuma mas......."
π " Cuma apa? Cuma takut kehilangan kamu," sarkas Dee menirukan ucapan Demir.
π " Sayang nanti Mas jemput ya?"
π" Ga usah.Aku lagi ga mau ngomong sama Mas.Silakan intropeksi diri.Ga sekali dua kali Mas nuduh aku kayak gini.Ini hati Mas ga kuat disakiti berkali-kali walau Mas beralibi itu tidak sengaja."
Tanpa mendengarkan penjelasan Demir gadis cantik itu memutuskan sambungan telpon.
" Siapa Dee?" tanya Clara heran.Walau ia tidak tahu apa yang dikatakan Dee tadi namun dari ekspresi Dee tadi Clara bisa menyimpulkan jika Dee sedang marahan dengan pacarnya.
" Bukan siapa-siapa."
Dee mengusap wajahnya dengan lembut berusaha menyembunyikan rasa malunya.
" Kamu kayak cenayang saja.Kelihatan ya dari wajahku?"
" Aku mahasiswa psikologi setidaknya aku bisa membaca hatimu."
" Ternyata kamu tidak bisa dibohongi Clara."
" Maukah kamu bersahabat denganku Dee?" pinta Clara dengan tulus.Ternyata Dee tak seperti yang ia duga.Gadis ini bukanlah pelakor dan wanita yang mengincar kekayaan Bryan.
" Tentu Clara.Senang bertemu denganmu dan aku bersedia menjadi sahabatmu." Dee mengulurkan tangan pada Clara.
Bule cantik itu membalas uluran tangan Dee.Mereka berjabat tangan dan berpelukan.
" Dee bicaralah dengan Bryan.Apa yang kamu bicarakan dengannya akan menjadi penentu hubungan kami ke depannya."
" Maksudnya?"
" Bryan lelaki yang keras kepala.Dia sangat mencintaimu dan tak mudah baginya untuk melepaskanmu.Bicaralah padanya dan beri pengertian.Aku tak mau Bryan menjadi duri dalam hubunganmu dengan kekasihmu."
Dee mengangguk dan sependapat dengan Clara.
Dee tidak mencintaimu Bryan.Aku menang dan kamu kalah sayang.Batin Clara berteriak kencang.
Dee menghampiri Bryan yang sedang duduk di taman belakang kafe.Pria bule itu sedang asik menikmati live music bertema indoor.
__ADS_1
Dengan perlahan-lahan Dee mendekati teman tapi mesranya.Dee tak menyangka cinta Bryan terlalu besar untuknya.
Ketika menoleh ke belakang Bryan melihat sosok Dee menghampirinya. Senyum terbit dari kedua sudut bibirnya.
" Babe kamu sudah selesai bicara dengan Clara?" tanya Bryan basa basi.
" Sudah Bryan."
" Panggil aku babe seperti biasa sayang. Kenapa kamu ga mau melakukannya untukku?"
" Bryan aku sedang berusaha menjaga perasaan Clara dan juga perasaan Demir.Aku sudah menjalin hubungan dengan Demir.Kami akan menikah ketika aku sudah wisuda nanti.Kita tidak boleh seperti ini.Kita salah selama ini.Maaf aku memberi harapan palsu padamu.Jujur aku tidak tahu jika kamu memiliki perasaan padaku.Maafkan aku tak pernah menyadari perasaanmu.Aku selama ini hanya menganggap hubungan kita sebatas client dan sahabat saja semenjak aku menjadi pacar sewaanmu Bryan," tanpa disadari air mata Dee menetes ke pipinya.
" Kenapa kita bisa berakhir seperti ini babe.Sakit babe mengetahui wanita yang kita cintai malah mencintai lelaki lain.Aku mati-matian pindah ke Jakarta hanya ingin dekat denganmu dan memperjuangkan cinta kita karena kamu layak di perjuangkan babe.Aku malah berharap bisa menjadi suami dan ayah dari anak yang kamu lahirkan babe." Bryan ikutan menangis.
Baru kali ini ia mencintai seorang wanita namun cintanya bertepuk sebelah tangan.Dee adalah istri impiannya dan ia sangat memuja Dee.
" Kita memang tidak berjodoh Bryan.Kamu dan aku tidak mungkin bersatu.Kita dua insan yang berbeda latar budaya dan agama.Mustahil untuk kita bisa bersama dan kamu juga sudah memiliki Clara dan aku memiliki Demir."
Bryan menghapus air matanya kasar.Badannya sedikit kurus karena tidak mau makan.Nafsu makannya mendadak hilang semenjak melihat kedekatan Dee dan Demir di rumah sakit beberapa waktu yang lalu.
" Kenapa dia yang bisa memenangkan hatimu babe padahal aku yang dulu datang di kehidupanmu?"
" Hatiku telah memilih melabuhkan cinta ini pada Demir.Aku tidak bisa mengontrol hati dan perasaanku Bryan.Memang dia baru hadir di hidupku tapi hatiku telah memilih Demir. Perasaanku sangat peka.Andai aku membalas cintamu tentu ada Clara akan tersakiti.Dia benar-benar mencintaimu."
Bryan melambaikan tangan ke udara isyarat Dee berhenti bicara.Ia sudah tak sanggup mendengar ucapan Dee yang sangat melukai perasaannya.
" Bryan lebih baik kita dicintai daripada mencintai.Kita tak akan merasakan sakit.Tapi lebih baik jika saling mencintai.Kamu bukannya tak bisa mencintai Clara namun kamu menutup hati untuknya.Dia tulus dan benar-benar mencintaimu.Jangan pernah menyia-nyiakan dia jika kamu tak ingin menyesal."
Bryan tertegun dan mendadak bisu mendengar ucapan Dee.Pikirannya menerawang jauh.
"Aku tak bisa memaksamu untuk belajar mencintai Clara namun aku harus menjelaskan semuanya Bryan.Aku tidak mencintaimu.Aku menyayangimu sebagai seorang sahabat.Terima kasih atas bantuanmu selama ini padaku dan panti kasih bunda.Semoga Tuhan membalas semua kebaikanmu," kata Dee sebelum meninggalkan Bryan.
Bryan menahan tangan Dee.Mata Bryan memerah karena menangis.Dee diam mematung karena lengannya ditahan Bryan.
" Apa tidak ada kesempatan untuk kita bersama babe.Aku gila karena mencintaimu."
Dee berusaha menahan tangis.Sejujurnya ia tak berani mengucapkan semua ini namun Bryan harus tahu kenyataan ini.
" Tanpa aku jawab kamu sudah tahu jawabannya Bryan," ucap Dee menyeka air mata.Ia sudah mati-matian menahan air matanya namun tetap saja menangis.
Bryan melepaskan tangan Dee.Ia sudah tak memiliki harapan lagi.Dee sudah jatuh ke pelukan Demir.
" Berbahagialah babe.Aku akan kembali ke negaraku.Tak ada artinya lagi aku disini.Jika aku tetap disini aku akan hidup dengan kenanganmu.Aku akan kembali jika Demir menyia- nyiakan dirimu.Pastikan dirimu bahagia jika tidak,aku akan merebutmu darinya," ucap Bryan sendu menatap Dee.
Akhir-akhir ini ia menjadi sangat cengeng.Patah hati membuatnya sensitif.
Hatinya sangat sakit dan retak karena penolakan Dee.Ia tak menyangka patah hati akan sesakit ini.Mungkin ini rasa yang dialami Clara karena penolakannya selama ini.
Bryan mengacungkan jempol pada Clara.Ternyata gadis manja itu sangat kuat.Walau tak bisa menerima penolakan Dee namun Bryan tak ingin memaksa Dee.
" Semoga kamu ga salah pilih babe dan kamu bahagia dengan pilihanmu," ucap Bryan meninggalkan Dee.
Clara yang menyaksikan dari jauh ikut terluka melihat Bryan terpuruk seperti ini.Ia berjanji akan membuat Bryan bahagia dan jatuh cinta padanya.
β€β€β€
Yeayyyyyyyyy dua atau tiga part lagi bakal endingggggggg.Ada yang bisa tebak bagaimana Demir melamar Dee ??????
__ADS_1
ππππ