
Setelah berkutat dengan kemacetan berjam-jam dari Bandung menuju Jakarta.Akhirnya Demir sampai juga di Jakarta.Sebelum ketemuan dengan Dee ia pulang ke rumah terlebih dahulu untuk mandi.
Tidak lucu jika kencan dengan kondisi badan bau keringat dan baju awut-awutan.
Demir mandi sambil bernyanyi.Moodnya sangat baik karena akan berkencan dengan Dee dan melepas rindu.Lelaki posesif itu merasa sudah terlalu lama tak berjumpa dengan Dee.
Sementara itu Onya sedang getol membuat vlog tentang kehidupannya pribadinya di IG.Berawal dari Live IG dan banyak pengikut Onya jadi ketagihan bikin vlog dan Live IG.Dee yang sedang di kamar mengikuti live IG Onya.
Kali ini Onya menyoroti rumah dan akan mewawancarai sang kakak.
" Baiklah saudara-saudara.Onya akan meliput tentang keluarga Onya. Pasti kalian semua penasaran sama abang ganteng Onya.Dosen kebanggaan kalian semua.Kebetulan abang Demir baru pulang dari Bandung," ucap Onya live seraya membuka pintu kamar Demir dan mengganti kamera depan dengan kamera belakang menyorot isi kamar Demir.
" Gimana rapi kan kamar abang Demir," ucap Onya mengarahkan kamera ke sekeliling kamar.
Degg.....Degggg... Dee teriak histeris karena melihat penampakan di Live IG Onya.Demir melepas handuk dan hanya memakai CD.Dosen tampan itu memakai celana jeans dan kemeja.Posisi Demir membelakangi Onya sehingga Demir tidak mengetahui kedatangan Onya.
Onya matikan livenya......Pornošššš .Dee mengetik komentar saat Onya live.
Setelah Dee mengetik komentarnya. Follower Onya heboh karena melihat Demir melepas handuk dan hanya memakai CD lalu memakai celana jeans dan kemejanya.Live Onya dibanjiri oleh komentar netizen.
Onya yang sibuk bercuap-cuap sehingga tak membaca komentar netizen.
Dee berteriak histeris karena live Onya diikuti 1k followernya dan belum menghentikan Live-nya.Dee tak rela orang lain melihat tubuh sang kekasih dan tak rela sang kekasih menahan malu.Apalagi membaca pesan genit follower Onya yang kebanyakan mahasiswa UI.Melihat Demir memakai pakaiannya seperti ini merupakan hal langka bagi mereka.
Dee berusaha menelpon Demir namun karena smartphone dalam mode getar ia tak mengetahuinya.Ia sibuk memasang celana jeans dan kemejanya.
Berkali-kali Dee telpon baru diangkat oleh Demir.
Onya baru menyadari keteledorannya ketika melihat Demir memesang gesper celananya dan ia membaca komentar di IG Wajahnya berubah pucat berarti sedari tadi ia mempertontonkan sang kakak memakai pakaian sehabis mandi. Onya refleks menghentikan siaran langsungnya.
" Onya," pekik Demir murka menatap Onya dengan tatapan membunuh.Ingin Demir memakan Onya bulat-bulat karena tak sengaja mempermalukannya.Mau ditaruh dimana mukanya karena disaksikan mahasiswa UI memakai pakaiannya.
" Cepat lo hapus video live lo," hardik Demir dengan suara menggelegar bagai petir.
Onya kaget dan tak berkutik mendengar perintah Demir.Dengan gugup Onya memainkan jempolnya dan menghapus video livenya.
" Lo ga ada kerjaan lain? Lo kalo mau liveĀ liat-liat sikon donk.Demi follower lo mempermalukan gue.Gue ga ada muka di kampus gara-gara ulah lo nge-vlog.Kalo ga ingat lo adik gue udah gue sate lo," ucap Demir geram dengan gigi bergemeletuk.
Onya mulai menangis dan menyadari kesalahannya.
" Maafin gue bang.Gue ga tahu kalo lo mandi.Gue tadi mau live dan wawancara lo aja kayak artis-artis gitu."
" Lo mau niru artis liat sikon juga.Artis itu bikin konsep dulu baru bikin vlog ga kayak lo.Gue ga mau tahu kalo sampai mahasiswa gue nyimpan video itu dan tersebar lo bakal gue cekik," ucap Demir dengan nada emosi seraya menunjuk Onya.
Onya menangis keras layaknya anak kecil.Ia merasa bersalah karena mempermalukan Demir namun ancaman Demir membuatnya takut.
Tangis Onya yang begitu keras mengundang perhatian Nona.Wanita baya itu berlarian dari dapur menuju kamar Demir.Melihat Onya menangis sesenggukan membuat Nona naik darah.
" Abang kamu apakan adik kamu?" tanya Nona berkacak pinggang.
" Mami tanya aja anak mami itu.Alay terlalu over dan merugikan abang." jawab Demir ketus.
" Kenapa Onya?" tanya Nona prihatin.Onya berlari ke dalam pelukan Nona.
" Cup...cup....cup...Jangan nangis," ucap Nona membelai rambut si bungsu.
" Cerita sama mami."
Onya melepaskan diri dari pelukan Nona seraya menghapus air matanya.
" Onya tadi live IG rencana mau wawancarai abang.Onya masuk kamar abang sambil megang hape dan explore kamarnya abang.Kamar abang ga ke kunci jadi Onya nyelonong masuk aja.Ternyata abang abis mandi dan lagi berpakaian.Jadi pas abang lepas handuk dan cuma makai celana dalam.Ga sengajaĀ tersiarkan sama Onya.Jadi follower Onya liat abang naked dan memakai pakaiannya.Onya ga sadar mami karena sibuk bercuap cuap.Liat abang pasang gesper baru Onya sadar jika ga sengaja merekam abang.Pas liat komen live kak Dee yang sadar duluan.Kak Dee komen suruh Onya matikan live.Gara-gara itu abang marah sama Onya."
Nona manggut-manggut dan tiba-tiba tertawa ngakak.Ia tertawa begitu keras sampai memegang perutnya.Onya dan Demir malah heran dengan reaksi Nona.Bukannya prihatin lalu memarahi Onya malah tertawa ngakak.
" Kok mami ketawa sich?" tanya Demir sebal.
" Abang ga usah marah-marah gitu.Atlit ma artis aja video onani viral di twitter cuek bebek aja.Abang laki-laki gapapalah beramal sedikit," ucap Nona tersipu malu.
" Mami," cebik mami kesal.
" Ga usah panggil mami dengan nada tinggi gitu ah bang.Selow aja.Artis aja video syurnya tersebar santai wae."
" Tapi mereka dah liat abang hampir bugil mi," geram Demir dengan nada kesal.
" Anggap aja abang boneka India.Boleh diliat tapi ga boleh dipegang," celetuk Nona tertawa cekikikan.
" Udah jelas Onya salah mami malah bela."
" Mami bukan ngebela cuma nasi udah jadi bubur abang.Ga usah pake urat gitu ngomongnya.Onya udah hapus video livenya?" tanya Nona melirik Onya dan dijawab dengan anggukan kepala.
" Bang Onya dah hapus video live dan ga bakal ada yang liat lagi.Onya udah minta maaf.Jadi abang harus maafkan Onya.Dan buat Onya besok kalo live liat kondisi dulu.Pastikan aman baru live.Jangan sampai mami lagi mesra-mesraan sama papi di kamar Onya malahĀ nyelonong live IG.Ga lucu kalo kami jadi artis bokep kan udah tua.Hahahahaha."
" Isssh mami vulgar," ucap Onya dengan mimik jijay.
" Makin gila abang kalo lama-lama disini.Abang pergi dulu," ucap Demir seraya melipat lengan kemeja.
" Mau kemana?" tanya Nona menahan tangan Demir." Abang baru pulang kok pergi lagi?"
" Abang mau bikin cucu buat mami.Mami mau cucu kan?" ucap Demir mengedipkan mata genit.
" Mi abang kesambet apa? Tumben dia gitu?" tanya Onya menyenggol lengan Nona.
" Mungkin abang kamu kesambet kucing kawin," jawab Nona asal.
ā¤ā¤ā¤
Sementara itu Dee sudah menunggu Demir di coffee shop.Dee tak mau Demir menjemputnya ke rumah karena rumahnya dan Demir tak searah.Takut bolak-balik dan mereka akan menghabiskan banyak waktu di jalan karena macet.
Sambil menunggu Demir,Dee memeriksa kembali skripsinya.Sesekali ia melirik ke pintu masuk apakah Demir sudah datang atau belum.
Dee membaca ulang skripsinya.Mana tahu masih ada tulisan yang typo.Ketika asik membaca tiba-tiba Demir datang dan mencium keningnya dengan mesra.
" Sore sayang? " ucap Demir manja.
" Mas berubah jadi genit," ucap Dee pura-pura kesal.
" Kalo marah Mas tarik lagi ciuman Mas," ucap Demir mencium kening Dee lagi.
" Modus banget," ucap Dee memasang duck face.
" Kalo modusin kamu gapapa Deniz itu salah satu hobi barunya Mas."
" Dasar lelaki."
" Kamu suka kan?" goda Demir mengangkat sebelah alisnya.
" Mas kenapa tadi Onya bisa live dan menampilkan Mas......." ucapan Dee menggantung karena malu menyebutnya di depan Demir.Wajah Dee merona karena malu.
Demir tahu arah pembicaraan Dee.Ia punya ide untuk menggoda Dee.
__ADS_1
" Menampilkan apa?" Demir mentowel-towel pipi Dee.
Dee menutup wajahnya dengan kedua tangannya.Ia tak ingin Demir melihat wajahnya yang memerah.Ia malu karena melihat Demir dalam kondisi hampir telanjang.
" Ayo dong sayang.Mas tanya tolong dijawab."
" Pak Demir bisa periksa skripsi saya sekarang?" ucap Dee sok profesional mengalihkan pembicaraan.
" Ga bisa Deniza Sefa.Kamu mau ACC? Jika mau ACC jawab pertanyaan saya kalo tidak jangan harap besok pagi bisa daftar kompre," ucap Demir tegas seperti biasanya dan menyebalkan.
Dee sok profesional makanya Demir bersikap seperti biasanya bersifat ketus dan tegas.
" Mas," cebik Dee manja mencubit lengan Demir.
" Deniza jaga batasan kamu.Saya dosen kamu," ucap Demir tegas seperti biasanya.Sesekali mengerjai Dee gapapalah.
" Mas kok gitu," protes Dee sebal karena Demir bersikap seperti dulu ketika Dee membencinya.
" Tadi siapa yang sok profesional?" tanya Demir tersenyum lebar.
" Tapi ga gitu juga Mas.Nyebelin," ucap Dee pelan.
" Kamu sich ga mau jujur.Tadi menampilkan apa? Ayo jawab !" titah Demir menyentuh dagu Dee.
Dee menepis tangan Demir dan menutup wajahnya dengan kedua tangan.
" Malu Mas porno."
" Porno apanya?" Demir semakin semangat menggoda Dee.
" Mas," ucap Dee setengah teriak.
" Jangan teriak ! Ntar orang ngira Mas jahatin kamu."
" Abis Mas yang mulai."
" Kamu ga mau jujur sama Mas.Ceritakan sama Mas ! Apa yang kamu liat ketika Onya Live IG?"
" Mas udah dihapus Onya belum?" Dee malah balik bertanya.
" Emang video apa sich?" tanya Demir sok lugu.
" Mas, tadi pas nelpon udah aku bilang."
" Telpon ma ngomong langsung itu beda sayang.Mas mau liat ekspresi malu kamu pas cerita."
" Aku liat, bukan aku aja.Seribu follower Onya liat mas pakai baju dan ketika Mas lepas handuk hanya pakai celana dalam.PUAS MAS?" ucap Dee dengan seringai iblis.
Demir tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi marah Dee.
" Kalo marah makin cantik sayang.Mas makin cinta dech ga sabar mau kawinin."
" Mas bahasanya vulgar banget."
" Anggap aja latihan sebelum jadi istri Mas.Tadi dah liat Mas pake CD sekarang ngomong vulgar.Besok ne......"
" Stop!" Dee melambaikan tangan ke udara." Ga usah dilanjutin aku tahu arah pembicaraan Mas."
Dee menyeruput minumannya seraya berdehem dan memikirkan kata-kata rayuan untuk Demir.
" Masku sayang yang paling ganteng sedunia dan tertamvan sejagat raya.Bisa periksa skripsi kekasih kamu ini sekarang?" Dee memasang tampang sok imut dan centil.
" Mas jangan mulai lagi dech..."
" Jangan mulai baca skripsi ya?"
" Jangan mulai mesum Mas.Periksa lagi Mas.Abis itu kita pergi nonton Charlie's Angels ya."
" Itu film dewasa lo."
" Gapapa.Aku udah dewasa dah bisa bikin anak kok kalo udah ada suaminya."
" Pinter banget ngejawab sekarang ya."
" Aku belajar dari Mas."
Dee memberikan bundelan skripsinya pada Demir.Suasana menjadi hening karena Demir sibuk membaca kata demi kata lembaran skripsi Dee.
Pembahasan masalah di Bab 4 dimana olahan data Dee sudah benar dan penjabarannya juga sudah benar.
Demir mengambil rapor bimbingan skripsi Dee.Ia menuliskan hasil bimbingan Dee dan menulis kata ACC untuk kompre dan menandatanganinya. Tak lupa Demir menulis kata ACCĀ dan tanda tangan di cover judul skripsi Dee.
" Udah bisa besok daftar kompre sayang. Nanti mas sounding orang fakultas biar kamu kurang dari seminggu dah kompre. Kamu sanggup kurang dari satu minggu dah kompre?"
" Sanggup Mas.Kalo Mas sounding ntar orang sekre curiga sama hubungan kita."
" Udah saatnya kita go public.Lagian kamu dah hampir selesai kuliah.Ga masalah juga atau kamu malu sama teman-teman kamu karena pacaran sama Mas?"
" Bukan gitu Mas.Cuma ga kuat aja sama fans garis keras Mas."
" Kamu bisa aja sayang.Bisa kita pergi dari sini sekarang ? Katanya mau nonton.Yuk kita pergi !"
" Iya Mas."
Setelah membayar tagihannya mereka pergi ke bioskop.Dee sudah tak sabar menonton film Charlie's Angels versi terbaru yang diperankan Kristen Stewart, Naomi Scott dan Ella Balinska.
Film Charlie's Angels karena tayang perdana antusias penonton sangat tinggi.Dee dan Demir terpaksa antri lama untuk memprint tiket nonton yang telah mereka beli di aplikasi TIX ID.
Dee dengan sabar menunggu antrianĀ untuk print tiket.Dee tak menyadari ada seseorang yang memperhatikannya sedari tadi.Dari masuk bioskop sampai antri print tiket empat pasang mata mengawasi mereka.Dee dan Demir terlalu sibuk dengan dunia mereka sehingga tak sadar di buntuti.
Ketika Dee sudah selesai memprint tiket mereka bergegas antri beli pop corn dan minuman untuk nonton.Demir dan Dee terlihat asik berbincang.Tangan Demir merangkul Dee dengan mesra sehingga empat pasang mata yang mengawasinya semakin kaget dan tak percaya.
Dee dan Demir masuk studio dan mencari tempat duduk.Film baru mulai diputar namun sudah disuguhi adegan sensual dari Kristen Stewart.Kristen meletakan kakinya ke arah selangkangan sang pria.Dee menutup mata karena malu.Dee malu karena menonton bersama Demir.Andai bersama Nayla dan Luna ia tak perlu malu-malu kucing seperti ini.
Demir tersenyum lucu melihat reaksi Dee.Lelaki tampan ini mengelus paha Dee sekilas.
" Ga usah malu sayang kita ga nonton film bokep."
" Tetap aja malu karena nonton bareng Mas," cicit Dee pelan takut kedengaran penonton lain.
" Biasanya sama Nayla dan Luna nonton bokep kamu ga tutup mata."
" Kok Mas bisa tahu?"
" Jadi benar kamu nonton bokep sama mereka?" Demir balik bertanya dan tak menyangka kekasihnya menonton bokep bersama kedua sahabatnya padahal tadi hanya asal nebak.
" Oooooo kamu ketahuannnnnnn," celetuk Demir mencandai Dee.Saking gemasnya Demir ia mencubit pipi sang kekasih.
Wajah Dee merona merah namun Demir tak bisa melihatnya karena lampu bioskop mati.
__ADS_1
Mereka melanjutkan nonton dengan serius.Adegan action dalam film ini membuat Dee gemas dan ia terkesan dengan akting Kristen Stewart menjadi Angels dan jago berkelahi berbanding terbalik ketika menjadi Bella Swan di film Twilight.
Empat pasang mata yang mengawasi mereka dari tadi semakin yakin jika mereka berpacaran.
Dua jam kemudian film selesai di adegan Naomi Scott di rekrut menjadi Angels dan dilatih untuk menjadi seorang mata-mata.
Dee dan Demir sangat puas menonton film Charlie's Angels.Kristen Stewart, Naomi Scott,dan Ela Balinska sukses memerankan tokoh mereka.
Saat Dee asik berbincang dengan Demir.Dua orang yang membuntuti mereka sedari tadi menyapa mereka.
" Pak Demir dan Dee.Kalian pacaran?" tanya sang lelaki menatap mereka heran.
Walau harus berhadapan dengan dosen sendiri namun karena rasa ingin tahu ia memberanikan diri untuk menanyakan hubungan Dee dan Demir.
" G-Guntur.....Lo.Kaliannnnn," lidah Dee berasa kaku karena terciduk jalan berduaan dengan Demir oleh Guntur dan Tamara.
" Kalian udah lama ya pacaran?" Tamara ikut bertanya.
Tadi sebenarnya Guntur malas ke bioskop namun karena Tamara merengek mau nonton film Charlie's Angels terbaru mau ga mau Guntur menemani daripada Tamara ngambek dan marah padanya.
Ketika mereka di parkiran mereka liat sosok Dee dan Demir yang begitu mesra.Mereka bahkan bergandengan tangan menuju bioskop.Rasa kepo Tamara membuatnya mengikuti Dee dan Demir.Ternyata dua orang sejoli itu ke bioskop seperti mereka dan bahkan mereka nonton film dengan judul yang sama dan satu studio pula.
Tamara dan Guntur tak menyangka jika Dee bisa menaklukan singa seperti Demir dan membuat pria itu menjadi lelaki manis.
Ketika film sudah selesai Guntur dan Tamara menghampiri Dee untuk mengkonfirmasi hubungannya dengan Demir.Jika benar mereka pacaran akan membuat UI khususnya fakultas kedokteran gempar.
Dee dinobatkan sebagai wanita terhebat abad ini karena bisa mencairkan hati si pria dingin yang tak berperasaan.Sudah begitu banyak mahasiswi dan dosen cantik mendekati semuanya tak diacuhkan Demir malah seorang Deniza Sefa berhasil mendapatkan hati dan cintanya Demir.
Tubuh Dee gemetaran dan ia keringatan. Lidahnya berasa kelu untuk berbicara. Wajahnya menyiratkan ketakutan bak pelakor yang keciduk istri sah.
" Guntur kamu ikut saya!" Demir menggerakan telunjuknya pada Guntur agar mahasiswanya itu mengikuti langkahnya.
" Deniz kamu sama Tamara aja bentar.Mas ga bakal lama," Tamara dan Guntur makin melongo ketika Demir memanggil dirinya dengan embel-embel Mas.
Fix....Dee dan Pak Demir pacaran.Tamara dan Guntur membatin.
Demir dan Guntur menjauh dari pasangan mereka.Dilorong sepi mereka berbicara.
" Pak Demir dan Dee benaran pacaran?" Guntur pura-pura bertanya.
Demir menempeleng kepala Guntur.
" Jangan sok lugu kamu."
" Jadi Bapak mengakui pacaran dengan Dee?"
" Bukannya kamu yang ajarin?"
" Maksud Bapak?" Guntur keringatan karena mendapat tatapan sinis dan membunuh dari Demir.
" Masa kamu lupa sama omongan kamu di kantin sama Dee dan Nayla ? " Demir memukul bahu Guntur dengan kencang sehingga nyali sang mahasiswa semakin ciut.
" Yang mana sich Pak?" tanya Guntur sok polos.
" Pak Andre dan Pak Demir itu lelaki dingin yang ga punya perasaan.Bedanya Pak Andre sudah nikah Pak Demir belum laku.Kalo kalian berdua bimbingan sama Pak Andre atau Pak Demir kalian harus berstrategi dan berpandai-pandai.Mereka itu duo killer yang sangat menakutkan. Nah jika kalian bimbingan ajak aja diluar.Trus kalo ketemu kalian harus agresif dan ngomong dengan manja dengan nada menggoda biar mereka ga fokus periksa skripsi kalian dan ACC buat bikin bab selanjutnya.Tiru aja gaya ngomongnya syahrini.Kalo bimbingan kalian harus pakai baju tunik sabrina yang belahan dadanya rendah atau kemeja.Kancing atas ga usah dipasang biar keliatan belahan dada gitu.Kalian goyangkan badan biar fokus mereka terbagi dan kalian pura-pura jatuhin pena lalu merunduk di depan dia atau kalian jilat pena di depan mereka kayak jilat lolipop atau keluar masukin pena di mulut kalian.Gue jamin kalian akan cepat dapat ACC.Mereka berdua lelaki normal pasti ga kuat iman.ā ucap Demir menirukan ucapan Guntur waktu di kantin.
Guntur panas dingin dan gelapan. Keringat bercucuran dari dahinya. Lututnya terasa lemas tak bisa digerakan. Guntur merasakan sinyal bahaya dan ia takut Demir akan mempersulitnya di kampus.
" Dee ce-ri-ta sa-ma Ba-pak?" tanya Guntur terbata-bata tak berani menatap mata Demir.
Demir memukul bahu Guntur berulang kali menyiratkan intimidasi.Guntur semakin ketakutan melihat seringai iblis di wajah Demir.
" Bukan.Dee ga pernah ngomongin hal ga penting itu dengan saya.Berkat saran kamu saya jadi jatuh cinta sama Dee," ucap Demir berbisik di telinga Guntur.
Guntur rasanya mau pingsan mendengar ucapan Demir.Guntur ingin punya kantong ajaib doraemon dan mengeluarkan pintu kemana saja sehingga bisa kabur dari cengkraman Demir.Demir terlalu menakutkan daripada sundel bolong.
Demir jika marah lebih menakutkan dan kejam dari Hitler menurut Guntur.
" Mungkin lebih seru jika saya berbincang soal kamu dengan Pak Andre. Bukankah kamu bimbingan dengan Pak Andre?" tanya Demir mengangkat sebelah alisnya.
Guntur semakin gelagapan dan berkeringat dingin.Guntur berlutut memeluk kaki Demir.
" Pak jangan....Please....." ucap Guntur memelas." Masa depan saya masih panjang Pak."
Demir menuntun Guntur untuk berdiri.
" Kamu ga usah pasang tampang menyedihkan kayak gini."
" Pak tadi sore video Live Onya bikin heboh satu kampus lo.Para mak - mak menjerit histeris liat Bapak hanya memakai CD.Ternyata body Bapak waw juga." Guntur mengalihkan pembicaraan menghilangkan rasa gugupnya.
Demir geleng-geleng kepala seraya memasang duck face.
" Saya akan jujur sama kamu.Saya dan Dee memang berpacaran dan saya akan menikah dengan Dee."
" Selamat Pak.Semoga langgeng dengan Dee," ucap Guntur memotong ucapan Demir.
" Ya.Terima Kasih.Hukuman buat kamu Guntur.YANG PERTAMA........"
" Kalo ada yang pertama berarti ada banyak dong Pak?" ucap Guntur menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
" Anak pintar," sarkas Demir.
" Hukuman yang pertama.Kamu harus meredam gosip soal live Onya.Yang kedua kamu harus mengurus semua keperluan saya melamar Dee dan cari ide melamar Dee yang unik dan berbeda."
" Tapi....Pak."
" Ga ada tapi ! Kalo kamu tidak mau saya akan berbicara dengan Pak Andre," kata Demir mengancam.
" Jangan Pak," celetuk Guntur ketakutan.
Jika Demir bicara pada Pak Andre masa depannya bakal suram.Bisa ga kelar skripsinya sampai setahun bahkan selamanya.
" Kalo jangan.Kamu harus jalankan hukuman kamu.Kalo video live Onya masih tersebar dan jadi gunjingan kamu ga bakal aman.Hukuman kedua segera kasih konsep ke saya." ucap Demir meninggalkan Guntur yang lemas.
Melihat Demir hanya kembali seorang diri Tamara menanyakan keberadaan sang kekasih pada Demir.Setelah itu ia pergi meninggalkan Dee dan Demir.
Tamara menghampiri Guntur yang terduduk lemas di lantai.
" Pipi kenapa?" tanya Tamara khawatir.
" Mi.Apa sich salah dan dosa pipi hingga apes gini?" cebik Guntur dengan ekspresi sedih.
" Pak Demir mukul pipi?"
Guntur menggeleng.
" Pak Demir ga mukul cuma mengultimatum pipi.Pertama pipi harus meredam gosip video live Onya di IG tadi yang, kedua pipi harus mikirin ide lamaran Pak Demir untuk Dee dan mempersiapkan semua perlengkapannya.Lama-lama bisa stress pipi liat si pria kutub itu.Dee kenapa juga bisa jatuh cinta sama pria dingin dan tak berperasaan itu.Kalo pipi ga mau dia bakal ngadu ke Pak Andre masalah nasehat pipi sama Nayla dan Dee waktu di kantin.**** si pria kutub itu mi!"
" Pipi jangan ngomong keras-keras! Kalo kedengaran lagi makin terancam posisi pipi.Opsi kedua mimi udah punya ide.Tenang mimi akan bantu pipi," ucap Tamara menghibur Guntur.
__ADS_1
Seketika wajah muram Guntur berubah ceria karena sang kekasih mau membantunya.Ia dan Tamara bisa berbagi beban dan membuatnya plong.