CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 10


__ADS_3

Malam harinya Gio yang sudah berniat buat menguntit Alenka,sudah bersiap buat membuntutin Alenka.


"Kok kayak kenal ya ma tuh cowok!" gumam Gio di dalam mobil ketika Alenka duduk bersama seorang cowok.


Gio yang mulai penasaran akhirnya masuk ke Kafe itu untuk melihat secara dekat siapa cowok itu.Karena Keyzan terlihat begitu akrab sama cowok itu.


"Kak,gue udah pernah cerita belum sih?" tanya Alenka pelan.


"Cerita apa Dek?" tanya Gino.


"Gio balik Kak," bisik Alenka karena nggak mau Keyzan denger.


"Serius?" tanya Gino.Alenka hanya mengangguk.


"Kakak sebenarnya juga kangen banget sama dia,udah bertahun tahun nggak ketemu juga," ucap Gino sedih.


"Kangen sama siapa Om?" sahut Keyzan.


"Kangen sama keluarga Om," jawab Gino tersenyum.


"Om punya Papa?" tanya Keyzan.


"Punya" jawab Gino.


"Enak nggak Om punya Papa?" tanya Keyzan sembari memasukan makanan dalam mulutnya.


"Om juga kayak Key,sudah lama nggak ketemu sama Papa dan Mamanya Om" jawab Gino.


Alenka merasa sedih melihat Gino.Karena,emang selama sembuh Gino belum mau pulang ke rumah,apalagi kan Orang Tuanya tinggal di Belanda dan jarang pulang juga.


"Om Gino sama Key jangan sedih ya? kan ada Alenka!" ucap Alenka menenangkan Key dan Gino yang sedang bersedih.


Sementara Gio yang nggak kuat menahan cemburunya akhirnya menghampiri mereka bertiga dengan marah,bahkan Gio hampir memukul Gino.


"Lo apa apaan sih Gi?" bentak Alenka melepaskan tangan Gio di pundak Gino.


Gino pun akhirnya menoleh dan betapa kagetnya Gio melihat Kakaknya ada di depannya.Begitupun Gino yang terlihat senang melihat Gio sudah tumbuh dewasa.


"Kak Gino!" ucap Gio kemudian memeluk Gino sembari menangis.


"Gio,lo udah besar Dek,tampan lagi," ucap Gino juga menangis memeluk Gio.


Alenka senang melihat pemandangan itu bahkan dia sangat terharu melihat moment itu.

__ADS_1


"Mi,Om Gio kenal sama Om Gino?" tanya Keyzan.


"Om Gino itu Kakaknya Om Gio,sayank!" jawab Alenka.


"Oh," jawab Keyzan mengangguk anggukan kepalanya.


Setelah lama berpelukan akhirnya Gio ikut gabung bersama mereka.Gino kemudian bercerita kemana dia setelah sembuh.


"Kakak kok nggak pupang aja ke rumah?" tanya Gio.


"Nggak Dek,Kakak pengen cari pengalaman diluar!" jawab Gino.


"Jadi Om Gio sama Om Gino itu saudara?" tanya Keyzan.


"Iya" jawab Gio tersenyum.


Gio kemudian menyuruh Keyzan buat mendekat dan kemudian memangkunya.Gino melihat pemandangan itu dengan terharu.Dia ingin ngomong sama Gio kalau Keyzan itu adalah darah dagingnya,tapi Alenka mengisyaratkan jangan.


"Kak,pulang ke rumah yuk!" ajak Gio.


"Kakak masih mau cari pengalaman di luar dulu Dek!" jawab Gino.


"Tapi Kak! Kakak kan juga bisa cari pengalaman di luar tapi kan juga bisa tinggal di rumah! itu rumah kita Kak!" ucap Gio memaksa.


Setelah selesai makan malam,Gio mengantar Alenka dan Keyzan pulang ke apartemen.Setelah itu Gio pulang ke rumah bersama Gino.


"Ya,ampun ini Mas Gino?" tanya Mbak Ijah terkejut.


"Iya Mbak!" jawab Gino tersenyum.


"Mbak kangen banget sama Mas Gino!" ucap Mbak Ijah memeluk Gino.Begitupun suami Mbak Ijah senang bisa melihat Gino lagi.


Gio kemudian mengajak Gino buat ke kamar.Di kamar,Gio dan Gino ngobrol ngalor ngidul.


"Dek,kenapa lo ninggalin Alenka?" tanya Gino.


"Gio terpaksa Kak," jawab Gio sedih.


"Terpaksa kenapa?" cecar Gino.


Gio kemudian bercerita kepada Gino alasan dia meninggalkan Alenka.Gio juga berkata kalau sebelum pergi dia ninggalin surat buat Alenka.


"Di surat itu gue nulis supaya Alenka nungguin Gio,sampai Gio balik..Tapi setelah Gio balik ternyata Alenka hianati Gio dan memiliki anak dengan cowok lain!" jawab Gio sedih.

__ADS_1


Gino kepengen banget ngelurusin salah paham di antara Adiknya dan Iparnya tapi dia tertahan oleh permintaan Alenka yang nggak mau Gio tahu kalau Keyzan adalah anak Gio.


"Kakak sejak kapan sembuh dan keluar dari Rumah Sakit?" tanya Gio.


"Sejak lo pergi,..Waktu itu Alenka ke Rumah Sakit dan ngomong kalau lo pergi ninggalin dia,entah kenapa sejak saat itu gue sadar dan mulai berangsur sembuh," jawab Gino.


"Setelah sembuh Kakak sering ketemu sama Alenka?" tanya Gio.


"Iya" jawab Gino.


"Kakak tahu dong,siapa Papanya Keyzan?" tanya Gio.


"Kenapa lo nanya Papanya Key?" tanya Gino balik.


"Nggak apa apa sih,cuma pengen tahu aja cowok seperti apa yang sudah buat Alenka menghianati rumah tangga nya," jawab Gio.


Gino yang nggak suka Gio menuduh Alenka berhianat akhirnya dengan amarah Gino bertanya "Apa lo nggak pernah kepikiran kalau Keyzan itu adalah anak lo?".


"Maksud Kakak?" tanya Gio kaget dengan pertanyaan Gino.


"Kakak nggak suka kalau lo ngomong Alenka menghianati rumah tangga kalian! apa lo nggak mikir apa yang terjadi setelah lo pergi ninggalin dia?" tanya Gino.


Gio terdiam sejenak kemudian menghela nafas dan ngomong karena dia pergi,Alenka harus mengalami hal yang buruk,Alenka hamil dan laki laki itu nggak mau tanggung jawab.


"Tapi kan itu bukan sepenuhnya salah Gio kan Kak? Alenka yang udah hianati dia,sampai akhirnya dia hamil dan laki laki itu pergi!" ucap Gio.


"Dek lo tahu nggak? Alenka nggak pernah hianati lo!dia nungguin lo karena sampai sekarang dia belum cari pengganti lo meskipun lo kasih dia surat gugatan cerai! Dan satu hal yang harus lo tahu, kalau Keyzan itu adalah darah daging lo!" Itu yang kepengen Gino ucapin ke Gio.


"Tapi biar bagaimana pun,Gio terima Alenka apa adanya kok Kak,Gio bakal kejar Alenka lagi dan bakal menerima Keyzan serta menyayangi Keyzan seperti anak Gio sendiri!" lanjut Gio yang membuat Gino lega.


Meskipun Gino belum ngomong yang sebenarnya tapi mendengar ucapan Gio yang bakal menyayangi Keyzan seperti anaknya sendiri,membuat Gino merasa sangat lega.


"Kakak harap,lo bisa bahagiain Alenka dan Keyzan!" ucap Gino.


"Iya,Kak!" jawab Gio tersenyum.


"Selama ini Alenka punya pacar nggak sih Kak?" tanya Gio.


"Setahu Kakak sih nggak ada,dia kan fokus sama Keyzan dan pekerjaannya jadi mungkin nggak ada waktu buat mikirin tentang pacar!" jawab Gino.


"Mungkin dia cinta banget ya Kak sama Papanya Keyzan? sama Gio aja sekarang juteknya minta ampun..Padahal kan Gio masih sah jadi suaminya!" ucap Gio.


"Mungkin dia marah karena lo kan pergi bertahun tahun tanpa kabar tanpa pesan juga!" jawab Gino menjelaskan supaya Gio nggak berpikiran yang nggak nggak terus sama Alenka.

__ADS_1


Karena selama tujuh tahun lebih,Alenka berusaha buat menjadi Mama sekaligus Papa buat anaknya.Dan masih harus menghadapi omongan orang yang aneh aneh karena dia punya anak tapi tidak punya suami.Karena banyak yang nggak tahu kalau Alenka sudah bersuami.


__ADS_2