CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 15


__ADS_3

"Tuh lihat Alenka sama Pak Bos makin hari makin deket aja," ucap salah satu karyawan Gio.


"Iya,nggak tahu malu tuh si Alenka,berani godain Pak Bos..Emang dasar murahan," ucap yang lain.


"Pak Bos tahu nggak ya kalau Alenka itu punya anak tapi nggak punya suami?" sahut lainnya.


Gosip di Kantor pun semakin menjadi.Mereka pada ngomongin Alenka yang nggak nggak.Adit yang juga teman Alenka kadang juga kesal kepada mereka yang menggosipkan Alenka.


"Daripada kalian gosipin orang mending kalian perbaiki kinerja kalian agar bisa kayak Alenka,!" ucap Adit menasehati teman temannya.


"Mau kita kerja bagus pun pasti nggak bisa kayak Alenka,dia kan bisa kayak gini karena ditidurin Bos," ucap seorang yang yang suka gosip itu dan langsung disambut tawa yang lain.


"Ehem!" Gio berdehem membuat mereka kaget dan buru buru kembali ke meja masing masing.


Gio baru tahu kalau gosip tentang Alenka udah semakin parah.Gio menjadi semakin kagum sama Alenka,betapa Alenka bersabar dengan omongan orang terhadap dirinya.


"Makan siang yuk yank!" ajak Gio karena emang udah jam istirahat.


"Yuk!" jawab Alenka dan berjalan bersama Gio.


Beberapa dari teman temannya di Kantor pada bisik bisik ngomongin mereka berdua.Tapi Alenka sama Gio nggak mau menghiraukan omongan orang.


"Yuk makan siang bareng kita!" ajak Alenka ketika ketemu Liana.


"Nggak ah,ntar gue ganggu," ucap Liana tersenyum.


"Ganggu apaan sih?" tanya Alenka malu.


"Nggak kok cuma bercanda,maaf ya Pak Bos! Gue ada janji sama Rama," ucap Liana.


"Serius?" tanya Alenka senang.


"Iya,setelah gue ajak berkali kali akhirnya dia mau juga," jawab Liana senang.


"Semangat!" ucap Alenka mengangkat tangannya.


"Makasih ya Al,?" jawab Liana.


"Ya udah kalau gitu kita makan siang dulu ya Li! Salam buat Rama!" ucap Gio.


"Siap Pak Bos!" jawab Liana tersenyum.

__ADS_1


Alenka yang sedang makan siang ditelepon oleh Gurunya Keyzan.Gurunya bilang kalau Keyzan mendorong temannya sampai temannya terluka.Alenka pun meminta izin buat pulang setengah hari.


"Emang ada apa?" tanya Gio.


"Ini Gurunya Key nelpon katanya Key mendorong temannya sampai temannya terluka,gue hari ini izin setengah hari ya?" mohon Alenka.


"Iya! lo mau ke sekolah Key sekarang?" tanya Gio.


"Iya" jawab Alenka yang sudah panik.


"Kalau gitu gue antar!" ucap Gio.


"Tapi pekerjaan lo?" tanya Alenka.


"Keyzan kan anak gue,jadi dia lebih penting dari pekerjaan," jawab Gio.


Alenka sama Gio pun bergegas menuju sekolah Keyzan.Mereka berlari ke Ruang Guru.Di sana mereka melihat Keyzan yang seperti orang marah,Alenka pun langsung memeluk putranya itu.


"Key,kenapa?" tanya Alenka lembut.


"Kamu kenapa sayank?" tanya Gio juga.


"Begini Bu,Keyzan mendorong temannya sampai temannya terluka dan sekarang sedang di tangani di UKS..Saya menghimbau supaya Ibu lebih memperhatikan Keyzan lagi supaya emosionalnya bisa lebih terkontrol!" ucap Guru Keyzan.


"Bisa Bu anak anak suka berkelahi," jawab Guru Keyzan.


"Dia ngatain Key Mi,katanya Key anak haram karena Key nggak punya Papa..Key bukan anak haram kan Mi?" sahut Keyzan yang membuat hati Alenka hancur.


"Dengerin Mami,Key bukan anak haram! Key punya Papa,jadi nggak usah dengerin omongan orang!" ucap Alenka memeluk Keyzan.


"Iya nggak usah dengerin omongan orang,Key itu anak Papa,Key punya Papa!" ucap Gio memeluk Keyzan.


Orang Tua anak yang di dorong Keyzan tadi masuk ke Ruang Guru dengan marah.Dia memarahi Keyzan dan ngomong minta tanggung jawab harus biayai semua pengobatan anaknya.


"Berapa yang Ibu butuhkan?" tanya Gio.


"Anda siapa? Anda pacarnya Mami Keyzan? udah ganti lagi," ucap Orang Tua anak itu sedikit mengejek.


"Kenalin saya Giovanni Rajendra,Papa kandungnya Keyzan!" jawab Gio memperkenalkan diri.


"Giovanni Rajendra? Pengusaha sukses dari Belanda itu? anak dari konglomerat Dhanu Rajendra?" tanya Orang Tua murid itu.

__ADS_1


"Iya,dan saya yang akan tanggung semua biaya perawatan anak Ibu,tapi saya mohon Ibu kasih tahu ke anak Ibu jangan pernah ngatain Keyzan sebagai anak haram lagi,karena Keyzan anak saya! Anak kandung saya!" ucap Gio membuat Orang Tua murid itu sedikit takut.


"Iya Pak,saya juga minta maaf atas nama anak saya,dan juga nggak usah di biayai,anak saya cuma lecet sedikit kok" ucap Orang Tua murid itu kemudian meminta maaf kepada Alenka karena sudah menyindirnya tadi.


Mereka pun akhirnya menyelesaikan masalah dengan cara kekeluargaan dan saling memaafkan.Gio kemudian mengantar Alenka dan Keyzan ke apartemen Alenka.


"Key jangan kayak tadi lagi ya!" ucap Alenka.


"Iya Mi,Key minta maaf tadi Key marah Mi," jawab Keyzan memeluk Maminya.


"Maafin Papa ya Key karena Papa kamu sama Mami jadi sering dihina orang!" ucap Gio sedih.


"Iya Pa,tapi Papa jangan sedih lagi! Key seneng banget akhirnya Key bisa ketemu sama Papa kandungnya Key..Key sayang sama Papa sama Mami juga!" ucap Keyzan.


"Papa juga sayang sama Key,sayang sama Mami juga," ucap Gio.


"Mami juga," ucap Alenka.


"Juga apa Mi?" tanya Keyzan.


"Juga sayang sama Key," jawab Alenka.


"Sama Papa sayang nggak?" tanya Keyzan polos.Gio menoleh ke arah Alenka.Sedang Alenka hanya tersenyum dan menganggukan kepala saja.


Sesampainya di aparteman Alenka.Alenka menyuruh Key buat ganti baju dan kerjain PR.Sementara Alenka dan Gio ngobrol di ruang tamu.


"Al,sejak kapan lo tinggal di apartemen ini?" tanya Gio.


"Sejak Key udah mulai sekolah,mungkin 3 tahun yang lalu kalau nggak salah," jawab Alenka.


"Kenapa kok nggak tinggal sama Ayah dan Ibu aja?" tanya Gio.


"Key kan udah mulai besar,gue nggak mau di denger omongan yang nggak nggak tentang gue di luaran sana,gue nggak mau dia menjadi sedih atau minder karena ibunya yang melahirkan dia tanpa seorang Ayah,..Kalau disini kan kita nggak kenal satu sama lain,jadi Key nggak akan terlalu mikirin omongan orang tentang Maminya," jawab Alenka.


"Maafin gue ya?" ucap Gio menyentuh pipi Alenka dengan lembut.


Alenka mengangguk kemudian Gio mendekatkan bibirnya ke bibir Alenka.Gio juga mendorong Alenka pelan sampai Alenka terbaring diatas sofa dan Gio diatasnya.Mereka berciuman dengan mesra.


"Mami,Key udah selesai kerjain PR nya" ucap Keyzan keluar dari kamarnya.Membuat Alenka dan Gio kaget kemudian mereka buru buru bangun dan merapikan pakaian mereka.


"Mami sama Papa habis ngapain?" tanya Keyzan.

__ADS_1


"Mami mau bikin minum buat Papa dulu!" ucap Alenka buru buru masuk ke dapur sebelum Keyzan kepo.


__ADS_2