
"Gio,kamu kok pulang sendiri? Cassie mana?" tanya Mamanya.
"Gio nggak tahu lah Ma,emang Gio pengasuhnya?" jawab Gio.
"Gio kamu jangan kurang ajar ya? Tadi Cassie pamit mau ke kantor kamu!" ucap Mama Gio.
"Dia udah pergi dari Kantor Gio sejak siang tadi," jawab Gio.
"Terus kok sekarang belum pulang?" tanya Mama Gio penik.
"Coba Mama telepon! Gio mau bilang ke Mama,sampai kapanpun Gio nggak mau dijodohin! Gio udah dewasa,Gio berhak tentuin hidup Gio sendiri,lagian Gio juga udah punya istri!" ucap Gio.
"Istri? siapa maksud kamu? wanita itu?" tanya Mama Gio marah.
"Namanya Alenka bukan wanita itu!" ucap Gio sedikit emosi.
"Terserah siapa namanya yang penting Mama nggak akan pernah setuju kamu sama dia!" ucap Mama Gio marah.
"Mama setuju atau nggak kenyataannya sekarang Alenka adalah istri Gio..Gio cinta sama Alenka!" jawab Gio kemudian berjalan ke kamarnya.
Mama Gio teriak teriak memanggil Gio tapi Gio terus saja berjalan ke kamar.Mama Gio kemudian memanggil suaminya dan mengajaknya untuk pergi mencari Cassie.
Gio rebahan di kasur kamarnya dengan tersenyum teringat kejadian siang tadi di danau.Dan senang karena ternyata dia punya seorang anak.
"Ternyata dia beneran anak gue!" ucap Gio tersenyum.
Gino masuk ke kamar Gio karena tadi melihat Gio berantem sama Mamanya.
"Kakak boleh masuk Dek?" tanya Gino.
"Iya Kak,masuk aja!" jawab Gio.
Gino melihat wajah Gio yang ceria.Gino mengerutkan keningnya karena tadi Gio berantem sama Mamnya tapi kok sekarang kelihatan senang banget.
"Tadi Kakak denger lo berantem sama Mama? tapi kok malah senyum senyum sih?" tanya Gino.
"Iya,Mama paksa Gio buat mau dijodohin sama Cassie!" jawab Gio manyun.
"Terus kenapa kok tadi senyum senyum?" tanya Gino lagi.
Gio tersenyum kemudian memeluk Gino dan bilang kalau dia sedang bahagia banget.
"Kenapa?" tanya Gino penasaran.
"Gio baikan sama Alenka Kak,kita mau mulai semua dari awal lagi!" ucap Gio senang.
__ADS_1
"Lo yakin terima Keyzan?" tanya Gino.
"Yakin dong Kak,Keyzan kan anaknya Gio,anak kandung Gio!" jawab Gio kembali senang.
"Jadi lo udah tahu kalau Keyzan itu anak lo?" tanya Gino.
"Kakak juga udah tahu? kenapa nggak ngomong sama Gio sih Kak?" tanya Gio balik.
Gino menjawab Alenka yang melarangnya buat ngomong karena takut Gio bakal ambil Keyzan dari dia.
Mama Papa Gio pulang ke rumah.Mama Gio naik ke kamar Gio dan marah ke Gio.Karena ternyata Cassie sudah balik ke Belanda.
"Pokoknya bulan depan kamu harus tunangan sama Cassie!" ucap Mama Gio.
"Gio nggak mau!" jawab Gio.
"Kamu mau Mama kamu mati karena kecewa?" tanya Mama Gio.
"Apa yang Gio lakuin buat Mama selama tujuh tahun masih kurang? sampai kapan Mama bakal sakiti Gio terus?" teriak Gio marah.
"Mama lakuin ini semua demi kamu,karena Mama sayang sama kamu!" jawab Mama Gio.
"Mama nggak pernah sayang sama Gio! Mama misahin Gio dengan istri Gio,dan Mama buat surat gugatan palsu ini buat hancurin rumah tangga Gio,apa itu yang di sebut sayang Ma?" ucap Gio marah sembari menunjukan surat gugatan palsu itu.
"Mama lakuin ini karena Mama mau hidup kamu bahagia sayang! Karena Mama mau hidup kamu nggak sengsara!" ucap Mama Gio menyentuh pipi putranya.
Gio kemudian menyuruh Mamanya buat keluar dari kamarnya karena Gio mau istirahat.Mamanya hanya bisa nurut dan keluar dari kamar Gio bersama suaminya.
****
Purnama menghubungi Alenka dan mau mengajak Alenka buat ketemuan.Alenka dan teman ceweknya emang masih saling ketemu meski hanya sekedar nongkrong bareng,hang out bareng.
"Hai,udah lama nunggu?" tanya Alenka.
"Ya lumayan sih!" jawab Purnama.
"Anak lo nggak lo ajak?" tanya Alenka.
"Anak gue yang besar udah mulai sekolah,yang kecil di rumah sama pengasuhnya..Keyzan udah sekolah dasar ya?" tanya Purnama.
"Iya,udah kelas satu dia," jawab Alenka.
"Gue denger Gio balik?" tanya Purnama.
"Iya,dan sekarang jadi atasan gue!" jawab Alenka.
__ADS_1
Mereka kemudian ngobrol dan saling bercanda setelah kemudian Purnama curhat kalau Bayu punya selingkuhan anak kuliahan.
"Serius?" tanya Alenka terkejut.
"Iya Al,kemarin sempat kepergok sama gue!" jawab Purnama sedih.
"Ya ampun Bayu kok bisa jadi kayak gitu sih?" tanya Alenka.
"Mungkin karena dia nggak kuat nahan godaan,bisa di bilang kan dia sekarang lumayan sukses lah!" jawab Purnama sedih.
"Nggak harus gitulah,dia harus sadar kalau dia udah punya anak dan istri,nggak bisa seenaknya gitu mentang mentang punya banyak duit sekarang!" ucap Alenka emosi.
"Gue harus gimana Al?" tanya Purnama.
"Gimana ya Pur? gue nggak bisa kasih saran apa apa ke lo karena itu kan masalah rumah tangga lo,gue nggak mau ikut campur! tapi gue mohon kalau lo mau ambil keputusan lo juga harus mikirin kedua anak lo!" jawab Alenka.
Purnama mengerti dan mereka pun kemudian kembali ke tempat masing masing.Di kantor Alenka sudah ditunggu sama Gio di ruangannya.Alenka pun ke ruangan Gio.
"Dari mana? makan siang nggak ajak ajak?" tanya Gio.
"Dari ketemu sama Purnama..Eh lo tahu nggak Gi kalau Bayu punya selingkuhan?" tanya Alenka.
"Tahu,waktu itu kan kita sedang kumpul di situ selingkuhannya Bayu juga pas di situ..Gue sempet nasehatin Bayu sih,tapi dia nggak mau dengerin gue,dia merasa punya banyak duit sekarang jadi merasa wajar kalau punya banyak pacar!" jawab Gio tersenyum sinis.
"Laki laki emang kayak gitu,baru punya duit dikit aja udah belagu!" ucap Alenka.
Gio kemudian menarik Alenka kepangkuannya membuat Alenka meronta tapi malah memeluknya.
"Gue nggak kayak gitu,gue bisa dapatin ini semua karena gue termotivasi buat bahagiain lo,dan gue juga bisa nahan godaan,jadi nggak semua laki laki itu sama!" ucap Gio menatap Alenka.
"Gio ah ini di kantor!" ucap Alenka yang masih meronta.
"Tahu kalau ini di kantor terus kenapa?" tanya Gio.
"Ntar kalau yang lain pada tahu kita kayak gini,ntar ada gosip yang nggak nggak!" jawab Alenka.
"Lo takut banget sama gosip? kita kan emang suami istri apa yang ditakutin?" tanya Gio makin erat memeluk Alenka.
"Gio,jangan kayak gini ah!" ucap Alenka.
"Bilang dulu kalau lo cinta sama gue! ntar gue lepasin lo!" ucap Gio tersenyum.
Alenka menatap Gio yang menatapnya dengan tersenyum kemudian menuruti apa mau Gio.
"Gue cinta sama lo!" ucap Alenka yang membuat Gio tersenyum senang.
__ADS_1
"Gue lebih mencintai lo!" ucap Gio kemudian mencium bibir Alenka dengan mesra membuat Alenka kaget tapi kemudian menikmati dan membalas ciuman Gio.