CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 54


__ADS_3

"Tetap disini ya? Jangan pulang!" mohon Gio sambil memeluk Alenka.


"Tapi aku lama nggak pulang ke apartemen?" ucap Alenka.


"Pokoknya nggak boleh pulang! Aku nggak mau ditinggal!" ucap Gio bermanja manja sama Alenka.


"Ish,kok jadi kayak Keyzan?" ucap Alenka meledek Gio.


"Jangan pulang ya?!" mohon Gio lagi.


Alenka menoleh menatap Gio yang kayak anak kecil.Alenka tersenyum kemudian menjewer telinga Gio dengan gemas.


"Teman teman kamu tahu nggak kalau ketua geng mereka suka merengek kayak gini?" tanya Alenka sambil tersenyum.


Keyzan tiba tiba masuk ke rumah karena sudah capek mainan sepeda.Dan melihat Papanya yang merengek ke Maminya kayak anak kecil.


"Papa kenapa Mi?" tanya Keyzan.


"Nggak tahu! Tanya aja sendiri!" jawab Alenka sambil tersenyum dan melirik Gio.


"Papa lagi kepengen dimanja sama Mami kamu," sahut Gio kembali memeluk Alenka.


"Papa kayak anak kecil!" ledek Keyzan kemudian berlari.Gio yang nggak terima diledek anaknya,kemudian mengejar Keyzan.


"Nah ketangkep kan?" ucap Gio menggendong Keyzan.


"Turunin Pa!" pinta Keyzan.


"Ihh bau encut!" ucap Gio menurunkan Keyzan dan kemudian menutup hidungnya.


"Key buruan mandi dulu! Abis itu makan dan kerjain PR!" sahut Alenka yang hanya bisa dituruti sama Keyzan.


Gio kembali menggoda Alenka kemudian berlari ke kamarnya.Alenka pun langsung berlari menyusul Gio.Alenka melompat ke punggungnya Gio minta gendong.


"Ish,genit!" ucap Gio.


"Biarin!" jawab Alenka.


Dari dapur,Sinta melihat Gio yang kembali bermesraan dengan Alenka.Dia terlihat nggak suka karena dia merasa nggak seberuntung Alenka.Dan dia juga teringat sama kedua anaknya di kampung.


****


Setelah beberapa bulan...


Pagi hari setelah mengantar Keyzan ke sekolah seperti biasa,Gio mengantar Alenka ke Kantor.Di jalan,Alenka pamit ke Gio kalau besok dia ada kerjaan menemani Alex ke acara di luar kota.


"Berdua doang?" tanya Gio.


"Iya," jawab Alenka menganggukan kepala.


"Kenapa harus kamu sih yang nemenin? Besok kan weekend?" tanya Gio.

__ADS_1


Alenka meraih tangan Gio "Aku kan asisten dia jadi aku yang nemenin dia..Kamu jangan marah ya? Aku janji nggak akan macam macam!" ucap Alenka.


Gio menatap Alenka dengan sedih kemudian mengangguk pelan tanda dia mengizinkan Alenka pergi bersama Alex ke luar kota.


"Suami aku paling the best lah!" ucap Alenka kesenangan.


"Cie ngerayu.." ucap Gio sambil tersenyum.


Setelah sampai di Kantornya Alenka pun turun dari mobil Gio.Dan masuk ke dalam Kantor.Sedangkan Gio melajukan mobilnya menuju Kantornya.


"Pak Gio!" panggil Liana ketika Gio berjalan menuju ruangannya.


Seketika Gio menghentikan langkahnya dan menileh ke sumber suara.Dia melihat Liana yang sedang berlari kecil menghampirinya.


"Kenapa Li?" tanya Gio.


"Gimana kabarnya Alenka dan Key,Pak?" tanya Liana.


"Alhamdulilah sehat semua!" jawab Gio.


"Syukur deh..Gini Pak saya cuma kasih tahu kalau bulan depan tanggal 6,saya mau mengadakan pesta pertunangan..Saya berharap Bapak dan Alenka berkenan buat hadir!" ucap Liana mengutarakan maksudnya.


"Oh ya? Selamat ya? Saya dan Alenka pasti akan hadir kok!" jawab Gio sembari memberi selamat ke Liana.


"Makasih ya Pak? Salam aja buat Alenka dan Key!" ucap Liana.


Gio menganggukan kepalanya pelan "Iya!" jawabnya.


Keesokan harinya...


Pagi pagi sekali Gio sudah bangun dan mengantarkan istrinya ke depan komplek.Disana,Alex sudah menunggu Alenka.Mereka mau meeting di luar kota dan memilih berangkat oagi pagi supaya nanti pulang tidak kemalaman.


"Aku pergi dulu ya?" pamit Alenka.


Gio hanya tersenyum kecil dan menganggukan kepalanya.Alenka kemudian memeluk Gio dan mengatakan kalau dia akan segera pulang setelah kerjaan selesai.


"Dan akan telepon setiap satu jam!" ucap Alenka.


"Iya,kamu hati hati ya!" jawab Gio sambil mencium kening Alenka.


"Aku cinta sama kamu!" bisik Alenka.


"Aku juga!" jawab Gio sembari tersenyum.


Alenka kemudian masuk ke dalam mobilnya Alex.Dan Alex pun berpamitan kepada Gio.Gio hanya menganggukan kepalanya pelan.Begitu mobil Alex menjauh Gio terus menatap mobil itu sampai tak terlihat lagi.Lalu,dia pulang ke rumah karena takut dicariin Keyzan ketika Keyzan terbangun.


"Mbak Alenka kemana Mas? Kerja?" tanya Sinta ketika melihat Gio masuk ke dalam rumah.


"Iya," jawab Gio singkat.


"Tapi ini kan Sabtu,Mas?" tanya Sinta lagi.

__ADS_1


"Bos nya ada kerjaan jadi dia harus ikut!" jawab Gio lagi.


Sinta kemudian bertanya apa Gio mau dibikinin kopi.Gio pun menganggukan kepalanya dengan pelan.


"Aku hari ini juga mau ijin pulang Mas! Anak aku sakit udah 3 hari belum sembuh mungkin kangen sama aku," ucap Sinta sambil meletakan minuman di meja.


"Anak kamu sakit?" tanya Gio.


"Iya Mas!" jawab Sinta.


"Ya udah kamu pulang aja dulu nggak apa apa! Ngomong ngomong ada uang nggak buat bawa anak kamu ke Dokter?" tanya Gio.


Sinta mengangguk pelan,"Ada kok Mas!" jawab Sinta pelan.


"Ya udah aku mau lihat Key dulu udah bangun apa belum!" ucap Gio berdiri.


Gio berjalan menuju kamarnya Gino karena Key tidur di kamar Gino.Tapi kemudian dia mundur lagi dan mengajak Sinta buat bareng karena Gio juga mau meninjau proyek yang ada di kampung Sinta.


"Iya Mas,kalau gitu aku siap siap dulu!" jawab Sinta kesenangan karena bisa punya kesempatan berduaan dengan Gio selama perjalanan ke kampungnya.


Gio membuka pintu kamar Gino dan melihat Gino dan Keyzan masih pada tidur.Gio mendekati Keyzan kemudian mencium pipi anaknya itu sehingga Keyzan terbangun.


"Papa udah bangun?" tanya Keyzan saat membuka matanya mendapati Papanya disampingnya.


"Udah! Yuk Key bangun,mandi terus sarapan! Papa mau ajak Key ke suatu tempat!" suruh Gio mengakat anaknya yang masih malas malasan.


"Bentar lagi ya Pa? Key masih ngantuk," ucap Keyzan kembali merebahkan tubuhnya.


"Key ayo bangun sayanknya Papa! Nanti tidur lagi di mobil aja!" ucap Gio menggendong anaknya.


Karena keributan anak dan Papa itu,Gino menjadi terbangun.Gio kemudian menyuruh Kakaknya untuk segera mandi dan sarapan.Mereka akan pergi ke tempat yang sudah direncanakan Gio kemarin malam.


Gio mandi serta memandikan Keyzan sekalian.Setelah itu Gio dengan sabar mendandani anaknya.Lalu mereka pergi untuk sarapan,disana Gino sudah menunggu buat sarapan juga.


"Om Gino juga mau ikut pergi?" tanya Keyzan.


"Iya," jawab Gino lembut.


"Kita mau kemana sih Pa? Kok Mami nggak diajak?" tanya Keyzan penasaran.


"Mami kan lagi kerja sayank.." jawab Gio.


Setelah selesai sarapan mereka kemudian bersiap dan menuju ke garasi.Disana,Sinta sudah menunggu Gio.Sinta terkejut kalau ternyata dia nggak pergi berdua sama Gio tapi juga sama Gino dan Keyzan.


"Mbak Sinta mau ikut pergi juga?" tanya Keyzan.


"Iya Mbak Sinta diajak sama Papanya Den Key!" jawab Sinta.


Gino dan Keyzan pun terkejut kemudian menoleh dan menatap Gio dengan tajam.Apalagi saat Sinta duduk di depan di samping Gio.Gio yang nggak mau ada kesalahpahaman meminta Sinta buat duduk di belakang aja bersama Gino.Sementara Keyzan yang duduk di depan di samping Papanya.


"Iya Mas," jawab Sinta agak kecewa tapi hanya bisa menurut.

__ADS_1


__ADS_2