
Sepulang kerja,Alenka langsung ke Kafenya Refan.Setelah menjemput Keyzan,Alenka kemudian pulang.Karena capek,Alenka nggak bantu bantu di Kafenya Refan.
"Alenka!" panggil seorang wanita ketika Alenka dan Keyzan berjalan ke kamarnya.
Alenka menoleh dan kaget melihat siapa yang memanggilnya,"Tante!" ucap Alenka.
"Oma!" gumam Keyzan juga kaget.
Mama Gio berjalan dengan langkah cepat mendekati Alenka dan Keyzan.Mamanya Gio langsung memeluk Keyzan karena merasa kangen sama cucunya.
"Oma kangen sama kamu sayank!" ucap Mamanya Gio.
"Key juga kangen sama Oma!" balas Keyzan memeluk Omanya.
Setelah kangen kangenan sama cucunya,Mamanya Gio kemudian berdiri dan menatap Alenka seolah ingin mengatakan sesuatu.Akhirnya Mamanya Gio mau menurunkan gengsinya.
"Saya minta maaf ya Al,karena sudah hina kamu beberapa waktu yang lalu?" ucap Mamanya Gio pelan.
"Kita masuk dulu yuk Tan!" ajak Alenka.
Mamanya Gio mengangguk dan mengikuti Alenka sama Keyzan masuk ke kamarnya.Alenka mempersilahkan mertuanya buat duduk sementara dia ke dapur ambil minum buat Mamanya Gio.
"Maaf ya Tan,adanya cuma teh manis!" ucap Alenka sambil meletakan minuman itu dimeja.
"Iya,nggak apa apa..Makasih ya?" jawab Mamanya Gio dengan lembut.
Alenka tersenyum senang mendengar perkataan yang lembut dari Mama mertuanya.Mamanya Gio kemudian menjelaskan maksud kedatangannya.
"Alenka sudah tahu kok Tan,tadi pagi dari Papa," jawab Alenka.
"Kamu bisa panggil Papanya Gio dengan sebutan Papa tapi kenapa nggak bisa manggil saya dengan sebutan Mama?" tanya Mamanya Gio yang membuat Alenka terkejut.
"Kemarin kan Alenka takut kalau Tante akan marah jika Alenka panggil dengan sebutan Mama," jawab Alenka jujur.
Mamanya Gio tersenyum kecil,"Mulai sekarang panggil saya dengan sebutan Mama ya?" ucap Mamanya Gio.
"Iya Tan- Ma," jawab Alenka.
"Mama mohon ke kamu buat jengukin Gio ya?!" mohon Mamanya Gio.
"Alenka sama Keyzan juga kepengen Ma buat jengukin Papanya Key,tapi kalau Alenka pergi,Alenka takut," ucap Alenka sembari menunduk.
"Takut apa?" tanya Mamanya Gio.
"Alenka takut kalau makin nggak bisa buat lepasin Gio" jawab Alenka.
Mamanya malah tersenyum senang mendengar jawaban Alenka kemudian memeluk Alenka dan mencium kening Alenka.Keyzan dan Alenka kaget Mamanya Gio bisa bersikap selembut itu ke Alenka.
__ADS_1
"Jangan pernah lepasin Gio! Karena,Gio nggak akan bisa hidup tanpa kamu dan Keyzan,Gio cinta banget sama kamu nak," ucap Mamanya Gio.
"Tapi Alenka nggak mau dimadu Ma!" kata Alenka.
Mamanya Gio kembali tersenyum,"Gio nggak akan poligami,karena Mama sudah membatalkan pertunangan Gio sama Cassie," kata Mamanya Gio.
"Jadi Papa nggak jadi nikah lagi?" tanya Keyzan senang.
"Enggak sayank," jawab Mamanya Gio tersenyum.
Mamanya Gio juga menjelaskan kenapa Gio sampai bisa bertunangan sama Cassie.Alenka tersenyum mendengar penjelasan Mama mertuanya.
"Papanya Key emang dari dulu banyak banget yang suka..Pesona Papanya Key emang nggak bisa dipungkiri," ucap Alenka tersenyum.
"Tapi Papanya Key cuma cinta sama satu wanita yaitu kamu" ucap Mamanya Gio mencolek dagunya Alenka.
"Ah Mama," ucap Alenka tersipu.
Mamanya Gio kemudian menyuruh Alenka dan Keyzan buat siap siap dan mengajaknya ke rumahnya buat jengukin Gio.Mamanya Gio berharap dengan kedatangan Keyzan dan Alenka dapat membuat Gio kembali punya harapan buat hidup.
"Kamu bawa apa Al?" tanya Mamanya Gio.
"Ini sup ayam Ma,nanti biar buat makan Gio..Kan Gio suka sama sup ayam," jawab Alenka mengangkat rantang makanan yang dia bawa.
Mamanya Gio tersenyum senang dan tak menyangka kalau Alenka adalah istri yang sangat perhatian.Mamanya Gio juga melihat seberapa tulusnya Alenka ke Gio.Terlihat dari sikap Alenka saat bercerita tentang Gio tadi.
Sesampainya di rumah Gio.Papanya Gio dan Gino kaget melihat Alenka dan Keyzan turun dari mobil bersama Mamanya Gio.
"Mama kan mau anak Mama punya harapan buat hidup dan Mama juga mau melihat anak Mama bahagia," jawab Mamanya Gio.
Papanya Gio tersenyum kemudian memeluk istrinya.Begitu juga Gino,tersenyum senang akhirnya Mamanya luluh juga.
"Alenka boleh masuk ke kamarnya Gio?" tanya Alenka.
"Iya masuk aja Al,.Gio juga udah bangun kok," jawab Gino.
Keyzan kemudian berlari ke kamar Papanya karena sudah kangen juga sama Papanya dan disusul oleh Alenka.Di kamar,Gio sudah bangun dan duduk sambil melamun.
"Pa!" panggil Keyzan.
Gio menoleh ke arah sumber suara dan tersenyum senang melihat anaknya.Keyzan mendekat ke Papanya dan langsung memeluk Papanya.
"Papa kenapa kayak gini? Key kangen banget sama Papa," ucap Keyzan sambil menangis.
"Papa juga kangen banget sama Key..Key jangan marah lagi ya sama Papa?" ucap Gio juga menangis.
"Maafin Key ya Pa!" kata Keyzan.
__ADS_1
Gio memegang kedua pipi Keyzan dan mengusap air mata anaknya serta menatapnya kemudian menciumi Keyzan.
"Key kesini sama siapa?" tanya Gio.
"Sama Mami Pa," jawab Keyzan.
Gio kemudian menoleh ke arah pintu dan melihat Alenka yang berdiri dan tersenyum,berjalan mendekatinya.
"Al!" gumam Gio tersenyum senang melihat Alenka.
Alenka mendekat dan kemudian memukul lengan Gio,"Bodoh!" ucapnya sembari menangis.
Gio malah tersenyum mendengar ucapan Alenka kemudian mengusap air mata Alenka,"Jangan nangis! Aku nggak kuat lihat kamu nangis," ucap Gio.
Alenka bukannya berhenti menangis malah semakin tersedu kemudian memeluk Gio dan menangis dalam pelukan Gio.Sementara Gio tersenyum sambil mengelus rambut istrinya.
"Kenapa kamu lakuin hal bodoh kayak gini?" omel Alenka.
"Kalau aku nggak kayak gini kamu pasti nggak mau kesini kan?" jawab Gio.
"Kamu udah nggak mau jagain aku sama Keyzan?" tanya Alenka.
"Mau,.Tapi kamu sama Keyzan marah dan nggak mau ketemu sama aku,jadi untuk apa aku hidup?" ucap Gio.
"Jangan pernah lakuin hal bodoh lagi,kalau nggak aku bakal beneran ninggalin kamu..Aku nggak mau punya suami yang bodoh," ucap Alenka tersenyum sambil menatap Gio.
Gio juga menatap Alenka yang masih dipelukannya.Alenka kemudian menyuruh Gio buat makan.
"Aku masakin sup ayam,makan ya! Aku suapin!" ucap Alenka.
Gio menganggukan kepalanya menurut apa kata istrinya.Alenka dengan telaten menyuapin suaminya.Mama dan Papanya serta Gino dan Keyzan tersenyum melihat Gio sudah mau makan lagi.
"Key udah makan belum? Makan sekalian sama Papa mau?" tanya Gio.
"Key mau makan di KFC sama Kakek dan Oma kok Pa..Tadi Oma sudah janji sama Key," jawab Keyzan.
"Oh ya? Papa nggak diajak?" tanya Gio.
"Papa kan masih sakit..Papa dirumah aja sama Mami!" jawab Keyzan.
Mama sama Papanya Gio masuk ke kamar Gio.Keyzan langsung menagih janji Omanya.
"Iya sayank,kamu ajakin Om Gino gih! Oma mau ngomong sama Papa dulu!" suruh Mamanya Gio.
"Siap Oma!" jawab Keyzan kemudian berlari ke kamarnya Gino.
"Maafin Mama ya Gi selama ini Mama terlalu egois nggak mikirin perasaan kamu! Mama janji,Mama akan dukung semua keputusan kamu,apa yang kamu anggap baik Mama pasti akan dukung!" ucap Mamanya Gio.
__ADS_1
"Makasih ya Ma! Gio nggak kepengen apa apa Ma,yang Gio mau,Gio bisa hidup bersama anak dan istri Gio layaknya sebuah keluarga..Karena,merekalah penyemangat hidup Gio,nyawa Gio," jawab Gio menggenggam tangan Alenka.
"Iya,Mama akan restui rumah tangga kalian!" ucap Mamanya Gio yang membuat Gio tersenyum senang.