CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 18


__ADS_3

"Pa,leher Papa kenapa?" Keyzan menujuk leher Gio yang merah.


"Eh,ini digigit nyamuk sayank,nih masih gatal," jawab Gio sambip berpura pura menggaruk lehernya.


Alenka dan Gino hanya tersenyum kecil mendengar obrolan Papa dan anak itu.


Gio mengajak Alenka dan Keyzan ke rumahnya.Sampai di runah Mbak Ijah senang melihat Keyzan dan Alenka.


"Nenek.." sapa Keyzan ke Mbak Ijah.


"Hallo,ganteng" jawab Mbak Ijah.


"Mbak," ucap Alenka.


"Non Alenka," jawab Mbak Ijah.


Gio kemudian menyuruh Mbak Ijah untuk buatin minuman buat mereka berempat.Keyzan senang ada di rumah Gio,dia berlari kesana kemari.


Setelah mengobrol beberapa lama Gino berpamitan,"Kakak ke kamar dulu ya?" pamit Gino.


"Iya,Kak!" jawab Gio dan Alenka.


"Key,jangan lari lari nanti jatuh!" seru Gio.


"Hah,hah Key capek Pa" ucap Keyzan ngos ngosan.


"Kalau capek,Key bobok aja dulu di kamar Papa!" ucap Gio memangku putranya.


"Iya Pa," jawab Keyzan berlari naik ke kamar Papanya dan diikuti oleh Gio.


Setelah Keyzan tertidur Gio turun dan menemani Alenka yang masih duduk di ruang tamu.Gio ngobrol sama Alenka tentang hubungan mereka.


"Al,kenapa sih kita nggak tinggal bareng aja?" tanya Gio yang berbaring di sofa dan menjadikan paha Alenka sebagai bantal.


"Emang lo mau tinggal di apartemen kecil gue?" tanya Alenka.


"Kenapa nggak tinggal disini aja?" tanya Gio balik.


"Mama lo kan belum merestui hubungan kita,nggak enak lah kalau gue tinggal disini," jawab Alenka.


"Kalau gitu biar gue aja yang tinggal di apartemen lo,boleh kan?" tanya Gio.


"Boleh aja sih,lo masih nyimpan buku nikah kita kan?" tanya Alenka.


"Masih lah,buat apa?" tanya Gio balik.


"Ya meskipun apartemen itu kecil tapi kan juga ketat Gi,buat jaga jaga aja kalau ada hal hal yang nggak diinginkan!" jawab Alenka.


Gio senang akhirnya Alenka mau tinggal bareng sama dia.Gio malah berpikiran buat beli rumah yang akan mereka tinggali bersama.

__ADS_1


"Istirahat yuk! ntar sore gue anterin pulang ke apartemen!" ajak Gio.


Alenka menurut dan mengikuti Gio ke kamarnya.Alenka tersenyum melihat Keyzan yang sudah tertidur nyenyak.Alenka melihat ke sekeliling dan melihat fotonya bersama terpajang di kamar Gio.


"Ini kan foto gue waktu masih sekolah dulu?" tanya Alenka.


"Iya,foto ini juga dulu gue bawa waktu gue ke Belanda" jawab Gio.


Alenka tersenyum kemudian mencium pipi Gio membuat Gio kaget tapi kemudian tersenyum.Gio memeluk Alenka dan berkata kalau dia cinta banget sama Alenka.


"Lo dan Keyzan segalanya buat gue!" lirih Gio.


"Gue juga cinta sama lo!" bisik Alenka.


Tok tok tok


"Mas dicari temanya di bawah," ucap Mbak Ijah dari luar pintu kamar Gio.


"Iya Mbak,bentar lagi Gio ke bawah!" jawab Gio.


Gio kemudian pamit sama Alenka buat ke bawah nemuin tamunya dulu.


"Lo tidur aja dulu sama Key,gue ntar nyusul!" ucap Gio.


"Iya," jawab Alenka menganggukan kepala.


Gio tersenyum dan kemudian mencium kening Alenka sebelum dia keluar buat nemuin tamunya.Gio penasaran siapa yang datang bertamu.


"Kenalin Pak saya Rantika karyawan Bapak di Kantor!" jawab Rantika.


"Oh,ada urusan apa ya datang ke rumah saya?" tanya Gio heran.


"Nggak ada sih Pak,cuma main aja!" jawab Rantika dengan centil.


Rantika adalah salah satu karyawan di Kantor Gio.Dia termasuk wanita yang cantik dan penampilannya pun seksi.Banyak kolega dari Bos sebelumnya yang suka sama dia.Dia berpikir untuk menggoda Gio dan mendapatkan jabatan yang dia mau.


"Kalau nggak ada urusan,silahkan pulang! saya sibuk," ucap Gio yang membuat Rantika terkejut.


"Kenapa Pak? Bapak lebih suka sama Alenka daripada saya?" tanya Rantika mendekat ke Gio dan menempelkan dadanya ke Gio.


"Saya suka sama siapa saja bukan urusan kamu! besok nggak usah masuk kerja lagi! kamu saya pecat!" ucap Gio marah dan mendorong Rantika.


"Saya minta maaf Pak! jangan pecat saya!" mohon Rantika.


"Silahkan pulang!" ucap Gio.


"Bapak tahu nggak wanita seperti apa Alenka?" tanya Rantika dengan marah.


"Saya lebih kenal sama Alenka daripada kamu!" ucap Gio menatap Rantika tajam.

__ADS_1


"Bapak jangan mau dibodohi sama rayuan Alenka! Alenka itu wanita murahan,dia punya anak tapi tak punya suami,anaknya itu anak haram!" ucap Rantika marah.


Plakkkk


"Jaga mulut kamu! Kamu tahu siapa yang kamu bilang anak haram itu? Dia anak saya! Anak kandung saya!" ucap Gio yang membuat Rantika membulatkan mata karena kaget.


"Bapak sudah di butakan cinta!" jawab Rantika.


Gio yang sudah marah dari tadi kemudian kembali mengangkat tangannya dan mau memukul Rantika lagi tapi Keyzan berlari dan memanggil Gio di ikuti oleh Alenka.


"Papa kenapa marah sama Tante ini?" tanya Keyzan.


"Kamu sudah bangun sayank?" ucap Gio.


"Udah Pa tadi Key kaget denger suara Papa!" jawab Keyzan.


Rantika kaget melihat Alenka ada di rumahnya Gio.Karena keributan itu membuat Gino pun keluar dari kamar.


"Kenapa Dek?" tanya Gino.


"Ini Kak,orang nggak tahu malu,berani ngata ngatain Alenka!" jawab Gio.


"Lo punya masalah apa sih Ran sama gue? kok kayaknya lo cari masalah mulu sama gue?" tanya Alenka.


"Nggak usah sok baik lo! jangan bangga karena Pak Gio belain lo,dasar cewek murahan! lo harusnya mikir! lo nggak mau nyuruh anak haram lo manggil Pak Gio dengan sebutan Papa?" tanya Rantika.


Gio kembali mengangkat tangannya tapi di tahan oleh Alenka.Tapi giliran Alenka yang menampar Rantika.


"Gue nggak pernah car masalah sama lo,tapi lo udah keterlaluan! Gue kasih tahu sama lo,anak yang lo katain anak haram ini adalah anak kandung dari Bapak Giovanni Rajendra Bos di Kantor lo!" ucap Alenka geram.


Alenka kemudian memeluk Keyzan yang terlihat terpukul dengan ucapan Rantika yang mengatainya anak haram.Gio kemudian mengusir Rantika keluar dari rumahnya.


Rantika keluar dengan marah,dia bukan hanya tidak bisa mendapatkan perhatian Gio tapi juga di pecat dari pekerjaannya.


"Akh sial! Kok bisa sih cewek ****** itu ternyata istrinya Bos?" ucap Rantika geram dan menghentakkan kakinya sendiri.


Sementara Gio dan Alenka berusaha menghibur Keyzan yang sudah menangis.


"Kenapa sih semua bilang kalau Key anak haram? Key kan punya Papa kan Mi?" tanya Keyzan menangis.


"Key punya Papa,ini Papa Key!" sahut Gio menatap Keyzan.


"Tapi kenapa semua bilang kalau Key anak haram?" tanya Keyzan masih menangis.


"Key nggak usah dengerin omongan orang! mereka cuma iri sama Key,karena Key banyak yang sayang! jangan sedih lagi! Key punya Papa,Key bukan anak haram,Key anak Papa!" sahut Gino ikut menenangkan Keyzan.


"Key anak Papa! Papa sayang sama Key!" ucap Gio memeluk Keyzan.


"Key jangan dengerin omongan orang! Mami,Papa,Om Gino,Papa Refan,Mama Ana,Kakek,Nenek,Oma semua sayang sama Key! jadi Key nggak usah dengerin omongan orang!" ucap Alenka menatap Keyzan.

__ADS_1


"Iya Mi,!" jawab Keyzan kemudian memeluk Mami sama Papanya.


Gio menghapus air mata Keyzan dengan lembut, "Ingat Key itu anak Papa,bukan anak haram!" ucap Gio kemudian mencium kening Keyzan dan memeluknya.


__ADS_2