
Gio ke ruangannya dan melihat siapa yang datang mencarinya.Dan ternyata wanita itu adalah Cassie.
"Kok lo bisa disini?" tanya Gio.
"Iya,gue pengen jalan jalan tapi pagi pagi lo udah berangkat kerja,jadi gue kesini!" jawab Cassie.
"Lo jalan jalan sama Mama aja,gue banyak pekerjaan!" jawab Gio agak ketus.
"Ya udah kalau gitu gue disini aja!" ucap Cassie.
"Terserah lo!" jawab Gio mulai sibuk dengan pekerjaannya.
Cassie duduk di sofa yang ada di dalam ruangan Gio.Dia menatap Gio dengan tersenyum.Sementara Gio fokus ke pekerjaannya.
"Gio ganteng banget,udah keren,sukses lagi! pasti beruntung banget wanita yang bisa mendampingi dia!" ucap Cassie dalam hati.
"Gi lo tahu nggak kalau kita mau dijodohin?" tanya Cassie.
"Dijodohin?" tanya Gio kaget.
"Iya,makanya gue kesini karena mau bahas pertunangan kita minggu depan" jawab Cassie.
Gio kaget dengan ucapan Cassie kemudian Gio berkata kalau dia udah punya istri.
"Lo punya istri?" tanya Cassie nggak kalah kaget.
"Mama sama Papa gue nggak kasih tahu lo?" tanya Gio balik.
Cassie mencoba menahan amarahnya dia tahu kalau Gio hanya berbohong.Karena selama ini dia belum tahu dan ketemu istrinya Gio.
Karena udah jam makan siang Gio pun beranjak dari tempat duduknya buat makan siang sama Alenka.
"Mau kemana Gi?" tanya Cassie.
"Mau makan siang," jawab Gio keluar ruangan dan diikuti oleh Cassie.
"Eh Pak Bos,tadi katanya Alenka nunggu di tempat biasa makan siang!" ucap Liana menyampaikan pesan ke Gio.
"Iya,makasih ya Li," jawab Gio kemudian menuju Kafe depan Kantornya.
Gio melihat Alenka yang duduk sendirian sambil makan dan masih diikuti oleh Cassie.Gio kemudian menuju bangku Alenka.
"Hai,udah lama?" tanya Gio sembari menarik kursi dan kemudian duduk.
"Lumayan!" jawab Alenka masih makan.
"Gio lo kok ninggalin gue!" ucap Cassie yang kelelahan mengejar Gio.
__ADS_1
"Lo kenapa kesini?" tanya Gio sembari melirik Alenka takut Alenka marah.
"Gue mau makan bareng lo lah!" jawab Cassie duduk di sebelah Gio.
Gio menjadi bingung karena takut Alenka cemburu dan akhirnya Gio memperkenalkan mereka berdua.
"Ini Alenka istri gue!" ucap Gio.
"Lo bohong kan?" tanya Cassie.
"Nggak ini beneran istri gue!" jawab Gio.Alenka yang nggak tahu apa apa cuma tersenyum kecil dan mengangguk.
"Lo jahat Gi!" ucap Cassie kemudian pergi meninggalkan Kafe itu.
Alenka kemudian memarahi Gio karena sembarangan ngomong membuat Cassie marah dan sedih.Alenka berpikir wanita tadi adalah korban PHP nya Gio.
"Sembarangan gimana sih? kan emang bener lo istri gue!" jawab Gio.
"Dia siapa emang? pasti korban lo lagi ya?" tanya Alenka.
"Korban apaan? Gue nggak pernah punya hubungan sama siapapun selama gue pergi,karena dalam hati gue cuma ada lo!" jawab Gio menatap Alenka.
"Lo nggak mau kejar cewek tadi? kayaknya sedih banget tuh!" ucap Alenka.
"Nggak ngapain? mending disini sama bidadari gue!" ucap Gio.Alenka mendorong kepala Gio pelan.
Setelah sampai di danau mereka duduk di tempat biasa mereka dulu pacaran.
"Al,Papanya Keyzan siapa sih?" tanya Gio.
"Ya orang lah!" jawab Alenka.
"Ish,tahu kalau orang tapi siapa namanya?" tanya Gio menarik hidung Alenka.
Alenka dan Gio berpandangan dengan jarak yang sangat dekat membuat wajah Alenka memerah.Gio tersenyum senang melihat wajah Alenka yang memerah.Alenka kemudian mendorong tubuh Gio pelan.
"Gi,kenapa dulu ninggalin gue?" tanya Alenka.
"Maafin gue ya Al? dulu gue bingung Al,waktu itu Mama kan sakit? lo ingat kan Papa suruh gue pulang,waktu gue pulang Mama mencoba bunuh diri lalu Mama kasih gue pilihan! gue disuruh kuliah ke Belanda atau gue harus menikah sama wanita pilihan Mama!" jelas Gio.
"Tapi kan lo bisa ngomong kalau lo udah nikah!" ucap Alenka.
"Gue udah berkali kali ngomong sama Mama tapi Mama ngancam mau bunuh diri kalau gue nggak milih salah satu dari pilihan itu!Gue harus gimana Al? gue cinta sama lo tapi gue juga sayang sama Mama?" ucap Gio hampir menangis.
"Terus lo pergi ninggalin gue tanpa kasih kabar?" tanya Alenka.
"Waktu itu gue kasih surat ke lo sayank!" ucap Gio.
__ADS_1
"Surat ini maksud lo?" tanya Alenka sembari memberikan selembar kertas ke Gio.
Gio membaca surat itu dan terkejut ketika mengetahui kalau surat itu adalah surat gugatan cerai Gio buat Alenka.
"Sumpah Al,bukan ini surat yang gue kasih ke lo!" ucap Gio meraih tangan Alenka.
"Terus surat apa? gue cuma terima surat itu!" jawab Alenka.
"Tapi bukan itu yang gue kasih ke lo sayank,gue kasih surat lo yang isinya gue mau lo nungguin gue sampai gue balik! tapi ternyata waktu gue balik,lo udah hianatin gue dan rumah tangga kita!" jawab Gio.
Alenka kembali marah karena Gio terus terusan menuduh Alenka menghianati dia dan rumah tangganya.
"Gue nggak pernah hianatin lo!Bahkan sampai saat ini gue nggak pernah buka hati gue buat orang lain!" ucap Alenka dengan geram.
"Terus Keyzan?" tanya Gio.
Alenka menatap Gio dan nggak nyangka kalau Gio sebodoh itu.Alenka kemudian menghela nafas.
"Lo bodoh Gi! Lo ninggalin benih di rahim gue tapi lo nggak tahu?" tanya Alenka mulai marah.
"Maksud lo?" tanya Gio penasaran.
"Keyzan anak lo! Darah daging lo!" ucap Alenka geram sembari menangis.
"Keyzan anak gue? Serius?" tanya Gio senang mendengar pengakuan Alenka.
Alenka masih menangis kemudian menghela nafas dan mengusap air matanya, "Iya,Keyzan benih yang lo tinggal di rahim gue!" ucap Alenka.
Gio yang merasa senang langsung memeluk Alenka dengan erat.Alenka sebenarnya nggak mau ngomong tentang Keyzan tapi karena Gio terus terusan menuduh Alenka berhianat,makanya Alenka ngomong ke Gio.
"Pertama ketemu Keyzan gue udah merasa dekat banget,gue langsung sayang sama dia,ternyata dia anak gue! gue punya anak,gue punya keturunan!" ucap Gio senang.
"Tapi lo nggak akan ambil Keyzan dari gue kan? karena dia adalah penyemangat hidup gue!" ucap Alenka.
"Nggak akan,tapi karena dia keturunan gue,gue pasti akan bawa dia hidup bareng gue..Tapi juga harus ada Mama yang dampingin dia,jadi lo harus ikut hidup bareng gue!" ucap Gio menatap Alenka.
Alenka dan Gio saling berpandangan lama,Gio mengusap air mata Alenka dengan lembut.
"Kita mulai semua dari awal ya?" tanya Gio.
"Tapi lo kan udah kirim gugatan ke gue!" jawab Alenka.
"Sayank,dengerin gue! Itu bukan dari gue,gue nggak pernah kirim gugatan ke lo,karena gue masih sangat mencintai lo!" ucap Gio memeluk Alenka.
"Terus itu surat dari siapa?" tanya Alenka.
"Gue juga nggak tahu,tapi gue bakal cari tahu siapa yang udah bikin surat gugatan palsu ini!" ucap Gio.Alenka hanya mengangguk dalam pelukan Gio.
__ADS_1