
"Alenka..." seru Kiara berlari menghampiri Alenka yang baru keluar dari Kantor mau makan siang.
"Kiara kok lo disini?" tanya Alenka.
"Iya gue kangen sama Mami gue," jawab Kiara.
Alenka kemudian mengajak Kiara buat makan siang sekalian.Alenka curiga Kiara menyembunyikan sesuatu dari dia.Karena,Kiara pulang ke rumah Orang Tua nya sendiri tanpa Erka.
"Erka kemana?" tanya Gio.
"Dia nggak ikut masih banyak kerjaan" jawab Kiara.
Mereka sedang asyik makan siang sambil ngobrol, tiba tiba Rama muncul bersama seorang wanita dan menyapa mereka bertiga.
"Hai semua.." sapa Rama kemudian ikut bergabung bersama mereka bertiga.
"Sama siapa lo? Pacar lo?" tanya Kiara.
"Yoi..Kenalin ini Desi pacar gue!" ucap Rama.
Alenka,Gio dan Kiara kemudian berkenalan dengan Desi,pacarnya Rama.Alenka sebenarnya senang Rama sudah mau membuka hatinya hanya saja yang Alenka inginkan Rama bisa terima Liana.
"Ya udahlah yang penting Rama sekarang udah mau buka hatinya," gumam Alenka dalam hati.
Setelah selesai makan siang Kiara ngajak ngobrol Alenka di Taman.Sementara Gio pergi buat jemput Keyzan di sekolahnya.Dan Rama kembali ke Bengkelnya.
"Kenapa Ki?" tanya Alenka.
"Gue sebenarnya kabur dari rumah Al," ucap Kiara yang membuat Alenka kaget.
"Emang kenapa?" tanya Alenka.
Kiara ngomong kalau semalam dia bertengkar hebat sama Erka.Alasannya karena Erka kembali dekat sama mantan pacarnya dan menuntut Kiara supaya cepat punya anak.
"Gue bukannya nggak mau punya anak Al,tapi emang Tuhan belum kasih kepercayaan buat gue jadi Ibu" ucap Kiara sedih.
Alenka memeluk Kiara,"Yang sabar ya,terus berdoa gue yakin Tuhan pasti akan dengerin doa lo kok!" ucao Alenka mengelus lengan Kiara.
"Segala macam cara udah gue lakuin Al,tapi emang belum dikasih aja..Gue rasa Erka sudah keterlaluan semalam" kata Kiara yang nggak bisa menahan tangisnya.
"Iya jangan patah semangat!" ucap Alenka.
Setelah agak lega bisa curhat sama Alenka,Kiara pulang ke rumah Orang Tua nya.Sedangkan Alenka kembali ke Kantor.
"Mami...." seru Keyzan berlari ke ruangan Alenka.
"Kok disini?" tanya Alenka kaget.
"Iya kesini sama Papa," jawab Keyzan.
"Sekarang Papanya kemana?" tanya Alenka.
"Kenapa cariin aku? Kangen?" tanya Gio sembari tersenyum.
"Pede!" jawab Alenka.
__ADS_1
Alenka kemudian menyuruh Gio buat nganterin Keyzan ke Kafe Abangnya tapi Gio nggak mau.
"Key juga mau disini aja!" ucap Keyzan.
"Tapi kan ini di Kantor sayank,buat kerja Mami sama Papa bukan tempat main," jawab Alenka.
"Kenapa? Ini kan Kantor punya Papa,pokoknya Key mau disini!" ucap Keyzan ngeyel.
"Iya,Key disini kok..Yuk ke ruangan Papa,Key nanti bisa main game di ruangan Papa!" ajak Gio kemudian menggandeng anaknya keluar dari ruangan Alenka.
Karyawan Gio pada bisik bisik tetangga melihat Gio menggandeng Keyzan dimana yang dulu mereka tahu kalau Keyzan adalah anak Alenka.
"Ternyata beneran Alenka itu istrinya Pak Bos," bisik salah seorang.
"Iya,selama ini betapa dia sabar mendengar kita ngomongin Pak Bos" sahut yang lain.
****
Tok tok tok
Pintu kamar apartemen Alenka ada yang mengetuk dan ternyata adalah Kiara yang sedang menangis.
"Alenka nya kemana?" tanya Kiara karena kebetulan yang buka pintu adalah Gio.
"Di dalam" jawab Gio.
Gio kemudian mempersilahkan Kiara buat masuk.Di dalam Alenka lagi sibuk mengajari Keyzan belajar.Alenka kaget melihat Kiara yang datang dengan menangis.
"Hei kenapa?" tanya Alenka.
"Tante Kiara kenapa Pa?" tanya Keyzan.
"Papa juga nggak tahu sayank,yuk lanjut belajarnya!" ajak Gio.
"Iya Pa" jawab Keyzan menurut.
Di luar,Kiara semakin menangis ketika bercerita tentang rumah tangganya ke Alenka.Kiara bercerita kalau Erka semakin dekat sama mantan pacarnya dan bahkan memberi uang kepada mantan pacarnya untuk biaya anak anaknya.
"Istri mana sih Al yang nggak marah kalau suaminya kasih biaya ke anak orang lain apalagi anak itu anak mantan pacarnya?" ucap Kiara disela isak nya.
"Iya kayak Gio kasih uang ke Sinta waktu itu" jawab Alenka.
"Tapi kan Gio nggak ada hubungan apa apa sama Sinta sebelumnya,tapi si Erka?" ucap Kiara makin menangis.
"Erka jelasin nggak ke lo kenapa dia kasih biaya buat anak anak mantannya?" tanya Alenka.
"Dia cuma jawab kasihan katanya dan dia juga ngomong meskipun nggak secara langsung tapi gue tahu maksud dari omongannya yang nyalahin takdir kenapa sampai sekarang dia belum punya anak" jawab Kiara.
"Nggak baik berprasangka buruk sama suami..Kalau gue boleh kasih saran,mending kalian omongin masalah ini baik baik jangan main kabur kayak gini!" kata Alenka memberi saran.
"Gue pergi karena gue udah terlanjur sakit hati Al,.Erka juga nyalahin gue kenapa gue nggak bisa kasih dia keturuan" ucap Kiara semakin menangis.
Alenka hanya bisa berusaha menenangkan Kiara supaya tidak gegabah dalam mengambil keputusan apalagi kalau dalam keadaan marah kayak gitu.Alenka juga menyuruh Kiara buat pulang istirahat.
"Erka pasti bingung cariin lo" ucap Alenka.
__ADS_1
"Mana ada waktu dia buat nyariin gue? Mungkin sekarang dia sedang pacaran sama mantan pacarnya" ucap Kiara.
"Nggak boleh berprasangka buruk oke!" kata Alenka.
"Iya Al," jawab Kiara.
Kiara pun kemudian pamit pulang ke rumah Orang Tua nya.Alenka kembali mengingatkan Kiara agar tidak berprasangka buruk pada suaminya dan jangan mengambil keputusan di saat pikirannya kacau.
Sepulangnya Kiara,Gio dan Keyzan yang juga sudah selesai belajar kemudian keluar dari kamar.
"Kiara kenapa yank?" tanya Gio.
"Biasa masalah rumah tangga sama Erka..Katanya Erka deket sama mantan pacarnya dan juga kasih biaya buat anak anak mantannya itu," jawab Alenk.
"Mungkin Erka merasa kasihan sama anak mantannya bukan sama mantannya" jawab Gio.
"Kayak kamu ya yang bersedia kasih biaya buat anak anak Sinta?" ucap Alenka.
Gio tahu Alenka sedang cemburu kemudian mencium pipi Alenka,"Aku juga cuma kasihan sama anaknya bukan sama Ibunya,lagian kan cuma kasih sekali doang" ucap Gio.
"Kasihan sama Ibunya juga nggak apa apa,kan bisa dinikahi juga!" jawab Alenka.
"Nggak mau ah,aku kan setia sama istri aku..Lagian nggak ada wanita yang lebih cantik,lebih baik dan lebih segalanya dari istri aku," jawab Gio.
Alenk melirik ke arah Gio dengan tersenyum kemudian menyenderkan tubuhnya di pelukan suaminya.
"Tante Kiara tadi kenapa sih Mi?" tanya Keyzan ikutan duduk bareng Orng Tua nya.
"Lagi berantem sama Om Erka," jawab Gio.
"Key nggak mau Mami sama Papa berantem! Key nggak mau pisah lagi sama Papa!" ucap Keyzan.
"Key jangan sedih kita akan terus bersama sama kok," ucap Gio memeluk anaknya.
"Papa jangan sakitin Mami! Kalau Papa sakitin Mami,Key nggak mau berteman sama Papa lagi!" ucap Keyzan.
"Nggak mungkinlah,Papa kan cinta sama Mami!" jawab Gio.
"Mami juga jangan sakitin Papa!" ucap Keyzan ke Maminya.
"Tapi Mami mau kasih Key,Papa baru tuh?" ucap Alenka menggoda.
"Key nggak mau Papa baru! Key cuma mau Papa kandungnya Key!" ucap Keyzan berteriak.
"Emang kamu beneran mau kasih Key Papa baru? Terus aku gimana?" tanya Gio sedih.
Alenka tertawa melihat ekspresi Keyzan dan Gio yang sedih mendengar Alenka mau kasih Papa baru buat Keyzan.
Keyzan dan Gio yang merasa dikerjain Alenka kemudian menggelitik Alenka membuat Alenka berteriak kegelian.
"Biarin siapa suruh godain kita ya Key?" ucap Gio.
"Iya biarin Mami kegelian Pa," jawab Keyzan tertawa.
"Ampun dong!" ucap Alenka sambil tertawa kegelian.
__ADS_1