
Alenka yang nggak mau Keyzan semakin dekat dengan Gio melarang Gio buat menemui Keyzan lagi.
"Kenapa?" tanya Gio.
"Karena gue nggak mau orang mikir yang nggak nggak tentang gue,lo tahu gue seorang single parent!" jawab Alenka.
"Terus kenapa? gue kan juga single? lagian mereka kan nggak tahu kalau kita ini suami istri!" jawab Gio.
"Hentikan omong kosong lo!" ucap Alenka.
"Itu fakta Alenka! kita masih suami istri karena kita nggak pernah cerai!" ucap Gio.
Alenka nggak tahu apa Gio pikirkan,jelas jelas Gio mengirimi dia surat gugatan waktu itu.Tapi,emang Alenka belum menanda tangani nya,karena mau minta kejelasan sama Gio.
"Lo bodoh atau pura pura bodoh?" tanya Alenka marah.
Gio yang tak tahu kenapa Alenka marah kemudian memeluknya dengan erat.
"Apa lo udah nggak cinta sama gue? apa udah ada orang yang gantiin gue di hati lo?" tanya Gio lembut.
"Gio ini di kantor,gue nggak mau ada gosip tentang gue ama lo!" ucap Alenka melepas pelukan Gio.
"Lo harus tahu cinta gue cuma buat lo dari dulu sampai sekarang cuma buat lo!" ucap Gio tapi Alenka mencoba untuk tidak mendengar apa yang Gio ucapkan dan pergi meninggalkan ruangan Gio.
Jam makan siang,Gio memcoba ngajak Alenka buat makan siang bareng tapi dia melihat Alenka keluar kantor bersama seorang lelaki.Gio pun mengikuti mereka dan duduk bersama mereka.
"Pak Gio!" ucap Adit kaget.
"Boleh saya ikut makan bareng kalian?" tanya Gio.
"Boleh Pak,silahkan!" jawab Adit gugup.
Alenka hanya memutar bola matanya karena tahu Gio pasti sengaja ngikutin mereka.
"Kalian sudah lama deket?" tanya Gio.
"Lumayan sih Pak,dari pertama Alenka masuk ke perusahaan!" jawab Adit.
"Oh,kalian pacaran?" tanya Gio lagi.
"Bapak Giovanni Rajendra apa hubungannya dengan Bapak kita pacaran atau nggak?" tanya Alenka kesal.
"Karena saya nggak mau karyawan saya pacaran,itu akan menurunkan kinerja kalian!" jawab Gio santai.
"Sejak kapan ada larangan seperti itu di kantor?" tanya Alenka mulai marah.
__ADS_1
"Sejak hari ini!" jawab Gio menatap Alenka.
"Bapak jangan seenaknya bikin peraturan yang nggak masuk akal!" geram Alenka.
"Kenapa? ini kan Perusahaan saya!" jawab Gio.
"Udah Al,kita nurut aja kita hanya karyawan!" ucap Adit menenangkan Alenka yang udah mulai tersulut amarah.
Gio berpikiran kalau Alenka suka sama Adit.Karena,Alenka terlihat sangat marah ketika Gio melarang karyawannya buat pacaran.
Setelah selesai makan mereka kembalinke kantor tapi Gio kembali menyuruh Alenka buat ke ruangannya.Sebagai bawahan dia hanya bisa nurut perintah atasan.
"Ada apa Pak?" tanya Alenka dengan sopan.
"Selain Adit,Alex dan Rama siapa lagi laki laki yang lo deketin?" tanya Gio marah.
"Itu masalah pribadi saya Pak,Bapak nggak perlu tahu!" jawab Alenka masih dengan sopan.
"Al,apa lo nggak mikir? dengan status lo yang punya anak tanpa Bapak,lo nggak mikir kalau lo hanya akan mengambil langkah yang salah lagi?" tanya Gio dengan marah.
"Maksud lo apa? lo mau ngomong kalau Keyzan anak haram gitu?" tanya Alenka marah.
"Bukan gitu Al,gue cuma nggak mau lo salah langkah lagi!" ucap Gio mendekati Alenka tapi Alenka mundur.
"Asal lo tahu! Keyzan bukan anak haram!" ucap Alenka geram sambil menangis.
"Jangan pernah ngomong sama gue,antara gue ama lo hanya ikatan kerjaan!" ucap Alenka.
"Gue minta maaf Al,gue ngaku salah! jangan marah sama gue!" ucap Gio mendekat lagi tapi Alenka mundur lagi kemudian keluar ruangan Gio tapi Gio manarik tangannya.
"Lo tahu kesalahan terbesar dalam hidup gue? adalah gue pernah jatuh cinta sama lo! itu kesalahan terbesar dalam hidup gue!" ucap Alenka melepas tangan Gio dan keluar dari ruangan Gio.
Sementara Gio merasa terpukul dengan perkataan Alenka.Gio nggak menyangka kalau Alenka sebegitu bencinya sama dia.
Alenka yang merasa pusing kemudian pamit buat pulang lebih awal.Alenka menjemput Keyzan dulu sebelum akhirnya pulang ke apartemen.
"Mami tumben pulang cepet?" tanya Keyzan.
"Iya Mami agak pusing jadi izin pulang duluan!" jawab Alenka.
"Mami sakit?" tanya Keyzan memegang dahi Alenka.
"Cuma pusing dikit!" jawab Alenka.
"Ya udah Mami istirahat aja,nanti Key telepon Papa Refan buat bawain obat sama makanan buat Mami!" ucap Keyzan.
__ADS_1
Alenka mengangguk dan kemudian masuk ke kamarnya untuk istirahat.Sementara Keyzan masuk ke kamarnya sendiri dan mengerjakan PR sebelum bobok siang.
"Gue nggak nyangka lo punya pikiran negatif juga ke gue Gi? gue kira lo adalah satu satu nya laki laki yang mencintai gue tapi ternyata gue salah!" gumam Alenka menangis teringat pertengkaran nya sama Gio tadi.
Menjelang pulang kerja Gio mencari Alenka di ruang kerja nya tapi Alenka nggak ada.Liana bilang kalau Alenka pulang karena sakit.Gio kemudian dengan panik dan bergegas ke apartemen Alenka.
"Kok Bos panik gitu ya denger Alenka sakit? apa jangan jangan Bos naksir sama Alenka?" gumam Liana menduga duga.
Gio ke apartemen Alenka membawakan makanan buat Alenka dan Keyzan.
"Om Gio?" ucap Keyzan ketika membuka pintu melihat Gio di depan pintu.
"Katanya Mami kamu sakit? sakit apa emang?" tanya Gio.
"Pusing Om katanya!" jawab Keyzan mempersilahkan Gio masuk.
"Terus Mami sekarang dimana?" tanya Gio.
"Mami lagi bobok Om,mau Key bangunin?" tanya Keyzan.
"Nggak usah,biar Mami istirahat dulu..Nih Om bawain makanan buat Key sama Mami!" ucap Gio.
"Makasih Om,kebetulan Key juga belum makan!" ucap Keyzan senang.
Gio kemudian membukakan makanan itu dan menawarkan buat nyuapin Keyzan.Keyzan pun dengan senang hati mengiyakan.
"Tahu nggak Om? semenjak kenal Om,Key merasa kayak punya Papa beneran!" ucap Keyzan.
"Kalau Om Gio jadi Papanya Key mau nggak?" tanya Gio.
"Mau Om,mau banget!'' jawab Keyzan.
"Kalau gitu Key bujukin Mami dong biar mau nikah sama Om!" ucap Gio tersenyum.
"Tapi Mami kan nggak suka sama Om!" ucap Keyzan sedih.
"Kenapa emangnya? Mami kamu udah punya pacar?" tanya Gio penasaran.
"Kayaknya sih belum Om,tapi banyak yang deketin Mami,mereka juga sering ngomong sama Key buat bujukin Mami supaya mau nikah sama mereka,tapi Key nggak suka Om sama mereka,Key sukanya sama Om Gio!" jawab Keyzan.
"Kenapa kok suka sama Om Gio?" tanya Gio.
"Nggak tahu juga Om,pokoknya tiap deket sama Om,Key kayak bahagia banget,Key kayak merasa nyaman kayak dilindungin oleh seoarang Papa!" jawab Keyzan dengan polos.
Gio kemudian tersenyum dan memeluk Keyzan.Seperti itu juga yang dirasain oleh Gio setiap kali dekat sama Keyzan.Gio kayak ingin banget melindungi Keyzan,ada rasa yang nggak bisa dijelasin dalam hati Gio sewaktu melihat Keyzan menangis atau tertawa.
__ADS_1
"Key sayang sama Om!" ucap Keyzan saat Gio memeluknya.
"Om juga sayang banget sama Key!" jawab Gio mencium kening Keyzan dan Keyzan pun semakin erat memeluk Gio.