
Kiara pulang ke rumah Orang Tua nya merasa kaget karena melihat Erka ada di depan pintu rumah Orang Tua nya.
"Yank,!" panggil Erka.
"Kenapa kamu kesini?" tanya Kiara ketus.
"Aku nungguin kamu..Aku mau jemput kamu pulang yank..Maafin aku!" ucap Erka meraih tangan Kiara.
Kiara tersenyum sinis dan bertanya "maaf? setelah apa yang kamu lakuin ke aku?".
"Aku tahu,aku salah maafin aku!" kata Erka berlutut di depan Kiara.
Tapi Kiara tidak menggubris permintaan maaf Erka langsung masuk ke dalam rumah.Sementara Erka berusaha supaya Kiara mau memaafkannya dan mau pulang sama dia.Erka mengetuk ngetuk pintu rumah Kiara tapi Kiara malah menangis dibalik pintu tanpa suara.
"Kamu kenapa Ki?" tanya Mami Kiara.
"Mi,!" ucap Kiara menangis dan memeluk Maminya.
"Yang ketuk ketuk pintu itu Erka?" tanya Mami Kiara yang mendengar pintu rumahnya diketuk.
"Iya," jawab Kiara terisak.
Mami Kiara kemudian menyarankan supaya Kiara menyelesaikan masalah rumah tangganya dengan baik baik.Meskipun Mami Kiara marah sama Erka tapi Mami Kiara juga tahu kalau anaknya masih mencintai Erka.
Kiara kemudian membukakan pintu buat Erka.Dan karena bahagia Erka pun langsung memeluk Kiara dengan menangis,"Kamu mau kan maafin aku? Kita mulai semua dari awal lagi!" ujar Erka.
"Kenapa kamu kesini? Apa karena kamu sudah dicampakin sama mantan pacar kamu jadi kamu sekarang cari aku?" tanya Kiara masih ketus.
"Aku kesini karena aku kangen banget sama kamu,karena aku sadar aku sudah bersalah sama kamu," jawab Erka masih memeluk Kiara.
Kiara melepas pelukan Erka kemudian berkata kalau dia nggak bisa meneruskan rumah tangga mereka karena dia nggak bisa kasih keturunan buat Erka.
"Carilah wanita yang sempurna yang bisa kasih kamu keturunan!" ucap Kiara.
"Aku nggak mau,aku cuma cinta sama kamu," ucap Erka.
"Tapi aku nggak bisa kasih kamu keturunan!" ucap Kiara dengan nada agak tinggi.
Erka langsung menarik tangan Kiara dan memeluknya,"Aku nggak peduli kamu bisa kasih aku keturunan atau nggak,karena itu semua adalah kehendak Tuhan..Yang aku ingin saat ini adalah kembali menjalani rumah tangga bersama kamu sayank!" ucap Erka.
Kiara nggak kuasa membendung air mata nya akhirnya dia menangis sejadinya dalam pelukan Erka.Dan Kiara pun mau memberi kesempatan buat Erka memperbaiki rumah tangganya.
"Makasih sayank,aku janji nggak akan pernah sakiti hati kamu lagi" ucap Erka.
Mami Kiara tersenyum lega melihat anak dan menantunya kembali bersama.Karena Kiara adalah anak satu satunya jadi Mami Kiara merasa sangat bahagia melihat putrinya bahagia.
****
Setelah pulang kerja,Alenka kemudian menyuruh Keyzan buat belajar karena nanti malam mau diajak Papanya buat makan malam diluar.
__ADS_1
"Key tadi udah belajar,udah kerjain PR juga Mi sama Mama Ana," jawab Keyzan.
"Oh ya sudah kalau gitu buruan mandi gih!" suruh Alenka.
"Iya Mi" jawab Keyzan menurut.
Sementara Alenka beberes rumah dan setelah selesai Alenka mandi dan bersiap siap buat pergi.Tak lama kemudian Gio pun tiba.
"Sudah sholat?" tanya Alenka.
"Belum" jawab Gio.
Alenka kemudian mengajak Gio buat sholat berjamaah sekalian bareng Alenka dan Keyzan.Dalam hati Gio merasa beruntung banget dipertemukan sama wanita yang selalu mengingatkan dia tentang akhirat.
"Kita mau kemana sih Pa?" tanya Keyzan.
"Mau makan diluar sekalian main ke taman," jawab Gio sembari tersenyum.
"Tapi ini kan malam Sabtu Pa,biasanya Key ke rumah Kakek dan bobok disana," kata Keyzan.
"Nanti Papa anter ke rumah Kakek ya?" ucap Gio.
"Iya Pa," jawab Keyzan.
Mereka kemudian berangkat untuk makan malam.Gio mengajak anak dan istrinya ke Kafe yang dulu dia pakai buat melamar Alenka.
"Ini kan Kafe dulu kita sering kesini?" tanya Alenka.
Gio kemudian memarkirkan mobilnya sementara Alenka dan Keyzan menunggu Gio didepan Kafe.Gio kemudian menuntun Alenka dan Keyzan ke meja yang sudah dia pesan.
"Kamu sudah pesan tempat ini sebelumnya?" tanya Alenka.Dan Gio hanya tersenyum dan mengangguk.
Gio kemudian memanggil pelayan buat menyiapkan makanan yang mereka pesan.Gio pun kemudian maju ke panggung kecil didepan sana.
"Papa mau ngapain Mi?" tanya Keyzan.
"Mau nyanyi," jawab Alenka tersenyum.
Dan benar saja Gio pun bernyanyi buat Keyzan dan Alenka.Membuat Alenka tersenyum senang.
"Kau penerus darahku sebagai tanda lanjutnya perjuanganku,Kau penerus darahku cinta seumur hidupku,anakku"
"Papa..Key sayang sama Papa!" teriak Keyzan kegirangan.
Gio hanya tersenyum senang ke arah anak dan istrinya.Setelah menyanyi buat Keyzan,Gio lanjut menyanyi buat Alenka.
"Dan tlah habis sudah cinta ini,tak lagi tersisa untuk dunia..Karena tlah ku habiskan sisa cintaku hanya untukmu"
"Kalian berdua adalah nafasku,kalian adalah detak jantungku,penyemangat hidupku..Papa sayang sama Key dan Mami!" ucap Gio setelah selesai bernyanyi.
__ADS_1
Dan tepuk tangan pun bergemuruh untuk Gio.Gio turun dari panggung dengan membawa sebungket bunga mawar merah.Gio berlutut dengan satu kaki di depan Alenka yang duduk dimejanya.
"Happy anniversary yang ke 9 sayank! Makasih karena sudah menemani hidup aku dan menghabiskan sisa umur kamu bersama aku,dan terimakasih sudah memberikan aku seorang anak yang hebat,aku sayang sama kamu istriku!" ucap Gio yang membuat Alenka nggak bisa membendung air matanya karena terharu.
"Terimakasih karena sudah menjadi lelakiku yang hebat,menjadi suami dan Papa yang terbaik..I love you suamiku," ucap Alenka kemudian memeluk Gio.
Gio tersenyum kemudian membalas pelukan Alenka sementara tangan yang satunya memeluk Keyzan.Para pengunjung Kafe itu melihat mereka dengan tersenyum bahkan ada yang dengan menangis karena terharu.
"Key bahagia banget karena sekarang Key punya keluarga yang lengkap..Ada Papa,ada Mami," kata Key kemudian memeluk dan mencium Papa sama Maminya.
Karena sudah malam mereka kemudian langsung ke rumah Orang Tua Alenka nggak ke Taman dulu.Sampai di rumah Orang Tua Alenka,Ayah Alenka agak nggak suka melihat Gio.
"Tumben kok datangnya malam?" tanya Ibu Alenka.
"Iya Nek,tadi kita makan dulu di Kafe..Makanan nya enak enak Nek," jawab Keyzan.
"Oh ya? Kok Nenek nggak diajak?" tanya Ibu Alenka.
"Besok lagi ya Nek,kalau Key diajak Papa lagi nanti Key pasti ajak Nenek..Boleh kan Pa?" kata Keyzan.
"Iya sayank!" jawab Gio tersenyum.
Setelah ngobrol beberapa lama Gio kemudian pamit pulang.Tapi Keyzan bersikap manja ke Papanya dulu,dia nggak mau ditinggal Gio.
"Papa jangan pulang!" ucap Keyzan menangis.
"Hei,kok nangis sih? Anak Papa nggak boleh nangis dong! Papa pulang dulu besok Papa kesini lagi!" bujuk Gio.
Tapi Keyzan masih nggak mau ditinggal sama Papanya.Dia malah minta gendong Papanya.Gio kemudian mengajak anaknya buat pulang ke rumahnya saja.
"Mau Pa,.Gimana Kek? Key boleh kan bobok dirumah Papa?" tanya Keyzan.
"Iya,tapi Mami tetap bobok dirumah Kakek!" jawab Ayah Alenka.
"Mami nggak apa apa kan kalau Key bobok dirumah Papa?" tanya Keyzan ke Maminya.
"Iya," jawab Alenka.
Gio kemudian berpamitan dan menggendong Keyzan ke mobilnya.Alenka mengantar Gio sampai ke mobilnya.
"Nitip Key ya Gi?" ucap Alenka.
"Iya,tenang aja! Dia kan anak aku juga pasti aku bakal jagain dia dengan baik," jawab Gio.
"Key,nggak boleh nakal! Nurut apa kata Papa!" pesan Alenka.
"Iya Mi!" jawab Keyzan.
Alenka kemudian minta maaf sama Gio atas sikap Ayahnya.Gio mengangguk karena paham Ayah mertuanya masih marah sama dia.Gio juga paham kenapa Alenka nggak boleh ikut ke rumahnya.Ayh Alenka takut kalau Alenka kembali jatuh cinta sama Gio.
__ADS_1
Selama ini Ayah Alenka selalu melarang Alenka buat dekat sama Gio lagi.Alenka hanya bisa menyembunyikan hubungannya sama Gio dihadapan Ayahnya.Alenka selalu berdalih kalau kedekatannya dengan Gio itu semata mata hanya demi Key,padahal faktanya karena Alenka dan Gio itu masih saling mencintai.