
Gio tiap hari masih pulang malam dan mabuk mabukan.Sesekali dia mengintai Alenka dan Keyzan dari kejauhan.Setiap pulang ke rumah Gio selalu ribut sama Mamanya.
"Gio kenapa kamu jadi kayak gini?" tanya Mamanya marah.
"Ngapain Mama tanya tanya? Bukankah ini yang Mama mau?" jawab Gio.
"Gio kamu jangan kurang ajar ya sama Mama!" bentak Mamanya.
Tapi Gio tak menjawab malah berlalu begitu saja membuat Mamanya kesal sendiri dengan tingkah Gio.
"Demi wanita itu kamu jadi kayak gini! Apa susahnya lupain dia?" tanya Mamanya.
Gio menghentikan langkahnya,"Wanita itu,wanita itu terus! Dia punya nama! Namanya Alenka!" bentak Gio.
"Mama nggak peduli siapa namanya!" ucap Mama Gio ikutan emosi.
"Gio juga nggak akan peduli sama Mama!" balas Gio kemudian berjalan menuju kamarnya.
Mama Gio menghela nafas melihat tingkah anaknya itu.Mama Gio duduk di ruang tamu dengan melamun sementara suaminya sudah tidur daritadi.Gino keluar dari kamar dan duduk disebelah Mamanya.
"Ma!" panggil Gino.
"Eh,Gino! Belum tidur?" tanya Mamanya.
"Belum Ma,.Tadi Gino denger Mama bertengkar sama Gio lagi?" tanya Gino.
"Iya Gin,Mama juga nggak tahu kenapa sekarang Gio udah nggak mau dengerin Mama lagi,seolah Gio itu benci sama Mama" jawab Mamanya dengan sedih.
"Nggak enak kan Ma? rasanya dibenci anak sendiri? Sedih kan?" tanya Gino.
Mamanya menoleh mendengar ucapan Gino,"Maksud kamu apa tanya kayak gitu ke Mama?" tanya Mamanya balik.
Gino tersenyum kecil,"Itu yang Gio rasain saat ini Ma! Dia sedih karena istrinya marah sama dia,anaknya benci sama dia bahkan nggak mau ketemu sama dia!" ucap Gino.
__ADS_1
"Mama lakuin itu semua karena Mama kepengen Adik kamu hidup bahagia," ucap Mamanya yang seolah paham kemana arah pembicaraan Gino.
"Bahagia menurut Mama belum tentu bahagia menurut Gio!" jawab Gino.
Mamanya hanya terdiam dan berpikir apakah yang dia lakuin ke Gio itu bisa membuat Gio bahagia? Tapi kenyataannya itu membuat Gio malah membencinya.
"Mama tahu betapa menderitanya Gio?" tanya Gino tapi Mamanya hanya terdiam.
Gino kemudian melanjutkan omongannya,"Kenapa Gio selalu mabuk mabukan? Karena hanya dengan mabuk dia bisa melupakan sakit hatinya yang ditinggalin oleh anak dan istrinya..Mama tahu nggak tiap malam Gio selalu menangis sambil memeluk foto anak dan istrinya? Mama tahu? Dua kali Gino mempergoki Gio mau bunuh diri?" ucap Gino sembari menangis.
"Gio mau bunuh diri?" tanya Mamanya kaget tak percaya Gio bakal senekad itu.
"Iya Ma,.Gio juga beberapa hari ini nggak mau makan hanya mabuk mabukan terus sampai badannya kurus gitu!" ucap Gino lagi.
Mama Gio tiba tiba meneteskan air matanya mendengar penjelasan Gino.
"Seandainya bukan wanita itu mungkin Mama akan setuju dengan hubungan mereka," ucap Mamanya.
"Kenapa Ma? Alenka orangnya baik,dia sholekha,rajin ibadah juga..Mama tahu nggak siapa yang bikin Gino sembuh? Alenka Ma!" ucap Gino.
"Mama ingat nggak waktu kita nikah dulu? Orang Tua Papa juga melarang kita tapi Papa tetap nekad karena Papa yakin,Mama adalah pilihan yang tepat! Biarin Gio menentukan pilihannya Ma! Dia juga udah berkorban banyak buat membahagiain Mama!" sahut Papanya Gio yang kemudian ikut gabung bersama istrinya dan Gino.
"Iya Ma! Mama juga harus memikirkan Keyzan!Selama 7 tahun dia nggak ketemu sama Papanya,bahkan moment masa kecilnya harus dia lewati dengan cukup berat..Keyzan selalu dihina dengan sebutan anak haram,karena dia nggak punya Papa..Alenka bisa saja cari Papa lain buat Keyzan karena banyak juga lelaki yang berebut untuk menikahinya,tapi Alenka nggak mau Ma,dia memilih setia dengan rumah tangganya bersama Gio,meskipun waktu itu Mama kirim surat gugatan palsu ke Alenka!" jelas Gino.
"Mama harus buka hati Mama! Alenka itu anak yang baik Ma,dia bahkan sering dihina tapi dia tetap setia sama Gio tanpa mencari pelarian untuk menutupi penghinaan yang dilontarkan ke dia!Karena,Alenka tulus mencintai Gio! Papa lihat dan denger sendiri,Alenka dihina oleh orang!" ucap Papanya Gio.
Mama Gio hanya terdiam mendengar perkataan suaminya dan anak tertuanya.Mama Gio kemudian naik ke atas ke kamar Gio.Mama Gio masuk ke kamar Gio dan melihat kamar Gio berantakan.Banyak botol bekas minuman yang pecah karena dibanting oleh Gio.
Mama Gio mendekat ke tempat tidur Gio dan melihat anaknya sudah terlelap dengan memeluk figura yang ada foto Gio bersama anak dan istrinya.Yang lebih membuat Mama Gio menangis dia melihat makanan yang masih utuh tanpa tersentuh sejak pagi.
"Sebesar itu cinta kamu ke istri kamu nak?" gumam Mama Gio mengelus rambut Gio dengan lembut.
Mamanya Gio menatap anaknya yang terlelap dan terlihat jelas raut sedih diwajah Gio meskipun dia sedang tertidur.
__ADS_1
"Maafin Mama!" gumamnya lagi kemudian mencium kening Gio kemudian kembali ke kamarnya dengan menangis.
"Udah ya Ma! Mama tidur dulu udah malam,nggak baik begadang terus!" ucap suaminya.
Mama dan Papanya Gio kemudian membaringkan diri mereka ke kasur tapi Mama Gio masih terjaga dan nggak bisa tertidur.
Pagi harinya di apartemen Alenka sedang sibuk memasak makanan kesukaan Keyzan yaitu sup ayam.Sementara Keyzan masih malas malasan sambil nonton tivi.
"Mi,Key boleh nggak ikut Mami kerja?" tanya Keyzan.
"Nggak boleh dong,Mami kan kerja bukan main sayank!" jaeab Alenka.
"Dulu waktu Mami masih kerja di Kantor Papa,Key boleh ikut!" protes Keyzan.
"Iya itu kan Kantor Papa nggak ada yang berani marah,tapi Mami kan sekarang kerja sama orang sayank!" ucap Alenka memberi penjelasan ke anaknya.
Keyzan mengangguk mengerti apa maksud Maminya.Alenka kemudian pamit buat mandi setelah mandi Alenka masuk ke kamar buat siap siap berangkat kerja.Sementara Keyzan malas malasan karena masih liburan kenaikan kelas.
"Key makan dulu,habis ini siap siap! Mami antar ke rumah Papa Refan!" suruh Alenka.
"Iya Mi!" jawab Keyzan menurut.
Tok tok tok
Pintu kamar apartemen Alenka diketuk.Alenka kemudian menyuruh Keyzan buat bukain pintunya.Alenka pikir itu pasti Refan.
"Key,tolong bukain pintunya ya! Mami masih gnti baju!" seru Alenka di dalam kamar.
"Iya Mi!" jawab Keyzan sambil berjalan menuju ke pintu.
Keyzan membuka pintu dan terbelalak ketika tahu siapa yang datang.Key menyuruh orang itu masuk dan duduk di ruang tamu.
Sementara Alenka keluar dari kamar,"Siapa Key yang,,datang? tanya Alenka ke Keyzan.Tapi Alenka juga kaget melihat siapa yang duduk di ruang tamu apartemennya.
__ADS_1
#Kira kira siapa ya yang datang?#
#Hayo tebak!# 😊