CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 46


__ADS_3

"Sudah nganterin Alenka nya?" tanya Mamanya Gio ketika Gio masuk ke rumah.


"Udah Ma," jawab Gio ikutan duduk bareng Mama dan Papanya.


"Key nangis nggak tadi?" tanya Papanya Gio.


"Nangis Pa,tapi setelah dibujuk Maminya terus bisa tenang," jawab Gio.


"Kenapa Alenka nggak tinggal disini aja sih Gi?" tanya Mamanya Gio.


"Alenka belum mau Ma,.Karena Ayahnya kan belum merestui kalau kita rujuk lagi," jawab Gio sedih.


"Bukannya Ayahnya Alenka yang dulu kepengen kamu nikahin Alenka?" tanya Papanya Gio.


Gio kemudian menceritakan alasan kenapa Ayah mertuanya nggak setuju dengan hubungannya sama Alenka.


Mendengar cerita Gio,Mamanya Gio jadi merasa bersalah.Gio kemudian memeluk Mamanya dan meminta Mamanya supaya jangan terlalu banyak pikiran.


"Yang terpenting Alenka cinta sama Gio..Kalau masalah Ayahnya Alenka,Gio yakin cuma butuh waktu aja..Karena,Gio tahu Ayahnya Alenka itu sayang banget sama Gio," ucap Gio sambil mengenang kebaikan Ayah mertuanya.


Papanya Gio kemudian ngomong kalau dia dan Mamanya Gio pulang ke Belandanya seminggu lagi.Papanya Gio sengaja mengalihkan topik pembicaraan karena nggak mau berlarut larut dalam kesedihan.


"Nggak jadi besok?" tanya Gio.


"Nggak,Mama masih belum puas kangen sama cucu Mama," jawab Mamanya Gio.


"Bagus deh biar Key juga puas mainnya sama Kakek san Omanya,kalau nggak ntar pas pamitan akan sulit buat bujukinnya," ucap Gio.


"Key itu mirip banget sama Dio," ucap Mamanya Gio sedih.


"Mama kangen sama Dio?" tanya Gio.


Mamanya Gio hanya mengangguk pelan.Gio kemudian mengusulkan untuk menjenguk makamnya Dio besok.Dan kembali menghibur Mamanya.


"Dio udah tenang Ma,kita doain aja terus supaya Dio di tempatkan di tempat yang paling indah di sisiNya," ucap Gio.


"Iya Ma,dia pasti tersenyum sekarang melihat kita bisa berkumpul kayak gini," sahut Papanya Gio.


"Ya udah,Gio ke kamar dulu ya Pa,Ma! Gio mau teleponan sama mantan pacarnya Gio," pamit Gio.


"Mantan pacar siapa? Awas aja kalau sampai aneh aneh sama wanita lain!" ancam Mamanya.


Gio tersenyum mendengar ancaman Mamanya kemudian berdiri dan mencium pipi Mamanya p


dengan lembut,"Tenang aja Ma!Cinta Gio sudah habis buat Alenka dan Keyzan kok," ucap Gio kemudian naik ke kamarnya.


Mamanya Gio tersenyum senang begitu juga Papanya Gio.Mereka berdua kembali ngobrol sambil nungguin Gino pulang dari mengantar Sisil.

__ADS_1


****


Pagi harinya seperti biasa Gio menjemput Keyzan dan Alenka di apartemen.Tapi pagi itu ada yang berbeda,Gio nggak lagi sendiri tapi bersama Mamanya.


"Papa kok disini? Katanya mau anterin Kakek sama Oma ke Bandara?" tanya Keyzan ketika melihat Papanya sudah ada di parkiran.


"Hallo sayanknya Oma," ucap Mamanya Gio keluar dari mobil.


"Oma kok disini juga? Nggak jadi pulangnya?" tanya Keyzan.


"Oma masih kangen sama Key jadi Oma sama Kakek pulangnya minggu depan,mau main sama Key dulu," jawab Mamanya Gio.


"Asyik,Key bisa mainan lagi sama Kakek sama Oma juga," ucap Keyzan melompat kegirangan kemudian memeluk Omanya.


"Aku anter ya?" ucap Gio ke Alenka.


"Nggak usah ah,ntar malah jadi berantem lagi sama Alex" jawab Alenka.


"Nggak akan..Aku janji!" ucap Gio memaksa.


Alenka akhirnya menurut kemudian masuk ke mobil bersama Keyzan dan Mama mertuanya.Pertama mereka mengantar Keyzan ke sekolahnya.Setelah mengantar Keyzan kemudian mengantar Alenka ke Kantor milik Papanya Alex.


"Alenka masuk dulu ya Ma?" pamit Alenka.


"Iya,salamin buat Alex dan Papanya ya!" ucap Mamanya Gio.


Gio menganggukkan kepalanya pelan seolah berat melepaskan Alenka.Gio terus menatap Alenka dengan sedih.Tapi Alenka yang tahu sikap aneh Gio kemudian mendekat ke Gio.


"Aku disini kerja nggak yang aneh aneh jadi kamu nggak perlu khawatir!" ucap Alenka lembut.


"Iya," jawab Gio pelan.


"Aku sayang sama kamu! Cuma kamu yang aku cintai," ucap Alenka yang membuat Gio akhirnya tersenyum dan rela meninggalkan Alenka buat kerja.


Gio kemudian melajukan mobilnya meninggalkan Kantor dimana Alenka bekerja.Di jalan,Mamanya Gio bertanya kenapa Gio lebay banget waktu Alenka mau masuk kerja.


"Bukan lebay Ma,tapi karena Alex punya perasaan yang lebih buat Alenka," jawab Gio.


"Serius?" tanya Mamanya Gio.Sementara Gio hanya mengangguk pelan.


"Tapi kok Alenka malah kerja sama Alex? Dan kamu kenapa biarin?" tanya Mamanya Gio.


"Karena,Gio percaya sama Alenka kalau dia niatnya cuma kerja," jawab Gio.


"Kamu nggak cemburu?" tanya Mamanya lagi.


"Cemburu sih Ma,tapi Gio percaya kok sama Alenka..Kalau pun dia mau selingkuh pasti udah dari dulu saat Gio ninggalin dia," jawab Gio.

__ADS_1


Mamanya Gio hanya tersenyum lega melihat anaknya sudah mulai dewasa dan bisa memahami sikap seseorang.Mamanya Gio juga percaya kalau Alenka adalah seorang istri yang setia dan baik untuk Gio.


"Gi sebelum Mama balik,Mama kepengen ketemu sama Mertua kamu!" ucap Mamanya Gio.


"Mama mau ngapain?" tanya Gio.


"Ya mau silahturahmi lah,masa udah jadi besan lama sekalipun nggak pernah silahturahmi!" jawab Mamanya Gio.


"Iya nanti Gio bicarain sama Alenka biar Alenka atur waktunya dan ngomong juga sama Orang Tua nya" jawab Gio.


"Iya," ucap Mamanya Gio menganggukan kepala.


Mamanya Gio belum mau pulang tapi malah ikut ke Kantornya Gio.Karena sekalipun Mamanya belum melihat Kantor anaknya.


"Tapi Mama jangan recokin Gio kerja ya?" ucap Gio.


"Siap Bos!" jawab Mamanya Gio sambil memberi hormat ke Gio.


"Mama apaan sih?" ucap Gio tertawa kecil.


Setelah beberapa lama di Kantornya Gio.Akhirnya Papanya Gio menyusul istrinya.


"Papa cariin ternyata disini!" ucap Papanya Gio sewot.


"Siapa suruh jogging nggak ajakin Mama?" jawab Mamanya Gio juga sewot.


"Tadi Papa lihat Mama masih nyenyak banget,Papa nggak mau ganggu tidurnya Mama lah," jawab Papanya Gio beralasan.


"Halah,,ngomong aja kalau jogging bareng janda kembang depan komplek kan?" sindir Mamanya Gio cemburu.


Papa dan Mamanya Gio ribut saling tuduh membuat Gio merasa risi karena nggak bisa konsentrasi.


"Haduh ini Kakek sama Nenek udah tua masih aja cemburu cemburuan!" ucap Gio.


"Mama kamu nih Gi cemburu aja sama Papa,padahal kan cinta dan sayang Papa cuma buat Mama kamu," ucap Papanya yang buat Gio terkekek.


"Udah tua masih aja suka gombal," ucap Mamanya Gio.


"Tuh Gi tambah cantik kan Mama kamu kalau lagi ngambek gitu?" ucap Papanya Gio menggoda istrinya.


"Emang dari dulu Mama cantik,kalau nggak cantik masa iya kamu mau sama aku dulu?" jawab Mamanya Gio.


Gio menggeleng gelengkan kepalanya mendengar kenarsisan Mama dan Papanya tapi sambil tersenyum senang karena biarpun pernikahan sudah lama tapi mereka masih punya selera buat saling menggoda.


"Udah ya Kakek sama Oma jangan ribut terus ingat umur!" ucap Gio melerai Papa sama Mamanya.Tapi kemudian dapat jeweran dari Mama dan Papanya.


#Gimana nih Readers menghadapi wabah yang sedang tren saat ini yaitu Corona??? Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa ya? Tetap jaga kesehatan dan kebersihan.😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2