
Keesokan harinya....
Keyzan mulai curiga karena biasanya pagi pagi Gio udah menjemputnya tapi pagi ini Gio sama sekali nggak datang.
"Papa sibuk ya Mi? Kok nggak nganterin Key?" tanya Keyzan.
"Mungkin iya sayank," jawab Alenka yang sebenarnya juga heran kenapa Gio nggak datang.
Tapi nggak lama kemudian ternyata Gio muncul di parkiran apartemen, "Maafin Papa ya Key,Papa telat!" ucap Gio membuka kaca mobilnya.
"Iya Pa,nggak apa apa kok!" jawab Keyzan kemudian masuk ke mobil Papanya.
Tapi Alenka nggak masuk karena Alenka sadar Gio sedang marah sama dia.Karena,Gio nggak menyapanya.
"Mami ada yang kelupaan,Key duluan aja nanti Mami ke Kantor sendiri keburu Key telat!" ucap Alenka.
"Ya udah Key berangkat dulu ya Mi?" pamit Keyzan.
Alenka mengangguk dan kemudian Gio melajukan mobilnya.Sementara Alenka naik motor ke Kantornya.
Di jalan,Keyzan bertanya siapa wanita yang menjawab telepon Papanya semalam.
"Key telepon Papa?" tanya Gio.
"Iya,tapi wanita yang menjawab..Dia siapa Pa?" tanya Keyzan.
"Temen Papa sayank," jawab Gio.
"Temen kok malam malam sama Papa?" tanya Keyzan curiga.
"Iya semalam Papa ketemu sama dia terus ngobrol," jawab Gio.
Gio sedikit marah karena wanita itu nggak ngomong kalau Keyzan meneleponnya dan yang membuat Gio marah dia berani mengangkat telepon Gio.
Setelah mengantar Keyzan ke sekolah,Gio kemudian ke Kantor.Di Kantor,wanita yang semalam bersama dia menunggu dia di ruangannya.Nama wanita itu adalah Ineke.
"Lo kok kesini? Siapa yang nyuruh lo buat masuk ruangan gue?" tanya Gio.
"Gue kan kangen sama lo" jawab Ineke menyentuh pundak Gio.
Ineke adalah seorang mahasiswa yang semalam ketemu Gio di Bar sewaktu Gio minum minuman.Ineke berpikir kalau Gio adalah mangsanya.Mengingat Gio adalah Bos yang sukses.
"Ini di Kantor jangan kayak gini!" ucap Gio menepis tangan Ineke.
"Jadi kalau nggak di Kantor boleh?" tanya Ineke dengan centil.
"Kenapa lo kesini?" tanya Gio mengulangi pertanyaannya.
"Semalam lo ninggalin gue gitu aja setelah kasih uang,jadi gue kesini buat mengganti uang yang lo kasih itu" jawab Ineke mendorong Gio sehingga Gio terduduk di kursinya.Ineke kemudian duduk dipangkuan Gio.
"Berdiri nggak!" bentak Gio.
__ADS_1
"Nggak mau," jawab Ineke memeluk Gio.
Gio berusaha mendorong Ineke tapi Ineke makin memeluk Gio dengan erat.
Sementara Alenka ke ruangan Gio buat ngomong kalau bekal Keyzan ketinggalan tapi ketika Alenka membuka pintu dia terkejut melihat Gio bersama seorang wanita.
"Al,!" ucap Gio kaget.
"Maaf,kalau Bapak sibuk saya kesini lagi nanti..Silahkan dilanjutkan!" ucap Alenka kemudian menutup kembali pintu ruangan Gio.
Gio masih berusaha buat melepaskan pelukan Ineke.Dan setelah terlepas Gio memberi cek kepada Ineke.
"Jangan pernah muncul di depan gue lagi!" ucap Gio melempar cek itu ke muka Ineke.
Gio kemudian berlari keluar ruangan dan menuju ruangan Alenka tapi ternyata Alenka nggak ada di ruangannya.Alenka mendapat tugas keluar bersama Adit oleh Direkturnya.
"Lihat Alenka nggak Li?" tanya Gio.
"Alenka disuruh Pak Henry buat ninjau proyek Pak," jawab Liana.
"Oh ya udah makasih!" jawab Gio.
Gio kemudian mengambil ponselnya dan berusaha menelepon Alenka tapi nggak di angkat oleh Alenka membuat Gio bingung.Gio kemudian kembali ke ruangannya dan ternyata Ineke sudah pergi.Tapi Ineke meninggalkan catatan di meja kerja Gio.
Makasih sayank,tapi nggak seru ah kalau gue nggak kasih imbalan buat lo,lain kali kita pasti akan bersenang senang..emuach.
Gio marah kemudian merobek notes itu dan membuangnya ke tempat sampah.Gio kembali menelepon Alenka tapi nggak dijawab lagi.
Kalau aja Gio nggak ada meeting penting,mungkin dia sudah menyusul Alenka ke tempat proyek yang Alenka tinjau itu.
Di sisi lain...
Alenka teringat kejadian di ruangan Gio tadi membuat Alenka hampir menangis tapi masih bisa tertahan.
"Kenapa Al?" tanya Adit.
"Nggak kenapa napa kok Dit," jawab Alenka.
Alenka kemudian mengambil ponselnya dan melihat begitu banyak panggilan tak terjawab dari Gio.Dan beberapa pesan dari Gio.
"Jelas jelas gue lihat,masih ngomong salah paham!" gumam Alenka sembari tersenyum sinis.
Selesai meninjau proyek,Alenka kembali ke Kantor sebelum jam pulang.Liana memberitahu Alenka pesan dari Gio.
"Pak Bos nyuruh lo nungguin dia sampai selesai meeting karena ada yang mau di omongin ke lo!" ucap Liana.
Alenka tak menjawab hanya mengangguk tapi Alenka tidak mau menunggu tapi malah pulang ke Rumah Refan.Kebetulan hari itu Kafe Refan libur jadi Alenka menjemput Keyzan ke Rumah Refan.
"Udah makan Al?" tanya Refan.
"Belum,Mbak Ana masak?" tanya Alenka.
__ADS_1
"Iya,buruan makan gih!" suruh Refan.
Setelah selesai makan Alenka kemudian pamitan pulang.Sampai di apartemen dan berjalan ke kamar tiba tiba Gio berlari dan menyusul Alenka.
"Papa kok disini?" tanya Keyzan.
"Iya Papa nungguin kamu sama Mami," jawab Gio.
Keyzan kemudian menarik tangan Gio buat masuk ke dalam.Alenka cuek ke Gio karena marah sama Gio tapi berusaha supaya Keyzan tak tahu kalau Orang Tua nya berantem.
"Makan yuk!" ajak Gio.
"Key sama Mami udah makan Pa,tadi di rumah Papa Refan," jawab Keyzan.
"Tapi Papa dari siang belum makan,Key mau nggak temenin Papa makan?" tanya Gio.
"Mau Pa,Key ganti baju dulu" jawab Keyzan kemudian masuk ke kamar buat ganti baju.
Sementara Alenka menyibukan diri di dapur.Gio kemudian mendekati Alenka dan memeluk Alenka dari belakang.
"Gue suruh nungguin tapi kenapa lo malah pulang duluan?" tanya Gio.
"Ngapain nungguin orang pacaran?" ucap Alenka ketus.
"Gue harus gimana lagi supaya lo percaya sama gue?" tanya Gio meniup telinga Alenka.
"Lo apa apaan sih Gi?" ucap Alenka meronta.
Gio tersenyum melihat wajah Alenka yang memerah, "Gue aja belum kasih hukuman karena lo kencan sama Rama di belakang gue,malah udah marah duluan!" ucap Gio.
"Jadi itu cara lo balas dendam? Dengan mesra mesraan sama wanita lain?" tanya Alenka.
"Siapa juga yang balas dendam?" ucap Gio.
"Lah tadi apa? mesra mesraan di Kantor lagi..Semalam lo juga sama dia kan?" tanya Alenka marah.
Gio tersenyum melihat Alenka marah, "Lo cemburu?" tanya Gio.
"Nggak! Tapi gue mohon kalau lo emang punya pacar jangan sampai Key tahu..Kalau nggak dia bakal mikir kalau Papanya jahat dan nggak akan mau ketemu sama lo lagi!" ucap Alenka.
Gio kemudian menjelaskan kalau apa yang terjadi semalam dan tadi pagi itu adalah salah paham.
"Nggak ada wanita di dunia ini yang gue cintai selain lo sayank!" ucap Gio menatap Alenka.Tapi Alenka menoleh dan menghindari tatapan Gio.
Keyzan sudah ganti baju kemudian keluar cari makan bersama Gio sedangkan Alenka tidak mau ikut karena masih marah sama Gio.
Selesai makan Gio pulang bersama Keyzan.Gio menginap di apartemen Alenka karena Keyzan nggak mau ditinggal Papanya.
"Tidur aja sama Key,jangan masuk ke kamar gue!" ucap Alenka kemudian masuk ke kamar dan mengunci pintu.
"Mami kenapa sih Pa?" tanya Keyzan.
__ADS_1
"Nggak tahu..Mungkin Mami lagi capek kali," jawab Gio.Kemudian Gio masuk ke kamar Keyzan buat menidurkannya.