CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 22


__ADS_3

Tiba saatnya Key merayakan Ulang Tahun meskipun hanya sederhana dan di adakan di apartemen Alenka.Hanya mengundang teman teman deket Keyzan aja.


Tapi Key yang berulang tahun nampak murung,karena Papanya dari kemarin nggak telepon juga nggak ucapin Ulang Tahun buat dia.


"Apa Papa nggak sayang sama Key ya Mi?" tanya Keyzan sedih.


"Kok gitu ngomong nya? Papa sayang banget sama Key!" jawab Alenka.


"Kalau Papa sayang sama Key,kenapa dari kemarin Papa nggak telepon Key? Nggak ngucapin selamat juga buat Key," ucap Keyzan semakin sedih.


"Mungkin Papa lagi sibuk sayank!" jawab Alenka menghibur Alenka.


Alenka kemudian menyuruh MC buat memulai acara Ulang Tahun Keyzan.Alenka melihat Keyzan yang masih murung meskipun acara sudah di mulai.Alenka paham kalau Gio mungkin sibuk jadi nggak ada waktu buat telepon Keyzan.Tapi tiba tiba...


"Selamat Ulang Tahun kami ucapkan..." suara Gio mengagetkan Keyzan dan Alenka.


"Papa.." ucap Keyzan tersenyum kemudian berlari dan memeluk Gio yang datang dari pintu depan.


Gio menangkap Keyzan dan memeluknya, "Selamat Ulang Tahun jagoan Papa..Jadi anak yang pinter,sholeh,berbakti sama Papa dan Mami!" ucap Gio.


"Key,kangen banget sama Papa," ucap Keyzan.


"Papa juga kangen banget sama Key," jawab Gio.


"Key,sini! Yuk kita lanjutin acaranya!" ucap Alenka memanggil Keyzan.


Keyzan kembali ke depan dengan menggandeng tangan Gio.Sebagian dari Orang Tua temannya Keyzan kaget melihat Gio.Karena,setahu mereka Alenka adalah Orang Tua tunggal.Dan mereka pun berpikir kalau Gio adalah calon Papanya Keyzan.


"Kue pertama mau Key kasih ke siapa?" tanya MC acara itu.


"Key mau kasih ke Mami dan Papa!" jawab Keyzan menyuapin Alenka dan Gio.


Setelah acara selesai Gio memberi pengumuman kepada semua Orang Tua temen Keyzan yang di undang.

__ADS_1


"Saya cuma memberitahukan disini,kalau saya Giovanni Rajendra adalah Papa kandungnya Keyzan Ar Arkhan..Disini saya cuma mau supaya kedepannya nggak ada lagi teman atau Orang Tua dari teman anak saya,yang mengatai Keyzan sebagai anak haram! Karena Keyzan adalah anak saya,penerus keluarga Rajendra!" ucap Gio.


Orang Tua teman Keyzan semua pada kaget kalau ternyata Keyzan adalah cucu dari Dhanu Rajendra,konglomerat di kota mereka.


Alenka dan keluarga tersenyum senang mendengar pengakuan Gio yang dengan lantang dan tanpa ragu mengatakan kalau Keyzan adalah anak kandungnya.


"Gi," gumam Alenka yang ada disamping Gio.


"Gue cuma nggak mau,anak gue dihina lagi dan melihat dia nangis karena omongan orang yang buruk tentang dia," ucap Gio menggenggam tangan Alenka.


Teman teman Keyzan dan Orang Tua nya kemudian pamit dan kembali mengucapkan terimakasih kepada Keyzan dan Alenka.


"Papa punya hadiah buat Key," ucap Gio.


"Hadiah apa Pa?" tanya Keyzan.


Gio kemudian menyuruh orang orang yang sudah di bayarnya buat masuk ke dalam apartemen Alenka.Orang itu membawa kardus besar yang ternyata isinya adalah miniatur pesawat yang diinginkan oleh Keyzan beberapa hari lalu saat mereka ke Mall.


"Ini apa Pa?" tanya Keyzan senang.


Keyzan kemudian membuka bungkusan kardus itu di bantu oleh orang yang membawanya tadi.Keyzan kemudian melompat kegirangan melihat hadiah dari Papanya.


"Ini kan mainan yang Key pengen waktu kita ke Mall waktu itu kan Pa?" tanya Keyzan senang.


"Iya,Key kalau pengen apa aja bilang ke Papa pasti Papa beliin!" jawab Gio.


Key langsung berdiri dan memeluk Gio ,"Key sayang banget sama Papa..Makasih ya Pa!" ucapnya.


"Iya sayanknya Papa!" jawab Gio.


Gio kemudian memberi beberapa lembar uang kepada orang yang membawa mainan itu.Kemudian mereka berterimakasih dan berpamitan.


"Papa katanya seminggu atau paling lama 10 hari baru pulang,tapi kok baru 5 hari Papa udah pulang?" tanya Keyzan.

__ADS_1


"Iya Papa kan buru buru kerjain kerjaan Papa supaya bisa merayakan Ulang Tahun kamu sayank," jawab Gio menarik hidung Keyzan.


"Key sayang deh sama Papa!" ucap Keyzan kembali memeluk Gio.


"Papa kan juga kangen sama Mami! selama Papa ke Belanda,Mami kamu nakal nggak?" tanya Gio sembari tersenyum dan melirik Alenka.


"Nggak Pa,Mami pulang dari Kafe Papa Refan langsung pulang..Diajak Om Rama buat makan malam aja nggak mau," jawab Keyzan dengan polosnya.


"Om Rama ngajak Mami makan malam?" tanya Gio.


"Iya Pa,Om Rama juga yang jemput Key tadi siang terus juga kasih Key hadiah mobil mobilan," jawab Keyzan masih dengan polos.


Gio kemudian menyuruh Keyzan buat mainan di kamar, "Kamu main dulu di kamar,ntar malam Papa ajak makan malam di luar..Papa mau kasih hukuman dulu buat Mami karena udah nakal,!" ucap Gio.


"Iya Pa," jawab Keyzan yang nurut dengan ucapan Papanya.


Gio kemudian menatap Alenka dengan nakal setelah Keyzan masuk ke kamarnya.


"Apaan sih Gi?" tanya Alenka sewot ketika Gio terus memandangnya dengan tersenyum.


"Gue tinggal bentar udah nakal ya?" ucap Gio.


"Nakal gimana?Lo denger sendiri kan kata Key kalau gue nolak ajakan Rama?" tanya Alenka semakin sewot.


Gio kemudian membopong Alenka dan masuk ke kamar dan menurun Alenka ke kasur, "Mau apa sih lo?" tanya Alenka.


"Lo nggak kangen sama gue?" tanya Gio menatap Alenka.


"Nggak!" jawab Alenka cepat.Tapi Gio malah mengecup bibir Alenka.


Alenka kemudian mendorong kepala Gio pelan tapi Gio masih menekan tangan Alenka dan menatapnya.Mereka saling bertatapan kemudian tersenyum satu sama lain.Gio mendekatkan bibirnya ke bibir Alenka.


"Kangen nggak sama gue?" tanya Gio lagi.

__ADS_1


"Iya suamiku,gue kangen banget sama lo," bisik Alenka yang membuat Gio tersenyum kemudian mereka berciuman dan mereka kemudian ...(18+).


__ADS_2