CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 35


__ADS_3

"Besok aku mau ke Belanda lagi yank" pamit Gio.


"Ada kerjaan lagi?" tanya Alenka.


"Iya,sekalian mau jenguk Mama katanya Mama mau operasi" jawab Gio.


"Jadi operasinya?" tanya Alenka.


Gio mengangguk pelan.Jelas sekali dari raut wajah Gio kalau dia sedih dengan keadaan Mamanya.Seminggu yang lalu Mamanya kena serangan jantung dan jalan satu satunya adalah menjalani operasi.


"Yang sabar! Aku sama Key bakal doain dari sini,dan bakal nunggu kamu pulang!" ucap Alenka.


"Makasih ya yank?" kata Gio tersenyum.


Gio menarik Alenka ke pangkuannya.Tapi Alenka meronta karena mereka sedang di Kantor.


"Jadi kalau nggak di Kantor boleh?" goda Gio.


Alenka memukul lengan Gio dengan keras membuat Gio kesakitan tapi masih tidak mau melepaskan tangannya.


"Jangan gini ah!" ucap Alenka meronta.


"Kenapa? Kamu kan istri aku?" ucap Gio.


"Iya,tapi kan nggak enak kalau dilihat yang lain?" jawab Alenka.


"Selama aku pergi,kamu jangan nakal ya!" ucap Gio.


"Aku mana pernah nakal?" tanya Alenka.


Cup..


Gio mencium pipi Alenka yang masih duduk dipangkuannya.


"Nanti kamu pamit sendiri ke Key ya?! Aku takut dia akan sedih," ucap Alenka.


"Apalagi aku,.Aku paling nggak bisa lihat Key dan kamu bersedih,aku pasti akan ikutan sedih," jawab Gio.


"Ya nanti dijelasin! Key pasti paham kok meskipun pasti ada drama yang bikin sedih!" ucap Alenka.


Gio mengangguk karena dia paham sifat anaknya.Nanti ketika dia mau berangkat pasti akan ada drama yang menyayat hati dan membuat Gio sedih,meskipun udah terbiasa tapi pasti masih bikin Gio sedih.


Siang Hari....


Gio ke sekolah Keyzan buat jemput Keyzan.Gio nggak langsung mengantarnya ke Kafe Refan seperti biasa tapi mengajak Keyzan buat ke Mall jalan jalan sekalian beli baju dan mainan.


"Papa nggak ada kerjaan?" tanya Keyzan.


"Sekarang nggak ada sayank," jawab Gio.


"Pa,Key mau mainan itu!" ucap Gio menunjuk ke tempat permainan yang dia pengen.

__ADS_1


Gio menurut apa mau anaknya.Setelah beberapa lama dan hari sudah menjelang petang.Keyzan mulai lapar dan meminta makan di KFC yang ada didekat Mall.


"Papa udah bilang ke Mami kalau kita main ke Mall?" tanya Keyzan.


"Udah sayank!" jawab Gio tersenyum.


Keyzan mengangguk anggukan kepalanya sembari memakan makanannya.Keyzan juga bertanya tumben Papanya mengajaknya main sepulang sekolah,biasanya setiap malam Sabtu atau kalau nggak malam Minggu.


"Papa besok mau ke rumah Kakek buat jengukin Oma yang lagi sakit" ucap Gio pelan pelan supaya Keyzan nggak marah.


"Jadi Papa ngajak Key main buat sogok Key supaya Key mau ditinggal Papa?" tanya Key agak marah.


"Nggak gitu sayank,Papa cuma mau ganti malam Minggu besok sama hari ini aja," jawab Gio.


"Ngapain sih Papa pergi ke Luar Negeri lagi?" tanya Keyzan marah kemudian berlari keluar.


Gio mengejar anaknya yang sedang marah dan berlari menuju parkiran.Gio menahan tangan Keyzan dan menariknya masuk ke mobil.


"Key jangan marah dong sama Papa!" ucap Gio sambil mengemudikan mobilnya.Tapi Keyzan nggak menjawab perkataan Papanya.


Keyzan nggak mau pisah sama Papanya apalagi buat beberapa hari nggak ketemu.Yang Keyzan mau dia bisa bareng sama Papanya terus karena dia takut Papanya akan pergi lagi meninggalkan dia dan Maminya.


Sampai di apartemen Keyzan langsung turun dari mobil dan berlari ke kamarnya dengan menangis.Gio hanya menghela nafas melihat tingkah anaknya.


"Key kenapa?" tanya Alenka kaget melihat Keyzan nangis dan memeluknya.


Tak lama kemudian Gio masuk dengan berlarian,"Key dengerin Papa dulu!" ucapnya.


"Aku tadi pamitan tapi dia marah," jawab Gio tanpa suara pula.


Alenka kemudian mengajak Keyzan buat duduk dan mendengar penjelasan Papanya.


"Papa jahat kenapa Papa harus pergi ke Luar Negeri lagi?" tanya Keyzan sambil menangis.


"Maafin Papa tapi Papa kan ada kerjaan disana sayank,dan juga mau jenguk Oma" jawab Gio jongkok didepan Keyzan.


"Papa nggak sayang sama Key!" ucap Key.


"Key jangan ngomong gitu! Papa sayang banget sama Key!" sahut Alenka mengelus lengan Keyzan.


"Papa sayang banget sama Key,Tapi Papa emang harus pergi karena ada kerjaan dan harus jenguk Oma" ucap Gio sedih.


Keyzan menatap Papanya yang bersedih kemudian memeluk Papanya dan meminta maaf.Keyzan menjelaskan kenapa dia marah kalau Papanya pergi.


"Key,tenang aja! Papa nggak akan lama kok,Papa nggak akan tinggalin Key lagi!" ucap Gio.


"Iya Pa,nanti kalau kesana salamin ya buat Kakek sama Oma,semoga Oma cepat sembuh!" ucap Keyzan.


"Aamiin!" ucap Alenka dan Gio bersamaan.


Mereka kemudian berpelukan dan Keyzan meminta Gio buat tidur di apartemen.Gio menurut apa mau anaknya.

__ADS_1


"Sudah tidur?" tanya Alenka ketika Gio keluar dari kamar Keyzan.


"Sudah" jawab Gio kemudian duduk berdua bersama Alenka.


Gio kemudian berbaring dipangkuan Alenka sementara Alenka mengelus rambut Gio dengan lembut.


"Kamu lama nggak ke Belandanya?" tanya Alenka.


"Ya nunggu sampai Mama operasinya,.Kenapa takut kangen?" kata Gio.


"Nggak,ngapain kangen segala? Orang disini kan banyak cowok ganteng,ada Rama,ada Alex juga!" jawab Alenka menggoda Gio.


Gio yang merasa cemburu kemudian bangun dan duduk dengan melipat kedua tangannya dengan wajah cemberut.


"Kok cemberut?" tanya Alenka dengan tersenyum kecil.


"Kalau aku ke Belanda apa kamu bakal kencan sama Rama atau Alex?" tanya Gio sewot.


"Ya nggak tahu tergantung mereka mau ajak aku kencan atau nggak!" jawab Alenka sembari tersenyum kecil.


"Kalau gitu aku nggak jadi pergi aja besok,biar Kak Gino aja yang berangkat sendiri!" ucap Gio dengan nada kesal.


"Kenapa? Kamu nggak pengen jenguk Mama kamu?" tanya Alenka.


"Pengen! Tapi aku juga nggak rela kamu pergi kencan sama cowok lain!" jawab Gio kesal.


Alenka tersenyum melihat Gio yang sedang cemburu.Alenka kemudian mendekati Gio dan duduk dipangkuan Gio.Alenka menatap Gio kemudian mengalungkan tangannya di leher Gio.


"Cemburu ya?" tanya Alenka tersenyum.


"Nggak tapi cuma takut aja," jawab Gio.


"Takut apa?" tanya Alenka menatap Gio.


Gio memegang kedua pinggang Alenka sembari menatapnya,"Aku takut kehilangan kamu! Karena aku cinta banget sama kamu!" ucap Gio.


Alenka tersenyum dan bertatapan mata dengan Gio begitu lama tapi kemudian Alenka mencium pipi Gio dengan lembut,"Aku juga cinta sama kamu!" ucap Alenka.


"Tapi jangan kencan sama cowok lain selama aku pergi!" ucap Gio masih kesal.


"Aku cuma cinta sama kamu yank! Kalau pun aku keluar sama mereka itu kan cuma sebatas teman nggak lebih!" jawab Alenka kembali mencium pipi Gio.


"Tapi mereka kan suka sama kamu!" ucap Gio manyun.


"Terus kenapa kalau mereka suka sama aku? apa aku juga harus suka sama mereka? nggak kan? Karena cinta dan sayang aku sudah habis buat kamu!" ucap Alenka meniup telinga Gio.


Gio tersenyum kemudian berdiri sembari menggendong Alenka.


"Kamu akan terima akibatnya karena udah godain aku!" ucap Gio membawa Alenka ke kamar.


Gio menurunkan Alenka dengan pelan diatas kasur.Gio duduk didepan Alenka dan berpandangan mesra dengan Alenka.Gio kemudian mencium bibir Alenka dengan ganas membuat Alenka kaget tapi kemudian menikmati ciuman Gio.

__ADS_1


Dan malam masih panjang.......


__ADS_2