CINTA BADBOY 2

CINTA BADBOY 2
chapter 8


__ADS_3

"Mami kamu pernah cerita nggak tentang Papa kamu?" tanya Gio penasaran.


"Nggak Om,cuma Mami pernah bilang kalau Mami cinta banget sama Papa!" jawab Keyzan.


Gio terlihat agak kecewa mendengar jawaban Keyzan.Tapi Gio tetap bersikeras buat kejar Alenka lagi.Gio menemani Keyzan main sampai malam.


"Key bangunin Mami dulu ya Om,biar makan dan minum obat dulu!" ucap Keyzan.


"Iya!" jawab Gio.


Keyzan masuk ke kamar Maminya kemudian membangunkan Maminya sambil membawakan makanan yang dibeliin Gio tadi.


"Mami makan dulu ya! habis itu minum obat!" suruh Keyzan membangunkan Alenka.


"Papa Refan sudah kesini?" tanya Alenka.


"Belum Mi,ini tadi yang bawain Om Gio!" jawab Keyzan.


"Om Gio?" tanya Alenka.Keyzan hanya mengangguk.


Alenka yang merasakan tubuhnya lemas hanya bisa menurut dan membuka mulutnya ketika Keyzan menyodorkan makanan ke mulutnya.Setelah selesai makan Alenka kemudian minum obat.


"Mami tidur lagi aja!" ucap Keyzan.


"Iya,kamu udah mandi belum? udah kerjain PR belum?" tanya Alenka lemas.


"Udah Mi,tadi mandi dan kerjain PR sama Om Gio dan udah makan juga!" jawab Keyzan.


"Om Gio sekarang ada dimana? udah pulang?" tanya Alenka.


"Ada di depan,mau Key panggilin?" tanya Keyzan.Alenka menggeleng kemudian Alenka terjatuh di kasur dan tak sadarkan diri membuat Keyzan panik.


Keyzan kemudian berteriak memanggil Gio dengan menangis.Gio yang panik pun akhirnya membawa Alenka ke Rumah Sakit.


"Mami kenapa Om?" tanya Keyzan sembari menangis.


"Key tenang dulu,Mami nggak kenapa napa!" jawab Gio memeluk Keyzan yang sedang menangis.


Dokter pun selesai memeriksa Alenka dan mengatakan kalau Alenka baik baik saja cuma kecapekan dan stres saja.


"Denger kan,Mami baik baik saja!" ucap Gio.


Keyzan kemudian masuk ke dalam kamar dimana Alenka terbaring lemas.Sambil menangis Keyzan mencium pipi Ibunya.


"Mami bangun dong! Key takut sendirian,Mami nggak boleh tinggalin Key,nanti Key sama siapa Mi?" ucap Keyzan menangis.

__ADS_1


"Key doain Mami ya! supaya Mami cepat sadar dan sembuh!" ucap Gio mendekati Keyzan.


Gio kemudian membujuk Keyzan supaya tidur biar Gio yang jagain Alenka.Keyzan pun menurut dan tidur di sofa yang ada di dalam kamar Alenka dirawat.


"Selamat malam sayang!" ucap Gio sembari mencium kening Keyzan.


Tak lama kemudian Refan dan Ayah Alenka tiba di Rumah Sakit.


"Alenka kenapa Gi?" tanya Refan.


"Tadi pingsan Bang,terus gue bawa kesini!tapi kata Dokter nggak kenapa kenapa sih,cuma kecapekan dan stres aja" jawab Gio.


"Kamu yang bawa Alenka kesini?" tanya Ayah Alenka dengan sinis karena Ayah Alenka masih marah sama Gio yang ninggalin Alenka tanpa pesan dulu.


"Iya Yah,kebetulan tadi Gio main ke apartemen nya Alenka!" jawab Gio.


"Makasih,kalau gitu kamu sudah boleh pulang!" ucap Ayah Alenka ketus.


"Nggak Yah,Gio mau disini temanin Alenka,karena biar bagaimana pun Alenka masih istri Gio!" jawab Gio.


"Istri?" Ayah Alenka tersenyum sinis.


"Udah Yah sabar!" ucap Refan menenangkan Ayahnya.


"Kalau gitu Ayah pulang aja sama Key!" jawab Ayah Alenka.


"Sudah tujuh tahun lebih gue nggak lihat wajah lo secara dekat seperti sekarang,dan lo masih cantik kayak dulu!" gumam Gio tersenyum.


Gio kemudian secara diam diam mencium pipi Alenka dan mengatakan kalau dia kangen banget sama Alenka sama kebersamaan mereka dulu.


Pagi harinya Alenka sudah sadar dan terbangun kaget melihat Gio tertidur disamping ranjangnya dengan menggenggam tangannya.Alenka merasa senang dalam hatinya,dia pun tersenyum kemudian menyentuh kepala Gio dengan lembut.


"Sudah lama kita nggak sedekat ini!" ucap Alenka pelan.


"Mami!" ucap Keyzan begitu membuka kamar rawat Alenka dan mengagetkan Alenka sama Gio.


"Lo sudah bangun?" tanya Gio senang.Alenka hanya mengangguk.


"Key senang banget Mami udah sadar,kemarin malam Key takut banget,Om Gio juga panik banget karena Mami pingsan!" ucap Keyzan.


"Yang bawa Mami kesini Key sama Om Gio?" tanya Alenka.Keyzan mengangguk dengan cepat.


"Makasih ya Gi!" ucap Alenka pelan.Gio hanya tersenyum dan mengangguk.


Setelah dirasa sudah pulih Alenka kemudian diperbolehkan buat pulang.Gio yang mengantar Alenka sementara Keyzan sudah berangkat ke sekolah.

__ADS_1


"Kyaaaaa,turunin nggak!" seru Alenka ketika Gio menggendongnya.


Gio nggak jawab juga nggak nurut.Gio membopong Alenka sampai ke kamarnya dan menurunkan Alenka dengan pelan.Mereka begitu sangat dekat membuat Alenka jadi gugup.


"Lo istirahat aja! biar gue yang jemput Keyzan dan nemenin dia main hari ini!" ucap Gio.


"Tapi apa lo nggak ke kantor?" tanya Alenka.


"Lo dan Keyzan lebih penting!" jawab Gio membuat Alenka terharu.


Alenka sebenarnya juga pengen membahas tentang hubungannya sama Gio.Karena biar bagaimana pun mereka juga belum cerai secara hukum.


"Seandainya lo tahu Keyzan adalah anak lo!" ucap Alenka dalam hati.


Gio keluar buat bikinin Alenka bubur kemudian masuk kembali ke kamar setelah buburnya jadi dan menyuapin Alenka.


"Habis ini minun obat!" perintah Gio.


"Makasih ya Gi!" ucap Alenka.


Setelah Alenka minum obat,Gio kemudian meminta maaf karena kemarin Gio salah omong.Gio juga menjelaskan bahwa Gio nggak bermaksud mengatai Keyzan sebagai anak haram.


"Gue minta maaf ya Al? gue nanya itu karena gue cemburu lo dekat sama laki laki lain!" ucap Gio pelan sembari menundukkan kepala.


"Iya,nggak apa apa kok..Gue tahu dengan status gue yang punya anak tapi tak punya suami itu akan membuat orang memandang rendah gue,tapi nggak masalah yang terpenting adalah kebahagiaan Keyzan,nggak peduli orang mau nilai gue kayak apa!" jawab Alenka.


"Lo wanita terhebat yang pernah gue temui dan gue bangga pernah menjadi bagian dari hidup lo!" ucap Gio.


Alenka yang mulai salah tingkah akhirnya menyuruh Gio keluar dari kamarnya karena dia mau tidur.Gio pun menurut dan berpamitan buat jemput Keyzan.


"Kenapa dengan hati gue? apa gue udah mulai jatuh cinta lagi? tapi selama ini gue emang nggak pernah punya niat buat cari pengganti dia di hati gue!" gumam Alenka ketika Gio pergi.


Di Sekolah....


Keyzan senang banget melihat Gio menjemputnya.Gio kemudian mengajak Keyzan buat beli makan dan langsung pulang.


"Andai Om Gio itu Papanya Key,pasti Key bakal senang banget!" ucap Keyzan tersenyum.


"Kalau gitu Key harus bantuin Om buat deketin Mami kamu,Om punya rencana buat kejar Mami kamu!" jawab Gio.


"Emang Om Gio suka sama Mami?" tanya Keyzan.


"Om dari dulu udah suka sama Mami kamu!" jawab Gio.


"Oke kalau gitu Om harus berusaha bikin Mami jatuh cinta sama Om!" ucap Keyzan.

__ADS_1


"Pasti!" jawab Gio.


"Semangat calon Papa!" ucap Keyzan yang membuat Gio senang bukan main.


__ADS_2