
Alenka sudah mulai melunak sama Gio bahkan ketika Gio mengajaknya buat makan malam Alenka tak menolaknya.
"Mungkin ini nanti kesempatan bagus buat ngobrolin tentang hubungan kita ini,dan tentang surat gugatan yang dia kirim kan dulu" pikir Alenka.
Di sisi lain,Gio pun berpikiran sama.Gio berpikir nanti malam bakal jelasin semua ke Alenka alasan kenapa dia pergi dulu dan akan memulai hubungan yang baru sama Alenka.
"Gue janji bakal sayangi Keyzan seperti anak gue sendiri!" gumam Gio yang sudah nggak sabar buat makan malam nanti.
Sepulang kerja Alenka bersiap siap buat acara makan malam nanti sama Gio.Dia memilih milih beberapa pakaian karena ingin tampil cantik nanti malam.
Begitupun dengan Gio,dia juga udah nggak sabar buat acara nanti malam.Tapi setengah memilih pakaian ponselnya berbunyi yang ternyata adalah Mamanya yang minta Gio buat jemput di Bandara.
"Masih jam segini,masih keburu gue jemput Mama sama Papa dulu aja!" gumam Gio kemudian melajukan mobipnya menuju Bandara.
Di Bandara,Papa sama Mamanya sudah turun dari pesawat dan sedang menunggu Gio.Ada seorang gadis juga yang datang bersama Mama dan Papanya.Dia adalah Cassie,teman kuliah Gio sewaktu di Belanda.
"Itu Gio!" ucap Cassie ketika melihat Gio mendekati mereka.
"Ma,Pa,Cas!" sapa Gio menyalami kedua Orang Tuanya.
"Gio,gue kangen banget sama lo!" ucap Cassie memeluk Gio.
Cassie adalah keturunan Indonesia juga tapi Orang Tua nya tinggal di Belanda,sama seperti Gio.Mereka kenal sewaktu mereka kuliah bareng di Belanda.
"Lepasin ya Cas,!" ucap Gio melepas pelukan Cassie.
Mereka kemudian pulang ke rumah dan kaget ketika melihat Gino yang sudah sembuh.Mama dan Papanya langsung memeluk Gino sembari menangis.
"Dia siapa Gi?" tanya Cassie.
"Kakak gue!" jawab Gio singkat.
Mereka kemudian makan malam bersama.Mereka ngobrol dan Mama Gio berkata kalau untuk sementara Cassie akan tinggal di rumah mereka.Karena suasana yang menyenangkan membuat Gio lupa akan janjinya sama Alenka.
"Ya ampun gue lupa lagi,gue janjian makan malam sama Alenka!" gumam Gio kemudian berdiri.
"Mau kemana Gi?" tanya Mamanya.
"Gio ada janji sama teman Ma!" jawab Gio kemudian berlari dan melajukan mobipnya dengan cepat.
__ADS_1
Sementara Alenka yang sudah menunggu satu jam lebih akhirnya pulang ke apartemen dengan kecewa dan marah.Sebelum pulang ke apartemen dia menjemput Keyzan dulu di Kafe Refan.
"Harusnya gue nggak percaya sama mulut buaya lo!" gumam Alenka ketika sampai di apartemen langsung ke kamar.
"Om Gio nggak datang ya Mi?" tanya Keyzan.
"Iya,Keyzan lihat kan Om Gio itu bukan orang yang baik!" jawab Alenka.
"Mami kecewa?Mami mulai suka sama Om Gio?" tanya Keyzan.
"Anak kecil ngomong apaan sih? Mami cuma capek,Key kerjain PR dulu gih!" perintah Alenka yang nggak mau dilihat Keyzan kalau dia sedang kecewa.
Sedangkan Gio mencari Alenka di Kafe mereka kencan tapi kata pelayan Kafe disana,Alenka sudah pergi karena sudah menunggu satu jam lebih.Gio kemudian kembali ke mobil dan mengambil ponselnya buat nelpon Alenka.
"Mati lagi!" gumam Gio marah kemudian melempar ponselnya.
"Marah lagi nih pasti!gue kok bisa sampai lupa sih!" gumam Gio memukul stir kemudinya.
Gio kemudian mencari ke Kafe Refan tapi kata Refan Alenka sudah pulang ke apartemen kemudian Gio ke apartemen Alenka.
"Key,jangan di buka!" perintah Alenka ketika ada yang memencet bel.
"Nggak kenapa napa,pokoknya jangan dibukain!" jawab Alenka.
Alenka tahu itu pasti Gio.Karena,Refan barusan WA dia kalau Gio nyariin dia.
Gio pun kemudian pulang karena Alenka nggak mau bukain pintu buat dia.Gio pulang dengan lemas karena dia tahu Alenka pasti marah lagi sama dia.
"Akh,susah payah gue ngajak dia buat makan malam tapi kenapa malah kayak gini!" geram Gio ketika sampai rumah dan langsung masuk ke kamar.
Gino yang melihat Gio pulang dengan marah mengikuti Gio ke kamar dan bertanya "Kenapa Dek?" tanya Gino.
"Tadi kan gue kencan mau makan malam sama Alenka tapi karena gue jemput Mama sama Papa jadinya gue lupa Kak!" jawab Gio sedih.
"Terus Alenka marah sama lo?" tebak Gino.
"Iya,Kak! padahal sudah susah payah gue ajakin dia sampai akhirnya dia mau tapi malah,,gue bodoh banget,kenapa bisa lupa!" jawab Gio memukul kepalanya sendiri.
"Udah Dek! besok Kakak bantuin buat jelasin ke Alenka! tenang saja,lo tidur gih besok kan juga harus kerja!" suruh Gino.
__ADS_1
"Makasih ya Kak?" ucap Gio memeluk Gino.
Gino kemudian keluar dari kamar Gio.Dan Gio pun masih belum bisa tidur.Dia mencoba menelepon Alenka tapi nggak dijawab.Chat pun tak di balas membuat Gio semakin frustasi.
Karena tidak bisa tidur Gio pagi pagi sekali sudah sampai di kantor dan dia sengaja menunggu Alenka di ruangan kerja Alenka.
"Kok lo disini?" tanya Alenka kaget.
"Al,gue nggak bisa tidur semalam,gue minta maaf kemarin gue jemput Mama sama Papa di Bandara,bukannya mau ingkar janji,terus gue ke Kafe tempat kita kencan tapi lo udah pulang!" ucap Gio menjelaskan.
"Iyalah gue pulang,satu jam lebih gue nungguin lo!ternyata lo cuma mainin gue!" jawab Alenka ketus.
"Gue nggak bermaksud buat mainin lo sayank!" ucap Gio meraih tangan Alenka tapi Alenka menghindar.
"Tadi ada wanita cariin lo,dan sekarang sedang nunggu lo di ruangan lo!" ucap Alenka sedikit cemburu.
"Wanita? siapa?" tanya Gio.
"Mana gue tahu! pacar lo mungkin!" jawab Alenka.
"Hey,cuma lo wanita gue! lo istri gue!" jawab Gio.
Alenka kemudian menyuruh Gio buat nemuin cewek itu siapa tahu ada urusan penting.Gio pun menurut dan mengajak Alenka buat makan siang nanti sebagai ganti makan malam kemarin.
"Nggak usah makasih!" jawab Alenka.
"Kalau lo nolak gue bakal terus disini nggak bakalan pergi!" ucap Gio.
Alenka yang nggak mau ada gosip apapun tentang dia di kantor hanya menghela nafas kemudian mengiyakan ajakan Gio.
"Gue sayank sama lo!" ucap Gio senang sembari berjalan keluar dari ruangan Alenka.
"Pak Bos kok dari ruangan Alenka?" tanya Liana yang kaget Gio keluar dari ruangan Alenka.
"Iya,ada kerjaan yang perlu didiskusikan dengan Alenka!" jawab Gio bohong.Karena,Gio juga nggak mau Alenka digosipin yang nggak nggak.
Gio kemudian berjalan ke ruangannya dan penasaran siapa yang menunggunya disana.Gio berjalan dengan senang.
"Gue nggak boleh sia siain kesempatan nanti siang,kalau nggak mungkin gue harus lebih berusaha lagi buat dapatin hati Alenka lagi!" gumamnya.
__ADS_1