
dengan perasaan sedih dan kecewa, Vina memutuskan untuk meninggalkan tempat acara itu "rasanya ak sudah tidak sanggup lagi bearada disini, hatiku sakit" gumam vina dalam hatinya dan tak terasa air matanya jatuh setetes demi setetes..
kemudian vina pun berbalik arah dan berjalan meninggalkan tempat itu.. namun setelah beberapa langkah dari luar pintu masuk, tiba tiba terdengar suara mic yg berdenging..
"nggiinggg... tuck.. tuck.. tuck.. test.. test.. test" terdengar suara seorang wanita yang pernah dia dengar sebelumnya... "bukankah itu suara reva??" gumam vina sambil menghentikan langkahnya
tak lama kemudian......
"hallo semua.. perkenalkan namaku reva wulandari, ak bersekolah di SMA XX dan ak adalah vokalis dari grup band reinkarnasi" ucap reva lantang dan penuh semangat
"sebenarnya hari ini, ak ingin menyampaikan suatu hal yang telah aku pendam selama ini.. hahaha" ucap reva lagi dengan malu malu
"baiklah langsung saja y, ak secara pribadi akan mengundurkan diri sebagai vokalis di grup band reinkarnasi, dan alasan ak mengundurkan diri dari grup band adalah, karena ak menyukai salah seorang personil di grup band ini" ucap reva lagi sambil tertawa kecil
sontak semua orang yang ada di acara itu pun bersorak sorai... "wuuu... wuuuu... siapa dia???" teriak orang orang di acara itu
dan vina yang masih berdiri terpaku membelakangi tempat acara pun hanya bisa terdiam dengan jantung yang berdetak kencang " siapa?? siapa yg disukai reva?? andi kah??" tanya vina dalam hatinya
"baiklah.. agar kalian tidak penasaran dan tidak berlama-lama, sebenarnya orang yg selama ini ak sukai adalah... putra..." ucap reva sembari merendahkan nada suaranya
__ADS_1
"putra maaf membuatmu kaget, tapi sudah sejak lama ak menyukaimu" ucap reva dengan tatapan sendu ke arah putra
mendengar pengakuan reva, putra kaget dan bingung..
tiba tiba suasana menjadi sangat riuh.. "terima... terima... terima.." teriak semua orang
dengan rasa malu, kemudian putra mendekati reva dan memeluknya.. "kalau begitu ak juga suka km reva" ucap putra tersipu malu
akhirnya putra dan reva pun resmi menjadi sepasang kekasih malam itu juga..
sementara vina dengan perasaan kaget dan bingung, berlari ke arah sebuah pohon besar yg ada di taman rumah putra "jadi selama ini ak salah paham, reva bukan pacarnya andi.." gumam vina sambil bersandar pada pohon besar itu
di tempat lain, andi berusaha mencari keberadaan vina.. andi berlari mengelilingi tempat acara, sampai akhirnya dari kejauhan dia melihat vina sedang bersandar di sebuah pohon besar, dan andi pun lari ke arahnya
mendengar suara andi, sontak vina pun menoleh "andi... kenapa... kesini" gumam vina
namun di saat yang bersamaan, tiba tiba hp vina berdering.. dan itu adalah panggilan masuk dari arick.. "maaf andi, ak angkat telpon dulu y" ucap vina
andi pun menganggukkan kepalanya..
__ADS_1
"halo arick ada apa?? tanya vina
"vina, km dimana? ak sakit, bisa jenguk ak? ak sendirian" ucap arick
"km sakit apa arick?? parahkah?? ok ak kesana jenguk y" ucap vina
mendengar percakapan vina dan arick di telpon, andi pun kaget.. " apa vina dan arick pacaran?? kenapa vina dekat dengan arick? padahal arick adalah orang yang paling ingin kuhindari selama hidupku" gumam andi dalam hatinya
setelah menutup telpon dari arick, vina kembali menyapa andi.. "andi kenapa kesini?" tanya vina tersenyum
"ohh.. ga apa apa, ak cuma mau minta maaf kalau ak sampai membuatmu membenciku, tapi ak tidak pernah bermaksud menyinggung perasaanmu ataupun mengejekmu waktu itu, dan ak berjanji tidak akan mengganggumu lagi" ucap andi yang kaget mendengar obrolan vina dengan arick di telpon
kemudian andi pun pergi meninggalkan vina dengan gontai
mendengar perkataan andi, vina menjadi bingung dan aneh.. "maksudnya apa?? kapan dia menyinggung? kapan dia mengejekku?" bisik vina dalam hatinya
kemudian setelah berpamitan dengan teman temannya, vina pun pergi menemui arick sembari membawakannya bubur ayam, kemudian bergegas pulang
sesampainya di rumah, vina masih bingung dengan ucapan andi tadi.. "maksudnya andi apa sih?? sejak kapan dia menyinggung apalagi mengejekku?? kenapa ak masih ga ngerti sih, mungkinkah ini hanya alasan yang dia buat untuk menghidariku?" gumam vina terpaku di dalam kamarnya
__ADS_1
** foto, gambar dan nama hanya ilustrasi