
"andi.. km ga apa apa?? hidungmu berdarah banyak sekali" ucap putra panik
"ak ga apa apa, makasi udah membantuku" ucap andi sambil memegang hidungnya
"tunggu sebentar, ak carikan tisu y" sahut putra
kemudian putra pun meminta tisu ke siswa siswi yang ada di kelas itu "apa ada yang punya tisu??" tanya putra, namun mereka hanya terdiam karena takut mendapatkan masalah dengan hendri dan teman temannya apabila membantu andi
"kenapa kalian diam saja haahh!!! s*al" teriak putra melihat para siswa siswi yg terdiam
dan putra pun berlari ke ruang uks, namun ruang uks sedang tutup.. putra pun kembali ke kelas untuk menemui andi, namun dalam perjalanan menuju kelasnya tiba tiba "bruukk" suara putra menabrak seorang wanita yang sedang berjalan di koridor sekolah dengan teman-temanya
"aduhhh.." teriak wanita itu terjatuh
"ehh.. maaf" ucap putra membantu wanita itu berdiri..
wanita itu adalah vina, teman sekolah putra dari kelas menengah
"lho.. putra ngapain km buru buru gitu sih??" ucap vina
__ADS_1
"ohh vin, maaf.. ak mencari sesuatu yang penting" sahut putra panik
"mencari apa??" tanya vina
"tisu.. ak perlu tisu segera" sahut putra
"tisu?? ak punya sapu tangan, kalau mau pake aja" ucap vina sambil memberikan sapu tangannya
"wahh.. kebetulan sekali, makasi ya vin" ucap putra sembari berlari dengan tergesa gesa ke kelasnya
namun dalam perjalanan menuju toilet, putra dan andi berpapasan dengan vina yang sedang duduk di taman sekolah bersama teman temannya (mira dan nicky)
"andi coba km lihat ke arah taman, wanita berponi yang sedang duduk itu yang meminjamkan sapu tangannya untukumu" bisik putra
kemudian andi pun menoleh ke arah wanita itu "indah sekali" gumam andi sambil menutup hidungnya dengan tisu vina
__ADS_1
setelah selesai membantu andi membersihkan darah di hidungnya, kemudian putra bergegas menuju ruang guru dan melaporkan kejadian itu kepada guru guru di sana..
akibatnya arick, hendri dan teman temannya mendapatkan hukuman di skors 2 minggu dari sekolah dan tidak diperbolehkan membuat keributan di areal sekolah lagi..
mendapat hukuman itu membuat arick semakin murka dan marah ke andi..
"dasar b*jingan, lihat saja nanti apa yang akan km terima" gumam arick sembari mengepalkan tangannya
keesokan harinya arick menemui hendri dengan sejumlah uang di tangannya.. arick meminta hendri dan teman temannya untuk menghabisi andi secepatnya "kalau km bisa memberi pelajaran ke andi, ak akan menghadiahimu imbalan yang lebih besar dari ini" ucap arick sembari melemparkan sejumlah uang ke hendri
hendri pun menyanggupi permintaan arick "tenang, itu masalah gampang.. akan kubuat dia benar benar menyesal sudah berurusan dengan kita" sahut hendri menyeringai
sore hari, jam pelajaran hari itu pun sudah usai.. andi berjalan menuju ke tempat parkir dan mengambil sepedanya kemudian bergegas pulang..
namun saat tiba di depan gang menuju rumah kontrakannya, andi di cegat oleh beberapa orang... y itu adalah hendri dan teman temannya, mereka sudah mengikuti andi diam diam sejak keluar dari gerbang sekolah..
"mau apa kalian mencegatku seperti ini" ucap andi mengkerutkan alisny
"diam kau b*ngs*t.. cepat ikut kami" teriak hendri sambil menarik kerah baju andi ke dalam sebuah tanah kosong yang gelap
__ADS_1
** foto gambar dan nama hanya ilustrasi